Menu
KemenKopUKM dan Bank Indonesia Hadirkan Pusat Wastra Nusantara - KemenkopUKM Percepat Vaksinasi Pelaku UMKM Didaerah - Kuartal II/2021, Kredit dan Laba BTN Tumbuh Perkasa - Bangkit Dari Pandemi, MenkopUKM Ajak Milenial Berwirausaha - Mulai 9 Agustus 2021, Perusahaan di Arab Saudi Siap Terima Jamaah Umrah Asing yang Tervaksinasi - Corona Hengkang, Pelaku Industri Rantai Pasok Lari Kencang - KemenkopUKM Apresiasi Program Summer Act Dalam Membantu Pelaku Usaha Mikro dan Kecil Bertahan di Masa Pandemi - TNI AL- KKP Wilayah II Banten-Kemenhub dan ASDP Gelar Serbuan Vaksin Covid-19 - KemenkopUKM Gandeng KPPU Tingkatkan Pengawasan Kemitraan Usaha Mikro dengan Usaha Besar - BNI Percepat Penyaluran Bansos PKH & Sembako

MenkopUKM Optimalkan Agregator Dalam Proses Bisnis UMKM

November 14, 2020 | koperasi dan ukm

Jakarta:(Globalnews.id)- Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menegaskan bahwa sejalan dengan upaya mengawal transformasi digital, pemerintah juga berupaya mengoptimalkan agregator dan enabler dalam proses bisnis UMKM.

“Enabler hadir baik dalam format entitas perusahaan maupun perorangan. Contohnya, reseller yang menghadirkan layanan untuk menyederhanakan proses bisnis yang ditempuh UMKM,” jelas Teten, pada peluncuran kampanye #ParaWajahIndonesia (secara daring) dengan tema “Para Wajah Wirausaha Indonesia: Menang Lawang Pandemi, Hidupkan Ekonomi”, Jumat (13/11).

Salah satunya, lanjut Teten, dapat meliputi aspek warehousing dan logistics, Customer Relationship Management (CRM), digital marketing dan solusi teknologi lainnya.

“Peran agregator sendiri mengkonsolidasikan proses bisnis, seperti konsolidator produksi (factory sharing), rumah pengemasan bersama, dan lain-lain,” papar MenkopUKM.

Dalam kampanye yang diselenggarakan Paragon Technology and Innovation (Paragon) itu, Teten mencontohkan, di industri kuliner bisa seperti dapur bersama yang mensuplai bahan baku siap proses untuk rumah makan yang bermitra.

Dalam kesempatan itu, Teten juga mengapresiasi Paragon yang telah berupaya memberdayakan potensi UMKM lokal dengan melibatkan mereka dari hulu hingga hilir di dalam proses bisnis industri kosmetik.

Jika merujuk pada data BPS Triwulan I tahun 2020, kinerja industri kimia, farmasi dan obat tradisional (termasuk sektor kosmetik), masih mengalami pertumbuhan sebesar 5,59%.

“Hal ini menunjukkan bahwa di tengah pandemi Covid-19 saat ini, masih ada sektor usaha yang mampu bertahan bahkan tumbuh ditengah banyaknya sektor usaha lain yang berusaha untuk bertahan,” ungkap MenkopUKM.

Sementara itu, CEO Paragon Technology andInnovation Salman Subakat mengatakan, kampanye ini bertujuan mengajak masyarakat untuk bangga dengan karya buatan Indonesia.

“Selama 35 tahun, Paragon berada di industri kosmetik berupaya menjalankan seluruh proses bisnisnya melalui kolaborasi dan sinergi bersama sumber daya Indonesia,” ucap Salman.

Salman berharap, langkah itu semakin mendorong masyarakat untuk bangga dengan produk Indonesia. Bukan hanya untuk produk-produk Paragon, melainkan juga produk atau brand Indonesia lainnya yang dihasilkan oleh puluhan juta UMKM yang Indonesia miliki saat ini.

Bagi Salman, kampanye #ParaWajahIndonesia ini selaras dengan program “Bangga Buatan Indonesia” yang sedang digaungkan pemerintah. (Jef)

Related For MenkopUKM Optimalkan Agregator Dalam Proses Bisnis UMKM