Global News Indonesia
Menu
Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo Ajak Mahasiswa Indonesia Di Australia Membangun Desa - KEK Mandalika Akan Jadi Trigger Perekonomian NTB - BI : Melemahnya Rupiah Masih dalam Batas Wajar - BRI Kerja Sama Srategis dengan UGM dan UNAIR, Sediakan Layanan Perbankan, Corporate Card dan Student Loan Briguna Pendidikan - Meski Sudah ada 2 Capres, Konvensi Capres SOLUSI UI Berlanjut Hingga Agustus 2018 - Kagum Proyek Padat Karya Tunai, Ini Pesan Jokowi ke Mendes - Kemenkop dan UKM Apresiasi Perusahaan yang Dirikan Koperasi - Kualitas SDM Satgas Pengawas Jadi Tolak Ukur Peningkatan Kinerja Koperasi - Triwulan I 2018, DPK BTN Melesat 23,54% - Koperasi diminta Terapkan Prinsip Keuangan Bertanggung Jawab

Menteri Puspayoga: Koperasi Jangan Berharap Pada Bantuan Pemerintah

Desember 21, 2017 | koperasi dan ukm

Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga meresmikan 4 pasar tradisional di Sulawesi Barat.
yakni Pasar Orobua, Kab. Mamasa, Pasar Rangas Majene Kab.Majene, Pasar Desa Tammarunang Kab.Mamuju Utara dan Pasar Kebunsare Kab. Polewali Mandar dan meresmikan Pusat Layanan UsahaTerpadu (PLUT), di samping itu Menteri berkesempatan melakukan simakrama dengan masyarakat Bali yang ada di Mamuju Tengah, Kamis(21/12/2017).

MAMUJU:(Globalnews.id)- Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga menegaskan koperasi tidak bisa lagi hanya berharap pada bantuan pemerintah. Koperasi saat ini harus mampu menjadi koperasi mandiri.

     Dia juga meminta agar pemerintah daerah tidak mendorong masyarakat membentuk koperasi jika tidak mampu mandiri.
     “Saya mohon pemerintah daerah tidak mendorong masyarakat membuat koperasi kalau tidak bisa mandiri.  Sekarang tidak ada lagi bantuan dari pemerintah, yang ada fasilitas pelatihan untuk meningkatkan kualitas koperasi,” kata Puspayoga saat memberikan sambutan dalam Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Koperasi dan UMKM, Kamis (21/12) di Mamuju Tengah,  Sulawesi Barat.
      Menteri Koperasi dan UKM menegaskan hal ini merupakan bagian dari arahan Presiden Jokowi agar melakukan revitalisasi total koperasi.  Dengan demikian, koperasi dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
       Koperasi ke depan tidak lagi perlu banyak,  tapi kualitas yang utama.  Sampai saat ini sudah sekitar 50.000 koperasi yang dibubarkan karena tidak aktif lagi.
       Puspayoga mengatakan pemerintah bekerja keras mengejar pertumbuhan ekonomi yang tinggi namun pertumbuhan yang hendak dicapai adalah pertumbuhan yang merata, tidak hanya dinikmati segelintir orang.  Karena itu, peran koperasi dan UMKM sebagai usaha ekonomi rakyat yang akan mewujudkan pemerataan kesejahteraan.
       “Selama ini 40% kekayaan di Indonesia hanya dikuasai oleh 5 ribu pengusaha, ke depan tidak bisa lagi penguasaan kekayaan hanya pada segelintir orang.  Pertumbuhan tinggi harus diikuti dengan pemerataan kesejahteraan,” tegas Puspayoga.
       Karena itu,  Puspayoga  mengatakan Kemenkop dan UKM melaksanakan program-program strategis yang mendorong dan mempercepat tumbuhnya kualitas dan UKM.
       Hadir dalam acara tersebut Ibu Bintang Puspayoga,  Bupati Mamuju Tengah Aras Tammauni,   Wakil Bupati Mamuju Tengah Amin Jasa,  Ketua DPRD Mamuju Tengah Arsal Aras.
       Pelatihan ini dalam bentuk sosialisasi kewirausahaan  kepada 150 orang peserta dan pelatihan vocational kepada 30 peserta dari Mamuju Tengah.
       Pada kesempatan tersebut, Menkop dan UKM juga menyerahkan program strategis Kemenkop dan UKM, yakni penyerahan KUR, penyerahan sertifikat hak cipta kepada dua orang pemahat yakni I Wayan Mudita dan I Ketut Sandiarta.
       Selain itu Menteri Koperasi dan UKM juga meresmikan empat pasar rakyat, yakni Pasar Orobua, Kab. Mamasa, Pasar Rangas Majene Kab.Majene, Pasar Desa Tammarunang Kab.Mamuju Utara dan Pasar Kebunsare Kab. Polewali Mandar dan meresmikan Pusat Layanan UsahaTerpadu  (PLUT). Sebelumnya,  Menteri Koperasi dan UKM juga berkesempatan melakukan simakrama dengan masyarakat Bali yang ada di Mamuju Tengah.
       Wakil Bupati Mamuju Tengah Amin Jasa mengatakan mengapresiasi bantuan Kemenkop dan UKM kepada Mamuju Tengah. Dikatakan,  pihaknya sangat mendukung pertumbuhan koperasi dan UKM untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran.
       Diakui kelemahan UKM di mamuju Tengah adalah rendahnya ketrampilan dan manajemen.  Diharapkan pelatihan ini akan meningkatkan kapasitas SDM di daerahnya.(jef)

Related For Menteri Puspayoga: Koperasi Jangan Berharap Pada Bantuan Pemerintah