Global News Indonesia
Menu
Kemenkop UKM dan Gojek Kerja Sama Pelatihan Kewirausahaan - Menkop dan UKM Resmikan Kampung Ramadhan 2019 - Tren Ekonomi Kolaborasi Sesuai dengan Marwah Koperasi - Prospek Berkarir di Industri Syariah Cukup Bagus - Kemenkop dan UKM Targetkan 25 Ribu IUMK Melalui OSS - BTN AKAN AMBIL ALIH MAYORITAS SAHAM PNMIM, RUPST BTN menyetujui perubahan pengurus bank dan pembagian dividen sebesar 20% - Koperasi Siap Belajar Sistem Pengawasan dari Bank Dunia dan OJK - Kemenkop dan UKM Targetkan Semua Konsultan PLUT-KUMKM Miliki Sertifikat - Kemenkop dan UKM Dukung Peternak Sapi Bangun Industri Pupuk dan Gas - Koperasi di Indonesia Alami Lompatan Besar

Minimalisir Resiko Kredit, Kemenkop Dorong Koperasi Gunakan SID

Agustus 1, 2017 | koperasi dan ukm

 

Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Braman Setyo

JOGJAKARTA (Globalnews.id)-Kementerian Koperasi dan UKM mendorong koperasi menggunakan Sistem Informasi Debitur (SID) guna meminimalisir resiko kredit. Sampai saat ini hanya ada 3 koperasi yang tergabung atau menjadi anggota SID, yakni Kospin Jasa di Pekalongan, Obor Mas Maumere NTT dan Sahabat Mitra Sejati di Jakarta.

Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop UKM Braman Setyo mengatakan manfaat SID ini sangat penting baik bagi anggota maupun koperasi bahkan bagi pemerintah dan masyarakat. Misalnya bagi anggota koperasi kualitas kredit akan terjamin, serta reputasi pinjaman dalam akses pinjaman dari lembaga pemberi kredit.

Sedangkan bagi koperasi manfaatnya sebagai informasi pendukung dalam analisa pinjaman, mempermudah pengambilan keputusan persetujuan pinjaman koperasi serta efisiensi penyaluran pinjaman koperasi.

“Bagi pemerintah terciptanya industri perkreditan yang sehat serta memperluas akses pembiayaan pada pelaku usaha mikro,” kata Braman melalui siaran pers, Selasa (1/8/2017).

Disampaikan pula apabila koperasi di Indonesia bisa memanfaatkan SID akan diberikan kemudahan dalam mengakses pinjaman ke lembaga pengelolahan Dana Bergulir (LPDB).

Untuk diketahui usaha simpan pinjam saat ini sudah tercatat sebanyak 110.189 unit dan jumlah anggota 20,8 juta orang. Pinjaman yang diberikan sebesar Rp 65,57 triliun dan aset Rp 86,81 triliun.(jef)

 

Related For Minimalisir Resiko Kredit, Kemenkop Dorong Koperasi Gunakan SID