Global News Indonesia
Menu
Perum Jamkrindo dan LPDB KUMKM Kerja Sama Penjaminan Pinjaman Langsung dan Tidak Langsung pada KUMKM - Kemenkop dan UKM Berharap Koperasi Menjelma Jadi Konglomerasi - Kemenkop dan UKM Rilis Skema Baru Penyaluran KUR - Mahasiswa dan Alumni Magister Kenotariatan Universitas Jambi Dapat Pembekalan Perkoperasian - BNI Cetak Laba Bersih Rp 13,62 Triliun Tumbuh 20,1% - Ketua DK OJK Wimboh Santoso Jadi Ketum MES 2017-2020 - Menteri Puspayoga Minta Koperasi Bisa Profesional Kelola Pasar Rakyat - Perum Jamkrindo Berikan Penjaminan Kredit Nasabah Bank Sultra - NPAK yang Terdaftar di SISMINBHKOP Baru 25 Persen - Koordinasi dengan Tim OK OC, Bank DKI Siap Dukung Program Pembangunan UMKM

Minimalisir Resiko Kredit, Kemenkop Dorong Koperasi Gunakan SID

August 1, 2017 | koperasi dan ukm

 

Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Braman Setyo

JOGJAKARTA (Globalnews.id)-Kementerian Koperasi dan UKM mendorong koperasi menggunakan Sistem Informasi Debitur (SID) guna meminimalisir resiko kredit. Sampai saat ini hanya ada 3 koperasi yang tergabung atau menjadi anggota SID, yakni Kospin Jasa di Pekalongan, Obor Mas Maumere NTT dan Sahabat Mitra Sejati di Jakarta.

Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop UKM Braman Setyo mengatakan manfaat SID ini sangat penting baik bagi anggota maupun koperasi bahkan bagi pemerintah dan masyarakat. Misalnya bagi anggota koperasi kualitas kredit akan terjamin, serta reputasi pinjaman dalam akses pinjaman dari lembaga pemberi kredit.

Sedangkan bagi koperasi manfaatnya sebagai informasi pendukung dalam analisa pinjaman, mempermudah pengambilan keputusan persetujuan pinjaman koperasi serta efisiensi penyaluran pinjaman koperasi.

“Bagi pemerintah terciptanya industri perkreditan yang sehat serta memperluas akses pembiayaan pada pelaku usaha mikro,” kata Braman melalui siaran pers, Selasa (1/8/2017).

Disampaikan pula apabila koperasi di Indonesia bisa memanfaatkan SID akan diberikan kemudahan dalam mengakses pinjaman ke lembaga pengelolahan Dana Bergulir (LPDB).

Untuk diketahui usaha simpan pinjam saat ini sudah tercatat sebanyak 110.189 unit dan jumlah anggota 20,8 juta orang. Pinjaman yang diberikan sebesar Rp 65,57 triliun dan aset Rp 86,81 triliun.(jef)

 

Related For Minimalisir Resiko Kredit, Kemenkop Dorong Koperasi Gunakan SID