Global News Indonesia
Menu
Dua Produk Bancassurance Terbaru Asuransi BRI Life, Davespro dan Davestera Optima Syariah - Dukung Ekspor Indonesia, BNI Biayai Importir Burung Walet - Kemenkop UKM dan Gojek Kerja Sama Pelatihan Kewirausahaan - Menkop dan UKM Resmikan Kampung Ramadhan 2019 - Tren Ekonomi Kolaborasi Sesuai dengan Marwah Koperasi - Prospek Berkarir di Industri Syariah Cukup Bagus - Kemenkop dan UKM Targetkan 25 Ribu IUMK Melalui OSS - BTN AKAN AMBIL ALIH MAYORITAS SAHAM PNMIM, RUPST BTN menyetujui perubahan pengurus bank dan pembagian dividen sebesar 20% - Koperasi Siap Belajar Sistem Pengawasan dari Bank Dunia dan OJK - Kemenkop dan UKM Targetkan Semua Konsultan PLUT-KUMKM Miliki Sertifikat

NPAK yang Terdaftar di SISMINBHKOP Baru 25 Persen

Januari 12, 2018 | koperasi dan ukm


Jakarta – Deputi Bidang Kelembagaan Kemenkop dan UKM Meliadi Sembiring menegaskan bahwa pada 2018 ini pihaknya akan terus mendorong lebih banyak Notaris Pembuat Akta Koperasi (NPAK) yang terdaftar dalam Sistem Administrasi Layanan Badan Hukum Koperasi (SISMINBHKOP) di Kementerian Koperasi dan UKM. “Saat ini, sudah ada NPAK lebih dari 12 ribu lebih notaris. Namun, baru 2000-3000 atau sekitar 25 persen saja, NPAK yang melakukan registrasi ke Kemenkop dan UKM. Kalau tidak registrasi, tidak akan bisa online ke SISMINBHKOP”, ungkap Meliadi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (12/1).

Menurut Meliadi, profesi notaris amat diperlukan karena merupakan satu-satunya yang bisa mengeluarkan akta badan hukum yang otentik. “Pendaftaran badan hukum koperasi dan perubahan Anggaran Dasar koperasi sekarang dilakukan secara online. Sejak 2016 sudah ada sekitar 5397 badan hukum koperasi baru yang diterbitkan notaris. Artinya, dengan jumlah sekitar 300-an badan hukum koperasi baru setiap bulannya, maka bisa disebut bahwa semangat dan minat masyarakat untuk berkoperasi masih tinggi”, tegas Meliadi.

Untuk itu, lanjut Meliadi, pihaknya akan terus melakukan kerjasama dengan Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan 20 perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia. “Kita ada di posisi hulu dan hilir untuk mempermudah pengurusan badan hukum koperasi di Indonesia. Di hilir, kita mempertajam kerjasama dengan kalangan notaris dan NPAK yang tergabung di INI”, tukas Meliadi.

Sementara di hulu, kata Meliadi, pihaknya sudah menandatangani MoU di Medan dengan 20 PTN seluruh Indonesia, untuk memasukkan perkoperasian sebagai mata kuliah dan masuk ke dalam kurikulum di program magister kenotariatan. “Kita sedang menyusun materi perkuliahan tentang perkoperasian. Perguruan tinggi nantinya yang akan mengolahnya menjadi kurikulum”, imbuh Meliadi.

Jadi, sebelum lulus menjadi notaris dan saat menjadi mahasiswa sudah paham tentang seluk-beluk koperasi. “Karena, selama ini, mereka masih memandang koperasi dari sisi negatifnya saja. Setelah MoU, kami akan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dengan program studi (Prodi) itu”, pungkas Meliadi. (jef)

tags:

Related For NPAK yang Terdaftar di SISMINBHKOP Baru 25 Persen