Global News Indonesia
Menu
Pelaku Koperasi Perikanan Minta Diberikan Kembali Peran Kelola TPI - OJK Dorong Integrasi BPD untuk Dukung Pembiayaan Pembangunan - BRI Life Gelar CSR Donor Darah Rutin Tiga Bulanan dan Suntik Difteri Massal Gratis - Masuk Komoditas Resi Gudang, Gambir Jadi Alternatif Pembiayaan Bagi Koperasi dan UKM - Hadirkan Seminar Internasional dan Exhibition, AAJI Gelar Acara Puncak DRiM 2018 - Kemenkop dan UKM Dukung Pembentukan BLUD Dana Bergulir di Daerah - Tumbuhkan Wirausaha, Kemenkop dan UKM Luncurkan GMW - BNI Ajak Nasabah & Debitur Loyal Rayakan Imlek 2569 - Kemenkop dan UKM Gelar FGD Penguatan Budidaya Kentang - Meutia Hatta : Koperasi Harus didasarkan pada Kepentingan Bersama

OJK Raih Penghargaan Sistem Pengendalian Gratifikasi Terbaik dari KPK

December 9, 2016 | ekbis

kpk-pekanbaru

PEKANBARU-(Globalnews.id):Otoritas Jasa Keuangan meraih penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bidang sistem pengendalian gratifikasi terbaik di tahun 2016 untuk kategori kementerian dan lembaga.

Penghargaan diterima Deputi Komisioner OJK bidang Audit Internal Sri R.A Faisal dari Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam acara peringatan hari Anti Korupsi Internasional 2016 di Pekanbaru Riau, Jum;at (9/12)

Ketua KPK Agus Rahardjo dalam sambutan acara itu menjelaskan penghargaan mengenai sistem pengendalian gratifikasi terbaik ini diberikan untuk mendorong kementerian dan lembaga untuk terus meningkatkan integritasnya.

Febri Diansyah Juru Bicara KPK menjelaskan bahwa sistem pengendalian gratifikasi yang dilakukan OJK memiliki kelebihan dibanding dengan yang dilakukan kementerian dan lembaga lain karena memiliki beberapa inovasi.

“Komitmen pimpinan OJK untuk menjalankan sistem pengendalian gratifikasi juga kita lihat. Jadinya diharapkan kualitas pengendalian gratifikasi semakin kuat dan semakin inovatif,” kata Febri.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad dalam pernyataannya mengatakan sejak awal mulai beroperasi pada 2012, OJK sudah menerapkan dan mengembangkan program antigratifikasi dengan membangun whistle blowing system OJK (WBS OJK) yang merupakan sarana untuk menyampaikan, mengelola dan menindaklanjuti laporan mengenai dugaan terjadinya pelanggaran yang dilakukan oleh pihak internal OJK.

“Sejak awal berdiri, OJK sangat peduli dengan penerapan budaya antikorupsi karena kami ingin membangun OJK sebagai otoritas sektor jasa keuangan yang memiliki kapabilitas dan kredibilitas yang tinggi untuk memajukan industri jasa keuangan,” kata Muliaman.

Menurutnya, penghargaan KPK ini menjadi tantangan bagi OJK untuk terus mengembangkan sistem dan budaya antikorupsi pada setiap satuan kerja di seluruh kantor OJK.

WBS OJK bisa diakses melalui www.ojk.go.id/wbs atau email ojk.wbs@rsmindonesia.id, dan PO BOX ETIK JKT 10000.

Penghargaan di bidang sistem pengendalian gratifikasi terbaik juga diraih oleh Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, Bank Mandiri, Pertamina, Bank Jabar Banten dan Provinsi Jateng. (jef)

Related For OJK Raih Penghargaan Sistem Pengendalian Gratifikasi Terbaik dari KPK