Global News Indonesia
Menu
Kemenkop dan UKM Dukung Target Kunjungan 1 Juta Wisman ke Danau Toba - Menkop dan UKM Dorong Industri Jasa Boga Lestarikan Kuliner Tradisional - Hadapi Revolusi Industri 4.0 Menhub Dorong Revitalisasi Badan Litbang Perhubungan - Ajukan BNI Griya Kini Lewat Online, Ngak Pake Ribet - Kemenkop dan UKM Lakukan Sinergitas Kegiatan Pemulihan UMK Pasca Bencana di Provinsi NTB dan Sulteng - Lewat Reuni Akbar BNI Trisakti Festival Connect 2019, BNI Ajak Alumni Guyub & Melek Produk Bank - LPDB KUMKM Dorong Sentra Pengrajin Batik Pamekasan Membentuk Koperasi - Menkop dan UKM Puspayoga Dukung Desa Batik Podhek Jadi Destinasi Wisata Baru - Kemenkop dan UKM Gandeng Perbamida Jatim Sosialisasikan Aplikasi Lamikro - Wakuliner Bantu Anak dan Keluarga Dhuafa Lewat Waku-Peduli

OJK Raih Penghargaan Sistem Pengendalian Gratifikasi Terbaik dari KPK

Desember 9, 2016 | ekbis

kpk-pekanbaru

PEKANBARU-(Globalnews.id):Otoritas Jasa Keuangan meraih penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bidang sistem pengendalian gratifikasi terbaik di tahun 2016 untuk kategori kementerian dan lembaga.

Penghargaan diterima Deputi Komisioner OJK bidang Audit Internal Sri R.A Faisal dari Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam acara peringatan hari Anti Korupsi Internasional 2016 di Pekanbaru Riau, Jum;at (9/12)

Ketua KPK Agus Rahardjo dalam sambutan acara itu menjelaskan penghargaan mengenai sistem pengendalian gratifikasi terbaik ini diberikan untuk mendorong kementerian dan lembaga untuk terus meningkatkan integritasnya.

Febri Diansyah Juru Bicara KPK menjelaskan bahwa sistem pengendalian gratifikasi yang dilakukan OJK memiliki kelebihan dibanding dengan yang dilakukan kementerian dan lembaga lain karena memiliki beberapa inovasi.

“Komitmen pimpinan OJK untuk menjalankan sistem pengendalian gratifikasi juga kita lihat. Jadinya diharapkan kualitas pengendalian gratifikasi semakin kuat dan semakin inovatif,” kata Febri.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad dalam pernyataannya mengatakan sejak awal mulai beroperasi pada 2012, OJK sudah menerapkan dan mengembangkan program antigratifikasi dengan membangun whistle blowing system OJK (WBS OJK) yang merupakan sarana untuk menyampaikan, mengelola dan menindaklanjuti laporan mengenai dugaan terjadinya pelanggaran yang dilakukan oleh pihak internal OJK.

“Sejak awal berdiri, OJK sangat peduli dengan penerapan budaya antikorupsi karena kami ingin membangun OJK sebagai otoritas sektor jasa keuangan yang memiliki kapabilitas dan kredibilitas yang tinggi untuk memajukan industri jasa keuangan,” kata Muliaman.

Menurutnya, penghargaan KPK ini menjadi tantangan bagi OJK untuk terus mengembangkan sistem dan budaya antikorupsi pada setiap satuan kerja di seluruh kantor OJK.

WBS OJK bisa diakses melalui www.ojk.go.id/wbs atau email ojk.wbs@rsmindonesia.id, dan PO BOX ETIK JKT 10000.

Penghargaan di bidang sistem pengendalian gratifikasi terbaik juga diraih oleh Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, Bank Mandiri, Pertamina, Bank Jabar Banten dan Provinsi Jateng. (jef)

Related For OJK Raih Penghargaan Sistem Pengendalian Gratifikasi Terbaik dari KPK