Global News Indonesia
Menu
Menkop dan UKM Teten Dorong 3,5 Juta Warung Masuk dalam Wadah Ekosistem - Menkop dan UKM Teten Masduki Dorong Warung Tradisional untuk Bisa Survive dan Naik Kelas - Kemenkop dan UKM Dorong Pertumbuhan "One Pesantren One Product" - Menkop UKM Ajak ISMI Wujudkan UMKM Naik Kelas - Stafsus Presiden Siapkan Program Upskilling UMKM Anak Muda dan Kaum Ibu Meekar - Web Series 'Percaya Ini Rindu', Literasi Asuransi BRI Life di Medsos Sasar Generasi Milenial - Wujud Kepedulian Sosial, Mitratel Bangun Fasilitas Air Bersih di Sragen - Penilaian Juri dan Survei: BNI Perusahaan yang Sangat Dipercaya - Blibli Sinergi dengan Pemerintah Adakan Pelatihan UKM Naik Kelas - Lucu, Sudah Masuk Revolusi Industri 4.0 Masih Impor Cangkul

OJK Siapkan Program Peningkatan Produktivitas UMKM yang Berorientasi Ekspor

Oktober 28, 2019 | koperasi dan ukm

JAKARTA:(GLOBALNEWS.ID)- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyiapkan program pengembangan pengusaha UMKM dalam rangka peningkatan produktivitas yang berorientasi ekspor. Pengusaha UMKM yang tergabung dalam ribuan kluster ini nantinya disyaratkan berbentuk koperasi.
Hal itu dikemukakan Ketua OJK Wimboh Santoso usai bertemu dengan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, di Jakarta, Jumat (25/10).

“Untuk menggenjot ekspor harus ada lompatan program, tidak seperti sekarang ini. Nah, kami menyiapkan program yang terintegrasi mulai dari hulu sampai hilir bahkan sampai ekspornya dan sekaligus bisa menyerap tenaga kerja,” kata Ketua OJK Wimboh Santoso.

Turut hadir dalam pertemuan itu, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana dan Deputi Komisioner Manajemen Strategis dan Logistik OJK Anto Prabowo, Sekretaris Kementerian dan UKM Rully Indrawan, Deputi Bidang Pengawasan Suparno dan Dirut LPDB Braman Setyo.

Wimboh menjelaskan desain program pengembangan pengusaha UMKM orientasi ekspor itu merupakan program yang terintegrasi mulai dari hulu sampai hilir bahkan sampai pada ekspor atau pemasarannya.

“Karena itu nantinya kita juga akan bekerjasama dengan Kementerian lain, seperti Kementerian Perindustrian jika menyangkut industri, dan Kementerian Perdagangan jika terkait pemasaran,” jelasnya.

Wimboh mengatakan pengusaha UMKM yang ikut dalam program ini nantinya akan tergabung dalam kluster.

“Nah kluster-kluster ini nantinya harus berbentuk koperasi, baik di pusat maupun di daerah ada induk koperasi,” jelas Wimboh.

OJK, tambah Wimboh, akan menyiapkan skim pembiayaan murah dalam program ini, tentunya dengan melibatkan pendanaan perbankan dengan skim khusus.

Diharapkan dengan adanya program yang masif dan melibatkan banyak pihak ini, akan mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap upaya upaya penciptaan lapangan kerja dan penyerapan tenaga kerja, meningkatkan devisa, menciptakan barang substitusi impor dan memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi.(jef)

Related For OJK Siapkan Program Peningkatan Produktivitas UMKM yang Berorientasi Ekspor