Global News Indonesia
Menu
Pemerintah Akan Perkuat UMKM untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi - Angkasa Pura Logistik Kini Cashless dengan BNI - Wirausaha Indonesia Harus Mampu Adaptasi dengan Revolusi Industri 4.0 - Apotik Kimia Farma Kini Jadi Agen46 BNI - Asian Games 2018 Peluang Produk UMKM Masuk Pasar Internasional. - Dimulai di NTT, BNI Pionir Penyaluran KUR untuk Petani Garam - Kemenkop dan UKM Berikan Bantuan Bagi Penyuluh Koperasi Korban Gempa Lombok - Tingginya Arus Mutasi di Daerah Jadi Kendala Pembinaan ASN Perkoperasian - Literasi Keuangan & Kampanye AG 2018, BNI Hadiahi 2.000 Taplus Anak - Bank DKI Raih Penghargaan Top Bank Bidang Fintech - Transaksi Non Tunai

Pasar Rakyat Paliwadan Flores Timur NTT dan Tiga Sarana Usaha diresmikan

Oktober 29, 2017 | koperasi dan ukm

KUPANG:(Globalnews.id)-Kementerian Koperasi dan UKM melalui Deputi bidang Produksi dan Pemasaran, I Wayan Dipta meresmikan pembangunan Pasar Rakyat Paliwadan di Desa Waiwadan, Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, NTT. Peresmiannya ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Wayan Dipta dengan Bupati Flores Timur, Antonius Gege Hajon.

Pasar Paliwadan diresmikan bersamaan dengan peresmian tiga sarana usaha seperti Gedung Rumah Kreatif Breun di Larantuka, Gedung Hotel KPRI Gelegat Nara di Larantuka, dan Gedung Kantor Koperasi Nelayan Kera Murin di Solor Timur, serta penyerahan sertifikat Haki, dana hibah wirausaha pemula, Nomor Induk Koperasi, dan badan hukum koperasi.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Flores Timur, Kadis Koperasi dan UKM Flores Timur Steven Bili, Sekretaris Deputi bidang Produksi dan Pemasaran Rosdiana Sipayung, dan Asisten Deputi Pemasaran Herustiati.

Pasar Paliwadan dibangun sejak tahun 2016 melalui program revitalisasi pasar dari Kemenkop dan UKM, dengan total anggaran sebesar Rp 950 juta. Anggaran yang bersumber dari APBN melalui dana pembantuan itu digunakan untuk membangun 10 unit kios, 1 unit los berukuran 15 x 10 meter persegi, toilet dan bak sampah.

Wayan mengatakan Pasar Paliwadan akan dikelola oleh koperasi yang bernama Koperasi Serba Usaha (KSU) Nubabaran dengan jumlah pedagang sebanyak 130 orang. Dengan dibangunnya pasar ini diharapkan bisa meningkatkan pendapatan pedagang yang merupakan anggota koperasi. “Karena dikelola koperasi, maka bisa meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” kata Wayan melalui siaran pers, Minggu (29/10/2017).

Sejak 3 tahun era kepemimpinan Presiden Jokowi Kemenkop dan UKM telah membangun 196 pasar rakyat  dengan pola bantuan sosial dan tugas pembantuan. Rinciannya sebanyak 64 pasar tahun 2015, 84 pasar tahun 2016, dan 48 pasar tahun 2017. Dari jumlah tersebut 61 pasar diantaranya dibangun di daerah perbatasan atau tertinggal. “Pasar-pasar yang sudah terbangun tersebut pengeloaannya dilaksànakan oleh koperasi,” tandasnya.

Dalam kesempatan kunjungan kerja ke Flores Timur, Wayan dan rombongan juga menghadiri kegiatan Bintek pembangunan wirausaha pemula Se-Kabupaten Flores, mengunjungi koperasi berprestasi yaitu Kopdit Sinar Sharon di Larantuka, serta mengunjungi Kopdit Obor Mas di Maumere.(fan)

 

Related For Pasar Rakyat Paliwadan Flores Timur NTT dan Tiga Sarana Usaha diresmikan