Global News Indonesia
Menu
Kemenkop dan UKM Tingkatkan Koordinasi Antar K/L dan Daerah - Kemenkop dan UKM Beri Penghargaan Wirausaha Pemula Award 2017 Bagi 7 UKM - Menteri Puspayoga Salurkan Kredit Ultra Mikro Rp 117,1 M pada 4 Koperasi - 100 Mahasiswa Prodi MKN FH Universitas Bengkulu Mendapat Pembekalan Perkoperasian - Ramaikan Turnamen Pro-Am Indonesian Masters 2017 Herry - Justin Rose Satu Grup - 41 Tahun Wujudkan Rumah Layak untuk Rakyat, BTN Telah Kucurkan KPR Lebih dari Rp 230,2 Triliun - Kemenkop dan UKM Apresiasi Penyelenggaraan JPMI International Exhibition 2017 - Pelayaran Perdana Angkutan Jarak Jauh Lintas Jakarta-Surabaya diresmikan - UKM Manufaktur Indonesia Dapat Pendampingan dari Ahli Korea Lewat Program TASK - KIAT - Tingkatkan Faktor Keselamatan, Ditjen Hubdat Laksanakan Ramp Check Secara Periodik

Pasar Rakyat Tetap Eksis Meski Belanja Online Berkembang

January 26, 2017 | koperasi dan ukm

 

Menkop dan UKM Puspayoga didampingi Gubernur Sulawesi Selatan Yasin Limpo dan Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto saat meresmikan Gedung UMKM Center dan launching Kampung UKM Digital di Makassar, Rabu (25/1).

Menkop dan UKM Puspayoga didampingi Gubernur Sulawesi Selatan Yasin Limpo dan Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto saat meresmikan Gedung UMKM Center dan launching Kampung UKM Digital di Makassar, Rabu (25/1).

MAKASAR:(Globalnews.id)-Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menegaskan meski belanja dengan sistem online berkembang pesat, tidak akan menggilas keberadaan pasar-pasar rakyat. Pasar rakyat dinilai akan tetap dibutuhkan karena budaya masyarakat Indonesia dalam berbelanja menyukai interaksi.

Puspayoga mengatakan perkembangan perdagangan sistem online telah menolong UKM memasarkan produknya  dengan cara yang lebih efisien. Penerapan sistem perdagangan online bagi pengembangan UMKM  sangat strategis di era digitalisasi ekonomi, memberikan mutual benefit (manfaat) bagi perluasan jaringan pemasaran/kemitraan (bussiness networking), dan promosi produk KUMKM atau meningkatkan akses pasar.

Namun, pasar rakyat sebagai wadah penggerak ekonomi rakyat tidak mungkin ikut-ikutan menjadi sistem belanja online. Pasar rakyat harus dilindungi. “Perkembangan teknologi yang sangat cepat, sistem perdagangan secara digital tidak dapat dicegah. Tapi kalau semua online, pasar dan toko-toko akan sepi,” kata Menteri saat meresmikan Gedung UMKM Center dan launching Kampung UKM Digital di Makassar, Rabu (25/1).

Hadir pada peresmian tersebut Gubernur Sulawesi Selatan Yasin Limpo dan Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto.Yasin Limpo juga menegaskan keberpihakannya kepada pasar rakyat. Dia mengatakan telah membuat surat edaran kepada walikota dan bupati untuk mendahulukan pasar rakyat daripada ritel modern dalam kebijakan daerah.

“Kalau ada pejabat yang bangga dengan pendekatan ritel modern, bangga ritel modern berkembang pesat di daerahnya saya kira itu gagal paham. Kalau itu yang terjadi habislah pasar tradisional kita,” tegasnya.

Dia menekankan surat edaran yang dibuatnya mengharuskan ritel modern menjual produk UKM 40% dari kapasitasnya. Kalau tidak ada keberpihakan kepada koperasi dan UKM, pemodal besar akan menguasai perdagangan atau ritel modern.

KUKM Center merupakan sarana untuk promosi dan pemasaran produk KUMKM unggulan dari Provinsi Sulawesi Selatan. Dengan adanya Kampung UKM Digital di KUKM Center, akan meningkatkan efektivitas promosi dan pemasaran produk KUMKM unggulan melalui Information and Communication Technology (ICT) antara lain e-commerce.

Dalam acara tersebut KUMKM Center menandatangani kerjasama dengan Garuda Indonesia untuk pengembangan produk UKM dari Sulsel. Sedang Ritel Gubernur Sayang Mart kerjasama dengan PT Pos Indonesia untuk mendistribusikan produk UKM.

Kementerian Koperasi dan UKM bersama Pemerintah Daerah telah melaksanakan kerjasama dan sinergi dengan PT Telkom Tbk, melalui  Kampung UKM Digital, dalam rangka mendukung optimalisasi peran 49 PLUT-KUMKM di 24 Provinsi/DI dan 25 Kab/Kota. (jef)

 

 

Related For Pasar Rakyat Tetap Eksis Meski Belanja Online Berkembang