Menu
Kuartal II/2021, Kredit dan Laba BTN Tumbuh Perkasa - Bangkit Dari Pandemi, MenkopUKM Ajak Milenial Berwirausaha - Mulai 9 Agustus 2021, Perusahaan di Arab Saudi Siap Terima Jamaah Umrah Asing yang Tervaksinasi - Corona Hengkang, Pelaku Industri Rantai Pasok Lari Kencang - KemenkopUKM Apresiasi Program Summer Act Dalam Membantu Pelaku Usaha Mikro dan Kecil Bertahan di Masa Pandemi - TNI AL- KKP Wilayah II Banten-Kemenhub dan ASDP Gelar Serbuan Vaksin Covid-19 - KemenkopUKM Gandeng KPPU Tingkatkan Pengawasan Kemitraan Usaha Mikro dengan Usaha Besar - BNI Percepat Penyaluran Bansos PKH & Sembako - MenkopUKM Terus Dukung Program Vaksinasi Bagi UMKM di Indonesia - 24 Ribu Penumpang Terima Vaksinasi di Sentra Vaksinasi 15 Bandara Angkasa Pura I

Pasar Rakyat Tetap Eksis Meski Belanja Online Berkembang

Januari 26, 2017 | koperasi dan ukm

 

Menkop dan UKM Puspayoga didampingi Gubernur Sulawesi Selatan Yasin Limpo dan Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto saat meresmikan Gedung UMKM Center dan launching Kampung UKM Digital di Makassar, Rabu (25/1).

Menkop dan UKM Puspayoga didampingi Gubernur Sulawesi Selatan Yasin Limpo dan Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto saat meresmikan Gedung UMKM Center dan launching Kampung UKM Digital di Makassar, Rabu (25/1).

MAKASAR:(Globalnews.id)-Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menegaskan meski belanja dengan sistem online berkembang pesat, tidak akan menggilas keberadaan pasar-pasar rakyat. Pasar rakyat dinilai akan tetap dibutuhkan karena budaya masyarakat Indonesia dalam berbelanja menyukai interaksi.

Puspayoga mengatakan perkembangan perdagangan sistem online telah menolong UKM memasarkan produknya  dengan cara yang lebih efisien. Penerapan sistem perdagangan online bagi pengembangan UMKM  sangat strategis di era digitalisasi ekonomi, memberikan mutual benefit (manfaat) bagi perluasan jaringan pemasaran/kemitraan (bussiness networking), dan promosi produk KUMKM atau meningkatkan akses pasar.

Namun, pasar rakyat sebagai wadah penggerak ekonomi rakyat tidak mungkin ikut-ikutan menjadi sistem belanja online. Pasar rakyat harus dilindungi. “Perkembangan teknologi yang sangat cepat, sistem perdagangan secara digital tidak dapat dicegah. Tapi kalau semua online, pasar dan toko-toko akan sepi,” kata Menteri saat meresmikan Gedung UMKM Center dan launching Kampung UKM Digital di Makassar, Rabu (25/1).

Hadir pada peresmian tersebut Gubernur Sulawesi Selatan Yasin Limpo dan Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto.Yasin Limpo juga menegaskan keberpihakannya kepada pasar rakyat. Dia mengatakan telah membuat surat edaran kepada walikota dan bupati untuk mendahulukan pasar rakyat daripada ritel modern dalam kebijakan daerah.

“Kalau ada pejabat yang bangga dengan pendekatan ritel modern, bangga ritel modern berkembang pesat di daerahnya saya kira itu gagal paham. Kalau itu yang terjadi habislah pasar tradisional kita,” tegasnya.

Dia menekankan surat edaran yang dibuatnya mengharuskan ritel modern menjual produk UKM 40% dari kapasitasnya. Kalau tidak ada keberpihakan kepada koperasi dan UKM, pemodal besar akan menguasai perdagangan atau ritel modern.

KUKM Center merupakan sarana untuk promosi dan pemasaran produk KUMKM unggulan dari Provinsi Sulawesi Selatan. Dengan adanya Kampung UKM Digital di KUKM Center, akan meningkatkan efektivitas promosi dan pemasaran produk KUMKM unggulan melalui Information and Communication Technology (ICT) antara lain e-commerce.

Dalam acara tersebut KUMKM Center menandatangani kerjasama dengan Garuda Indonesia untuk pengembangan produk UKM dari Sulsel. Sedang Ritel Gubernur Sayang Mart kerjasama dengan PT Pos Indonesia untuk mendistribusikan produk UKM.

Kementerian Koperasi dan UKM bersama Pemerintah Daerah telah melaksanakan kerjasama dan sinergi dengan PT Telkom Tbk, melalui  Kampung UKM Digital, dalam rangka mendukung optimalisasi peran 49 PLUT-KUMKM di 24 Provinsi/DI dan 25 Kab/Kota. (jef)

 

 

Related For Pasar Rakyat Tetap Eksis Meski Belanja Online Berkembang