Menu
Dukung Pengembangan UMKM DIY, Angkasa Pura I Berikan Pelatihan Pemasaran Digital pada Mitra Binaan - Melalui Pelatihan SDM Akan Tercipta Koperasi Koperasi Modern - Penjelasan Pelaksanaan Penyaluran Banpres Produktif Usaha Mikro - MenKopUKM Minta UMKM Masuk ke Dalam Produk Berbasis Inovasi dan Kreativitas - KemenkopUKM Gelar Pelatihan Vocational Ekspor Impor Produk UKM di Kuningan Jabar - Almaira Balques Kemalputri Juarai Kejurnas Taekwondo " Bharaduta Open2 Online Championship" di Kelas Poomsae. - MenKopUKM Tegaskan Kelembagaan Ekonomi Petani Perlu Dibenahi untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan - Digitalisasi UMKM Indonesia Timur Episode Kota Jayapura, Bangkitkan Ekonomi Lokal - Bukti Kontribusi terhadap Dunia Pendidikan, Angkasa Pura I Raih Penghargaan ISDA 2021 - MenKopUKM Lepas Ekspor Biji Kopi Hasil Koperasi Ke Arab Saudi

Pelaku Usaha Sambut Positif Early Warning System Kemenkop dan UKM

Februari 14, 2018 | koperasi dan ukm
Bengkulu:(Globalnews.id) – Kementerian Koperasi dan UKM menggelar sosialisasi penerapan aplikasi Early Warning System (EWS-KUKM) kepada 130 KUMKM di Bengkulu, Rabu (14/2/2018). Acara ini mendapat tanggapan positif dari pelaku usaha daerah sempat.
Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kemenkop dan UKM, Abdul Kadir Damanik menyampaikan bahwa restrukturisasi usaha bagi Koperasi dan UMKM adalah penting dilakukan dalam upaya menjaga stabilitas kinerja Koperasi dan UMKM.
“Sehingga pada akhirnya koperasi dan UMKM memiiki kinerja yang baik, berdaya saing dan mampu menghadapi tantangan usaha yang semakin kompetitif, sekaligus mampu meraih peluang usaha yang semakin terbuka,” kata Damanik.
Menurut Damanik, restrukturisasi usaha jangan hanya dilakukan pada saat kinerja usaha Koperasi dan UKM sedang menurun atau menjelang kolaps, akan tetapi dalam keadaan normal pun Koperasi dan UMKM perlu melakukan pembenahan/penataan.
“Mulai dari penataan aspek fortopolio bisnis/usaha, aspek organisasi/manajemen dan aspek keuangannya, sehingga diharapkan Koperasi dan UMKM semakin berperan dalam perekonomian nasional,” ujarnya.
Untuk diketahui aplikasi EWS-KUKM dari Kemenkop dan UKM berfungsi untuk mendiagnosa kinerja usaha Koperasi dan UMKM, sehingga mereka dapat mengetahui positioning kondisi usahanya, apakah dalam kondisi sangat sehat, sehat, atau tidak sehat.
Aplikasi EWS-KUKM ini, dirancang oleh Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kemenkop dan UKM untuk memberikan kemudahan bagi para pendamping dan pelaku usaha dalam menganalisis kinerja usahanya, sehingga dengan diagnosa tersebut akan terdeteksi secara dini apa persoalan dan masalah yang dihadapi dalam mengembangkan usahanya.
Selain itu, aplikasi tersebut juga dilengkapi dengan skema-skema penyelesaiannya sesuai dengan rekomendasi hasil diagnosa sistem tersebut, juga dilengkapi dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk membantu langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan dalam penyelesaian persoalannya.(jef)

Related For Pelaku Usaha Sambut Positif Early Warning System Kemenkop dan UKM