Global News Indonesia
Menu
Pemerintah Dorong Milenial Berkoperasi dan Manfaatkan Teknologi - Kuartal III Tahun 2018, BNI Cetak Laba Bersih Rp 11,4 Triliun, Didorong Pertumbuhan Kredit 15,6% - Insurance Day 2018, Rekor MURI Literasi Kampus Terbanyak Sasar Generasi Millenial Cerdas, Sejahtera & Mandiri - Kemenkop dan UKM Fasilitasi KUKM Potensial Ekspor untuk Ikut TEI 2018 - Koperasi Miliki Peran Strategis untuk Pemerataan Ekonomi Daerah - Indonesia Siap Edukasi UMKM dengan Fintech - BNI ITB Ultra Marathon, Momentum Cintai Kampus dengan Olahraga & Reksadana - Berperan Untuk Ekonomi Dunia yang Lebih Baik - Kemenkop dan UKM Sebut Banyak Peluang Anak Muda di Era Revolusi Industri 4.0 - Kemenkop dan UKM Ingatkan Dekopin Evaluasi Pelaksanaan Tugas dan Rekomendasi Hasil Kongres Koperasi

Pelaku Usaha Sambut Positif Early Warning System Kemenkop dan UKM

Februari 14, 2018 | koperasi dan ukm
Bengkulu:(Globalnews.id) – Kementerian Koperasi dan UKM menggelar sosialisasi penerapan aplikasi Early Warning System (EWS-KUKM) kepada 130 KUMKM di Bengkulu, Rabu (14/2/2018). Acara ini mendapat tanggapan positif dari pelaku usaha daerah sempat.
Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kemenkop dan UKM, Abdul Kadir Damanik menyampaikan bahwa restrukturisasi usaha bagi Koperasi dan UMKM adalah penting dilakukan dalam upaya menjaga stabilitas kinerja Koperasi dan UMKM.
“Sehingga pada akhirnya koperasi dan UMKM memiiki kinerja yang baik, berdaya saing dan mampu menghadapi tantangan usaha yang semakin kompetitif, sekaligus mampu meraih peluang usaha yang semakin terbuka,” kata Damanik.
Menurut Damanik, restrukturisasi usaha jangan hanya dilakukan pada saat kinerja usaha Koperasi dan UKM sedang menurun atau menjelang kolaps, akan tetapi dalam keadaan normal pun Koperasi dan UMKM perlu melakukan pembenahan/penataan.
“Mulai dari penataan aspek fortopolio bisnis/usaha, aspek organisasi/manajemen dan aspek keuangannya, sehingga diharapkan Koperasi dan UMKM semakin berperan dalam perekonomian nasional,” ujarnya.
Untuk diketahui aplikasi EWS-KUKM dari Kemenkop dan UKM berfungsi untuk mendiagnosa kinerja usaha Koperasi dan UMKM, sehingga mereka dapat mengetahui positioning kondisi usahanya, apakah dalam kondisi sangat sehat, sehat, atau tidak sehat.
Aplikasi EWS-KUKM ini, dirancang oleh Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kemenkop dan UKM untuk memberikan kemudahan bagi para pendamping dan pelaku usaha dalam menganalisis kinerja usahanya, sehingga dengan diagnosa tersebut akan terdeteksi secara dini apa persoalan dan masalah yang dihadapi dalam mengembangkan usahanya.
Selain itu, aplikasi tersebut juga dilengkapi dengan skema-skema penyelesaiannya sesuai dengan rekomendasi hasil diagnosa sistem tersebut, juga dilengkapi dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk membantu langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan dalam penyelesaian persoalannya.(jef)

Related For Pelaku Usaha Sambut Positif Early Warning System Kemenkop dan UKM