Menu
Angkasa Pura I Berikan Bantuan kepada Korban Banjir Banjar dan Manado - Komitmen KemenkopUKM Dorong Kolaborasi dan Digitalisasi Warteg untuk Tingkatkan Produktivitas Usaha - Tahun 2021, LPDB-KUMKM Juga Fokus Kembangkan Koperasi Syariah - MESKI PANDEMI, KINERJA 2020 PELINDO 1 TETAP POSITIF - SEMARAK HUT KE-71, BTN GELAR LOMBA KARYA TULIS DAN FOTO JURNALISTIK BTN siapkan hadiah total sebesar Rp171 juta - 2021, LPDB-KUMKM Dampingi Koperasi Potensial Melalui Inkubator Wirausaha - Sriwijaya Air Dampingi Keluarga Penumpang Tabur Bunga di Lokasi Musibah SJ-182 - LPDB-KUMKM Bantu Koperasi Bertahan di Masa Pandemi - MenKopUKM Tingkatkan Daya Saing Produk UMKM agar Pasar Ekspor Meningkat - KemenKopUKM Fokus Kembangkan Enam Program pada 2021

Pemerintah disarankan Fokus Bangun Infrastruktur Kereta Api diluar Jawa

Mei 31, 2017 | news

IMG-20170531-WA0048

JAKARTA: (Globalnews.id) – Mulai menggeliatnya pembangunan infrastruktur kereta api diluar pulau Jawa dinilai langkah yang strategis. Karena itu Masyarakat Perkeretaapian Indonesia (Maska) menyarankan  pemerintah untuk mulai fokus pada pembangunan proyek infrastruktur kereta api di luar Pulau Jawa.

Ketua Umum Masyarakat Perkeretaapian Indonesia (Maska) Hermanto Dwiatmoko mengatakan saat ini pembangunan infrastruktur kereta api masih fokus di Jawa.

Menurutnya, pemerintah harus segera memulai pembanguann infrastruktur kereta api di luar Jawa.”Sekarang masih fokus di Jawa. Trans Sulawesi harus dimulai,” kata Hermanto di dalam acara buka puasa bersama Maska dengan Forwahub (Forum Wartawan Perhubungan)  di Jakarta,  Rabu (31/5/2017).

Saran untuk fokus memangun inftrastuktur kereta api di luar Jawa itu juga terkait rencana pemerintah yang akan mengaktifkan kembali jalur rel peninggalan Belanda, karena tak semuanya efisien, dan tentunya membutuhkan dana cukup besar.

Dia mengingatkan infrastruktur perkeretaapian di luar Jawa akan terus tertinggal jika pemerintah mengabaikannya. Membangun infrastruktur perkeretaan, lanjutnya, memerlukan biaya dan waktu yang tidak sedikit. Pengembalian investasi pembangunan infrastruktur juga memerlukan waktu cukup lama, terlebih pembangunan infrastruktur kereta perintis.

Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur perkeretaapian perintis di Jawa tetap menjadi kewajiban pemerintah. “Jadi, tak mungkin yang perintis diserahkan ke swasta.”katanya.(jef)

 

Related For Pemerintah disarankan Fokus Bangun Infrastruktur Kereta Api diluar Jawa