Menu
Pemilihan dan Keputusan Pengadaan Pèsawat Garuda Merupakan Keputusan Rapat Direksi - LPDB Proiritaskan Salurkan Pembiayaan ke Sektor Produktif - Menteri Teten Ajak Koppontren dan Santri Wirausaha Galakkan Digitalisasi - Andalkan Digitalisasi Bisnis Mikro, BRI Bukukan Laba Rp 34,41 Triliun di 2019 - Kantor Cabang di Luar Negeri Berjaya, Bisnis Internasional BNI Makin Tangguh dan Jadi Pembeda - Garuda dari Emirsyah ke Irfan - UMKM Perlu Naik Kelas agar Struktur Ekonomi Lebih Berkeadilan - Menkop dan UKM Dukung Head In The Clouds Jadi Ajang Promosi Brand Lokal Indonesia Mendunia - Menkop dan UKM Siapkan Serangkaian Langkah Tingkatkan Citra Koperasi: Mulai Boleh Bangun Rumah sakit Sampai Jual Saham di Bursa Efek - Kerjasama Kemenkop UKM dengan Kreavi, Tiga Kota dijadikan Pilot Project UMKM Naik Kelas

Penggunan QRIS Dukung UMKM Naik Kelas

Januari 14, 2020 | koperasi dan ukm

JAKARTA:(GLOBALNEWS.ID)- Kementerian Koperasi dan UKM mendukung penggunaan atau QR Code Indonesia Standard (QRIS) bagi kalangan UMKM sebagai alat transaksi keuangan secara online. Penggunaan QRIS sejalan dengan program digitalisasi UMKM sebagai bagian dari pilar strategi pengembangan UMKM nasional.

“Digitalisasi adalah salah satu cara bagi pelaku UMKM untuk naik kelas. Dengan menggunakan QR Code Payment akan sangat memudahkan pelaku UMKM bertransaksi secara luas,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Senin (13/1).

Sebagai informasi QRIS dikeluarkan oleh Bank Indonesia dan secara resmi berlaku sejak 1 Januari 2020 sebagai sistem pembayaran nasional. Sistem ini tentu mendukung kelancaran bertransaksi secara non tunai, termasuk transaksi pembayaran pada sektor UKM.

Teten menegaskan sistem ini sangat penting bagi pengembangan digitalisasi UMKM. Melalui penggunaan QRIS, secara otomatis semua transaksi akan tercatat di rekening bank, sehingga akan membantu UKM yang bersangkutan dalam pencatatan data transaksi harian, mingguan, dan bulanan atau disebut juga dengan cash flow. Dengan tercatatnya cash flow, akan memudahkan Bank untuk melihat tingkat kesehatan usaha nasabahnya itu, sehingga Bank lebih mudah untuk mengupayakan pengembangkan usaha nasabah.

“Dengan menggunakan QRIS, pelaku UKM akan lebih efisien dan lebih aman dalam bertransaksi, karena tidak perlu menyediakan uang receh untuk keperluan kembalian dan juga akan terhindar dari kemungkinan menerima uang palsu yang sangat merugikan,” kata Teten lebih lanjut.

Dengan digunakannya QRIS dalam proses transaksi dan semua pelaku UKM memiliki rekening bank, maka ke depan pembinaan UKM akan lebih baik, khususnya dalam rangka mengupayakan UKM naik kelas dan menjadi bankable.

Sebagai dukungan nyata Kementerian Koperasi dan UKM dalam penerapan QRIS, telah dilakukan piloting penggunaan QRIS di Jawa Tengah, antara lain pada event Festival Kopi Gunung Slamet yang diselenggarakan di Baturaden baru-baru ini. Kepada semua stand UKM yang ikut menjadi peserta FKGS dipasang QRIS. Pemasangan QRIS difasilitasi oleh Bank Indonesia Purwokerto bersama Bank Sinarmas. Selain itu, di Jakarta, QRIS juga akan segera dipasang di SMESCO dan UKM di sekitar Kantor Kementerian Koperasi dan UKM.(jef)

Related For Penggunan QRIS Dukung UMKM Naik Kelas