Global News Indonesia
Menu
Perum Jamkrindo dan LPDB KUMKM Kerja Sama Penjaminan Pinjaman Langsung dan Tidak Langsung pada KUMKM - Kemenkop dan UKM Berharap Koperasi Menjelma Jadi Konglomerasi - Kemenkop dan UKM Rilis Skema Baru Penyaluran KUR - Mahasiswa dan Alumni Magister Kenotariatan Universitas Jambi Dapat Pembekalan Perkoperasian - BNI Cetak Laba Bersih Rp 13,62 Triliun Tumbuh 20,1% - Ketua DK OJK Wimboh Santoso Jadi Ketum MES 2017-2020 - Menteri Puspayoga Minta Koperasi Bisa Profesional Kelola Pasar Rakyat - Perum Jamkrindo Berikan Penjaminan Kredit Nasabah Bank Sultra - NPAK yang Terdaftar di SISMINBHKOP Baru 25 Persen - Koordinasi dengan Tim OK OC, Bank DKI Siap Dukung Program Pembangunan UMKM

PLUT dan Kampung UKM Digital Malang Segera diresmikan

March 27, 2017 | koperasi dan ukm

IMG-20170325-WA0013

MALANG:(Globalnews.id)-Kementerian Koperasi dan UKM RI memperkuat peran dan fungsi Pusat Layanan Usaha Terpadu (Plut) KUMKM di Kabupaten Malang, Jawa Timur melalui program Kampung UKM Digital kerja sama dengan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom).

“Sehingga diharapkan nantinya seluruh pelaku usaha kecil menengah mendapatkan kemudahan dalam hal pemasaran (online),” kata Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha, Kemenkop UKM, Yuana Sutyowati melalui siaran pers, Sabtu (25/3/2017).

Plut KUMKM Kabupaten Malang baru selesai dibangun melalui program tugas pembantuan yang bersumber dari APBN Kemenkop UKM tahun anggaran 2016. Gedung tersebut selanjutnya akan dihibahkan kepada pemerintah daerah.

Yuana mengatakan dengan adanya Plut ini, masyarakat akan lebih memanfaatkan layanan konsultasi dan pendampingan untuk meningkatkan akses terhadap pembiayaan, pemasaran, IT dan jaringan usaha. Layanan KUMKM diberikan kepada pelaku usaha dan wirausaha baru.

“Dengan adanya konsultan pendamping Plut KUMKM ini pelaku usaha dapat mengembangkan bisnisnya. Hanya saja, pemerintah tetap wajib berperan serta dalam pembinaan dan kebijakan,” tukas Yuana.

IMG-20170325-WA0011

Kabupaten Malang saat ini memiliki 418 ribu UMKM tersebar di 33 kecamatan. Namun UMKM masih mengalami kendala dalam hal pemasaran, teknologi dan permodalan.

Menurut Yuana, konsultan pendamping  Plut bisa dimanfaatkan untuk membantu memecahkan persoalan tersebut, karena konsultan pendamping sudah sangat profesional. Mereka juga pelaku usaha, sehingga paham betul seperti apa mengelola usaha.

Dari jumlah UMKM yang ada di Kabupaten Malang, diharapkan terdapat produk unggulan yang potensial untuk dikembangkan sehingga produktifitas dan daya saingnya meningkat baik di pasar lokal, regional maupun global.

Sekretaris Dinkop Malang, Yudi Santoso mengatakan agar mampu bersaing, produk UMKM juga harus memenuhi standar. Terutama terkait izin usaha dan merk dagangnya. Apalagi saat ini sudah ada kemudahan pengurusan izin melalui IUMK tingkat kecamatan.

“Fasilitas itu sudah dipermudah hingga tingkat kecamata. Kami akan dorong semua usaha memiliki izin agar semakin berkembang,” imbuh Yudi.

Yuana Sutyowati telah berkunjung ke Malang, Jumat, 24 Maret 2017 dalam rangka meninjau Plut yang baru selesai dibangun. Kunjungan itu sekaligus untuk persiapan peresmian gedung tersebut dan peluncuran Kampung UKM Digital oleh Menkop UKM Puspayoga pada Mei 2017.

Di sana Yuana melakukan pertemuan dengan jajaran dinas koperasi dan pelaku UMKM, pengurus asosiasi UKM wilayah Malang beserta para konsultan pendamping Plut KUMKM, perwakilan dari PT Telkom Tbk, serta UKM binaan. (jef)

Related For PLUT dan Kampung UKM Digital Malang Segera diresmikan