Global News Indonesia
Menu
BNI Dukung Program Wirausaha bagi Pensiunan Peserta Taspen - Gerakan Koperasi Pertanyakan Soal Dekopin , Pembahasan RUU Koperasi Segera Dirampungkan - Barisan Prabowo Sandi: Melalui Pemilu Inginkan Perubahan, Kebijakan ke Depan Harus Berpihak pada Rakyat - Kemenkop dan UKM Diharapkan Fokus Pada Upaya Reformasi Total Koperasi - Kemenkop dan UKM Berharap Kemitraan dengan India mampu perkuat eksistensi UMKM Hadapi Revolusi Industri 4.0 - Jadi Entrepreneur Jangan Mudah Menyerah - Peroleh SMM ISO 9001:2015, Kini RTGS, Remitansi, dan Garansi Bank BNI Berstandar Dunia - 3,9 Juta Pelaku UMKM Nikmati KUR BRI Senilai Rp.80,2 Triliun di 2018 - Sukses Salurkan Rp 7,3 Triliun di 2018, BNI Kembali Salurkan Bansos PKH Non Tunai Tahun 2019 - Capai Pertumbuhan Remitansi Dua Digit Pada 2018, BNI Jadi Pioneer Go Live SWIFT GPI di Indonesia

PLUT KUMKM dan Kampung Digital Lampung diresmikan

Agustus 9, 2017 | koperasi dan ukm

 

JAKARTA;(Globalnews.id) Kementerian Koperasi dan UKM  meresmikan Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Koperasi Usaha Kecil Mikro dan Menengah (KUMKM) Provinsi Lampung, bersamaan dengan peluncuran Kampung UKM Digital Kota Bandar Lampung.

“PLUT Lampung ini masuk dalam unit pelaksana teknis daerah (UPTD). Selain itu Kampung digital ini menjadi sangat penting untuk pelaku usaha KUMKM di kota Bandar Lampung,” kata Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kemenkop dan UKM, Yuana Sutyowati dalam Peresmian PLUT  dan Kampung Digital KUMKM Provinsi Lampung, Rabu (9/8/2017).

Ia mengatakan, PLUT KUMKM Provinsi Lampung merupakan salah satu dari 51 PLUT KUMKM di Indonesia yang berlokasi di 24 provinsi dan 27 kabupaten dan kota. PLUT KUMKM berperan untuk memberikan layanan pendampingan KUMKM di bidang kelembagaan, akses pembiayaan, sumber daya manusia, produksi, pemasaran atau kemitraan usaha dan akses IT.

PLUT KUMKM sebagai klinis bisnis yang berada dibawah koordinasi pemerintah provinsi dan kabupaten serta kota, diharapkan dapat berperan dalam pendampingan KUMKM untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing KUMKM di pasar lokal maupun global.

Pembangun gedung PLUT  KUMKM dilaksanakan oleh Kemenkop dan UKM melalui tugas pembantuan yang bersumber dari APBN pada tahun 2016.  “Investasi dari pembangunan gedung PLUT mencapai Rp 3,9 miliar. Selanjutnya aset gedung PLUT KUMKM akan dihibahkan kepada pemerintah daerah,” papar dia.

Menurutnya, hal di atas perlu mendapat perhatian dari semua pihak, baik unsur pemerintah maupun pelaku UMKM dan masyarakat umumnya. Semua pihak diharapkan dapat mendukung strategi penguatan pasar dalam negeri dan secara bersamaan menyiapkan UMKM untuk mampu bersaing dan melakukan ekspansi melalui pasar ekspor.

Kerja sama dapat terlaksana atas sinegritas antar Pemerintah Provinsi  dan swasta, salah satunya ialah dengan PT Telkom Indonesia yang menyediakan layanan fasilitas internet cepat U Meet Me, pelaku UMKM memasarkan produknya lebih  cepat dan video conference dengan 20 rekan dalam satu waktu.

Sementara itu, Wakil Gubernur Provinsi Lampung Bachtiar Basri menginstruksikan jajarannya  untuk memelihara gedung PLUT dan mengoptimalkan bagi KUMKM agar bisa bersaing dengan provinsi lainnya.” Jangan sampai gedung ini bangun lalu tidak dioptimalkan kayak rumah hantu,” pintanya

Menurutnya, total koperasi sebagai Provinsi Lampung sesuai data Dinas Koperasi dan UKM provinsi ada 5.302 unit, dengan jumlah koperasi aktif sebanyak 3.017 unit atau sebesar 57 persen dari total koperasi secara keseluruhan. Dengan jumlah penyerapan tenaga kerja sebanyak 7.266 orang.

Tak hanya itu, Provinsi Lampung juga telah memberikan bantuan perkuatan permodalan KUMKM, Bantuan Gerobak Sayur Pesan Kirim serta sertifikat uji kompetensi manajer.

Dalam kesempatan itu juga diberikan Kartu Anggota Koperasi Republik Indonesia (KKRI) oleh Ketua Harian Dekopin Agung Sudjatmoko dimana dalam kartu anggota tersebut ada asuransi jiwanya.”Saat ini ada 32 koperasi dan 200 ribu anggota koperasi yang sudah terkoneksi,” ujarnya.

Ia menambahkan, sudah saatnya membangun koperasi dengan segala daya dan upaya. Dengan membayar hanya Rp 22.000 selama setahun anggota koperasi akan terlindungi dan dicover oleh asuransi Jiwasraya dan kedepannya kartu koperasi akan menjadi pembayaran di Indonesia. (jef)

Related For PLUT KUMKM dan Kampung Digital Lampung diresmikan