Global News Indonesia
Menu
BRI Kerja Sama Srategis dengan UGM dan UNAIR, Sediakan Layanan Perbankan, Corporate Card dan Student Loan Briguna Pendidikan - Meski Sudah ada 2 Capres, Konvensi Capres SOLUSI UI Berlanjut Hingga Agustus 2018 - Kagum Proyek Padat Karya Tunai, Ini Pesan Jokowi ke Mendes - Kemenkop dan UKM Apresiasi Perusahaan yang Dirikan Koperasi - Kualitas SDM Satgas Pengawas Jadi Tolak Ukur Peningkatan Kinerja Koperasi - Triwulan I 2018, DPK BTN Melesat 23,54% - Koperasi diminta Terapkan Prinsip Keuangan Bertanggung Jawab - Menkop dan UKM Ajak Masyarakat Berkunjung ke Smesco sebagai Miniatur Produk UKM Indonesia - Pemerintah Siap Beri Kemudahan Pada Koperasi Syariah - Ditjen Pajak Gandeng BRI Optimalisasi Penerimaan Negara

Ratio Wirausaha Indonesia Naik Jadi 3,1 Persen

Maret 12, 2017 | koperasi dan ukm
Menteri koperasi dan UKM Puspayoga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Wirausaha Muda Mandiri  2017  di kampus Institut. Pertanian Bogor (IPB) Turut hadir dalam acara itu Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri BUMN Rini Soemarno, Direktur utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo dan Rektor IPB Herry Suhardiyanto, Bogor Sabtu. (11/3/2017)

Menteri koperasi dan UKM Puspayoga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Wirausaha Muda Mandiri 2017 di kampus Institut. Pertanian Bogor (IPB) Turut hadir dalam acara itu Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri BUMN Rini Soemarno, Direktur utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo dan Rektor IPB Herry Suhardiyanto, Bogor Sabtu. (11/3/2017)

BOGOR(Globalnews.id)- Menkop dan UKM Puspayoga mengatakan  Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) adalah gerakan yang tumbuh dari bawah, sehingga memiliki fondasi yang kuat untuk berkembang.

” Hal itu yang antara lain membuat ratio wirausaha Indonesia yang pada 2013/2014  lalu masih 1,67 persen kini, berdasarkan data BPS sudah naik menjadi 3,1 persen,” kata Puspayoga dalam acara Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) 2017 dan penyerahan penghargaan para pemenang Wirausaha Muda Mandiri 2016, di Graha Widya Wisuda IPB, Sabtu (11/3/2017).

Turut hadir dalam acara itu, Mentan Amran Sulaiman, Menteri BUMN Rini Soemarno, Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo dan Rektor IPB Henri Suhardianto.

Menkop Puspayoga menjelaskan,  berdasarkan data BPS 2016 dengan jumlah penduduk 252 juta, jumlah wirausaha non pertanian yang menetap mencapai 7,8 juta orang atau 3,1 persen. Dengan demikian tingkat kewirausahaan  Indonesia telah melampaui 2 persen dari populasi penduduk, sebagai syarat minimal suatu masyarakat akan sejahtera.

Menkop mengakui, ratio wirausaha sebesar 3,1 persen itu masih lebih rendah dibandingkan dengan negara lain seperti Malaysia 5 persen, China 10 persen, Singapura 7 persen, Jepang 11 persen maupun AS yang 12 persen. ” Namun setidaknya sudah diatas batas minimal 2  persen dan itu akan terus berkembang,” katanya. Bertumbuhnya wirausaha tak lepas dari peran masyarakat bersama pemerintah yang terus mendorong, juga swasta dan kalangan mahasiswa atau kampus.

Menkop Puspayoga mengajak mahasiswa peminat wirausaha untuk  memanfaatkan skim kredit murah seperti KUR dengan suku bunga 9 persen,  LPDB dengan auku bunga  0,2- 0,3 persen perbulan, maupun yang sekarang baru diluncurkan kredit ultra mikro dengan maksimum pinjaman Rp 10 juta.Menkop berpesan pada pengusaha muda untuk menjadi social entrepreneur, yang tidak mengejar  keuntungan semata namun juga bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

34 Ribu wirausaha

Sementara itu  Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan  program Wirausaha Muda Mandiri sudah melahirkan 34 ribu wirausaha muda yang mampu memberikan manfaat pada 45 ribu orang.

“Bank Mandiri berusaha melahirkan wirausaha muda yg kreatif tangguh dan bisa masuk ke pasar intenasional maupun sebagai pemberi lapangan kerja,” katanya.

Acara ini memberikan 24 pemenang dari 12 kategori meliputi usaha perdagagan dan jasa kreatif, boga,  sosial tehnologi, dan fintech (financial technology).

Sedangkan Henri Suhardianto Rektor IPB mengatakan wirausaha sudah menjadi hal penting dikampus IPB.” Jika 10 tahun lalu, mahasiswa  ingin cepat lulus atau cepat menikah, sekarang ingin punya usaha sendiri dulu,” katanya.

IPB kini sudah ada direktorat pengembangan karir dan wirausaha sebagai sarana belajar wirausaha mahasiswa.
” Saat ini  5 persen lulusan IPB jadi wirausahawan,” tambahnya. (jef)

Related For Ratio Wirausaha Indonesia Naik Jadi 3,1 Persen