Menu
Travel Ilegal Tak Terapkan Standar Protokol Covid -19, DPP Organda Dukung Langkah Polri dan Kemenhub - IKA ITS Sumbangkan 1.000 Paket Sembako kepada Kementerian Koperasi dan UKM untuk UMKM Terdampak Covid-19 - DUKUNG THE NEW NORMAL, BTN AJAK PENGEMBANG BANGUN RUMAH RAKYAT - MONITORING TRANSPORTASI LAUT JELANG LEBARAN 2020, PELABUHAN DI BALIKPAPAN AMAN DAN TERKENDALI -   BNI Syariah Ajak Masyarakat untuk Bijak Bertransaksi di Masa Pandemi - Sambut Idul Fitri, ASDP Bagikan 3.671 Paket Sembako Bagi Masyarakat Sekitar Pelabuhan di 9 Provinsi - Kemenkop dan UKM Libatkan Komunitas untuk Distribusikan Masker Kain Bagi Pedagang - Tumbuh 2,8 Persen, IPC Catatkan Laba 2019 Sebesar Rp 2,5 T - Wujudkan _Covid Safe BUMN_, BNI Hi-Movers Sisihkan THR Rp 130,2 Miliar untuk Tangkal Virus - _PLAY_ ! Siaran PUPR TV Mengudara di Kanal Resmi KemenPU

Rombongan Humas Pemerintah Diajak Berkunjung ke Koperasi Wisata Borobudur

Oktober 10, 2019 | koperasi dan ukm


MAGELANG:(GLOBALNEWS.ID)- Sebanyak 70 tenaga humas pemerintah dari kementerian dan lembaga yang tergabung dalam Bakohumas diajak berkunjung ke koperasi wisata yang beroperasi di destinasi Candi Borobudur yakni Kopari Catra Gemilang.

Rombongan Bakohumas berangkat dari Yogyakarta menuju kantor Kopari Catra Gemilang yang terletak tidak jauh dari destinasi wisata Candi Borobudur yakni di Jalan Budi Sambhara Nomor 9 Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis, dan tiba sekitar pukul 10.00 WIB.

Mereka kemudian mendapatkan paparan terkait profil Kopari Catra Gemilang yang bergerak di bidang usaha sektor pariwisata sejak 12 Juni 1996 dengan anggota mencapai 419 orang.

Ketua Umum Kopari Catra Gemilang Suherman mengatakan koperasi yang mempekerjakan 110 karyawan itu mengalami begitu banyak pasang surut mengingat wilayah kerjanya yang luas dan menaungi anggota yang bekerja di bidang pariwisata.

“Aktivitas utama kami sejak awal menyesuaikan dengan mata pencaharian anggota,” katanya.

Kopari Catra Gemilang tercatat bergerak pada aktivitas usaha fotografer, pemandu wisata, pengrajin, pedagang suvenir, pedagang buku/postcard, penginapan, kuliner/rumah makan, angkutan wisata (andong, becak, dan rental mobil), kesenian, petani, dan lain-lain.

Sementara unit usaha yang dikelola koperasi meliputi unit simpan pinjam, unit konveksi, unit fotografi, unit laundry, unit RMBK (Rumah Makan Boga dan Katering), serta guest house dan resto (Rumah Catra Borobudur).

Suherman mengatakan, sejatinya potensi destinasi Candi Borobudur dan sekitarnya sangat besar untuk digarap oleh koperasinya namun kerap kali pihaknya terkendala sumber daya termasuk permodalan.

“Borobudur ini sangat luar biasa setahun dikunjungi 4 juta wisatawan hanya saja atraksi wisatanya kurang, 2-4 jam sudah selesai, wisatawan mau ditawarkan apalagi,” katanya.

Pada kesempatan itu, dilakukan dialog dan diskusi dengan peserta studi banding dan sosialisasi koperasi kepada anggota Bakohumas dari kementerian dan lembaga tersebut.

Kepala Bagian Humas Kementerian Koperasi dan UKM Darmono mengatakan kunjungan langsung ke koperasi bagi para anggota Bakohumas diharapkan bisa memberikan gambaran kepada mereka mengenai perkoperasian.

“Mereka kemudian kami harapkan bisa mengedukasi masyarakat tentang potensi koperasi mengingat begitu strategisnya peran humas pemerintah saat ini,” kata Darmono.(jef)

Related For Rombongan Humas Pemerintah Diajak Berkunjung ke Koperasi Wisata Borobudur