Menu
Kuartal II/2021, Kredit dan Laba BTN Tumbuh Perkasa - Bangkit Dari Pandemi, MenkopUKM Ajak Milenial Berwirausaha - Mulai 9 Agustus 2021, Perusahaan di Arab Saudi Siap Terima Jamaah Umrah Asing yang Tervaksinasi - Corona Hengkang, Pelaku Industri Rantai Pasok Lari Kencang - KemenkopUKM Apresiasi Program Summer Act Dalam Membantu Pelaku Usaha Mikro dan Kecil Bertahan di Masa Pandemi - TNI AL- KKP Wilayah II Banten-Kemenhub dan ASDP Gelar Serbuan Vaksin Covid-19 - KemenkopUKM Gandeng KPPU Tingkatkan Pengawasan Kemitraan Usaha Mikro dengan Usaha Besar - BNI Percepat Penyaluran Bansos PKH & Sembako - MenkopUKM Terus Dukung Program Vaksinasi Bagi UMKM di Indonesia - 24 Ribu Penumpang Terima Vaksinasi di Sentra Vaksinasi 15 Bandara Angkasa Pura I

“Satu Basket Satu Bangsa” Membantu Menyiapkan Atlit Untuk “Special Olympic Games” 2018

Agustus 27, 2017 | olahraga

JAKARTA (Globalnews.id) Sejalan dengan spirit bahwa tujuan kegiatan olahraga pada dasarnya adalah membantu membangun dunia yang lebih baik dan lebih damai dengan memberikan edukasi – termasuk melalui kegiatan olahraga – kepada generasi muda tanpa melihat latar belakang dan perbedaan yang dilandasi semangat persahabatan, solidaritas, dan “fair play”; maka kami terpanggil untuk melaksanakan kegiatan “Satu Basket Satu Bangsa” pada pagi hari ini.

Demikian disampaikan Ayman Rahadian inisiator kegiatan “IBL Satu Basket Satu Bangsa” pada acara pembukaan yang dilaksanakan di gimnasium sekolah Global Jaya, Bintaro, Sabtu, 26 Agustus 2017.

Acara “Satu Basket Satu Bangsa” dimaksudkan untuk memberikan pelatihan dan kesempatan bermain basket bagi anak-anak difabel sebagai bagian dari persiapan menghadapi “Special Olympics” pada Asian Games 2018 yang akan datang.

Acara yang melibatkan Sekolah Asih Budi, Special Olympics Indonesia dan Sekolah Global Jaya ini, selain diisi kegiatan coaching clinic, juga dimeriahkan dengan games, dan turnamen.

Acara ini diikuti oleh pemain profesional dari tim Garuda Bandung dan Satria Muda bersama dengan komunitas difabel dari berbagai yayasan di Jakarta.

Para pemain (profesional) IBL selain akan memberikan pelatihan mengenai tehnik bermain basket yang baik kepada komunitas difabel, juga akan mengadakan berbagai permainan dan pertandingan untuk menumbuhkan rasa persahabatan dan saling percaya diantara peserta.

Di samping untuk memberikan kesempatan kepada komunitas difabel mendapatkan pelajaran tehnik bermain basket yang baik, kegiatan ini sesungguhnya diharapkan juga dapat menumbuhkan kecintaan (passion) pada komunitas difabel terhadap bidang atau kegiatan yang menjadi minatnya; demikian disampaikan Ayman Rahadian yang saat ini menjadi tim basket di Hotchkiss School, Connecticut, Amerika.(jef)

Related For “Satu Basket Satu Bangsa” Membantu Menyiapkan Atlit Untuk “Special Olympic Games” 2018