Menu
KemenKopUKM dan Mabes Polri Koordinasi Terkait Kasus Perizinan Usaha Makanan Beku - MenKopUKM Sebut Darussyifa Al-Fithroh Sukabumi Sebagai Prototype Ponpes Modern - Sinergitas Kominfo dan MUI Dorong Strategi dan Inovasi Pembelajaran Untuk Bangkit dari Pandemi - Kementerian Kominfo Dukung Digitalisasi UMKM di Majelis Taklim Muslimat NU - Sinergi KemenkopUKM-Dekranas Kembangkan Ekosistem UMKM Berbasis Koperasi Modern di Likupang - MenKopUKM Dukung Minaqu dan Koperasi Garap Potensi Pasar Tanaman Hias Dunia Sebesar Rp3.000 Triliun - Ketua Umum Dekranas Hj. Wury Ma’ruf Amin Membuka Secara Resmi Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha Tenun Ikat di NTT - Rangkaian Hari Habitat Dunia BTN Gelar Akad Kredit Massal 3.000 Unit - Kolaborasi PMI, IKA UB dan BNI Upayakan Himpun 1.000 Kantong Darah - Miliki Varian Beragam dengan Harga Terjangkau, Daging Merah Australia Sasar Pasar Menengah keatas

Sinergi KemenKopUKM, Kospin Jasa, dan HIPPINDO Gelar Vaksinasi Massal di Brebes

September 25, 2021 | koperasi dan ukm


Brebes:(Globalnews.id)- Kementerian Koperasi dan UKM bersinergi dengan Koperasi Simpan Pinjam Jasa (Kospin Jasa) dan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) kembali menyelenggarakan program vaksinasi massal. Kali ini, program percepatan vaksinasi menyasar masyarakat dan pelaku KUMKM di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

“Dengan target pemerintah sebanyak 2 juta orang per hari yang divaksin, tentunya pemerintah tak bisa melakukan itu sendiri. Harus kolaborasi dengan banyak pihak,” kata MenKopUKM Teten Masduki, saat meninjau sentra vaksinasi kerja sama Kospin Jasa dan HIPPINDO di Islamic Center Brebes, Jawa Tengah, Sabtu (25/9/2021).

Terlebih lagi, lanjut Teten, vaksinasi merupakan jalan keluar bagi pemulihan ekonomi nasional yang selama satu tahun lebih terdampak akibat pandemi Covid-19.

“Dalam kondisi seperti sekarang, saatnya koperasi menunjukkan fungsi sosialnya di tengah masyarakat,” tandas MenKopUKM.

Di acara yang juga dihadiri anggota Komisi VI DPR RI Siti Mukaromah, Teten mengakui, dengan banyak dibatasi kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat, menyebabkan omzet pelaku UMKM menurun drastis.

“Maka, kalau ingin kembali seperti dulu, kita harus sukseskan program vaksinasi,” kata Teten.

Teten berharap, yang sudah divaksin bisa mengajak masyarakat lainnya agar mau divaksin.

“Saya meyakini, dengan tingginya vaksinasi maka ekonomi kita bisa kembali normal. Di negara lain, semakin tinggi tingkat vaksinasi, pertumbuhan ekonominya juga turut meningkat,” ulas MenKopUKM.

Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti juga mengajak komunitas masyarakat untuk turut menyosialisasikan program vaksinasi.

“Tujuannya, agar masyarakat menjadi sehat setelah divaksin,” kata Bupati Brebes.

Idza menambahkan bahwa Kabupaten Brebes masih berada di PPKM level 3 karena capaian vaksinnya belum menembus 50%.

“Kita akan mempercepat program vaksinasi di Kabupaten Brebes,” kata Bupati Brebes.

Sementara itu, Ketua Umum Kospin Jasa Andy Arslan Djunaid mengatakan bahwa pihaknya berkewajiban turut membangkitkan kembali ekonomi masyarakat dengan vaksinasi bagi para anggota koperasi dan keluarganya serta masyarakat sekitar.

“Masyarakat yang divaksin juga didominasi pelaku UMKM. Bahkan, saat di Pekalongan, karena lokasi vaksinasi ada di sebuah sekolah, maka banyak anak-anak sekolah yang juga divaksin. Kesadaran masyarakat untuk divaksin sudah tinggi,” ucap Andi.

Sebelum di Brebes, Kospin Jasa sudah menyelenggarakan vaksinasi di 11 titik di beberapa wilayah lain di Jateng. Antara lain, Pekalongan, Pemalang, Batang, dan Tegal.

“Total yang sudah divaksin sebanyak 6.000 orang,” imbuh Andi.

Sementara HIPPINDO sebelumnya telah menggelar vaksinasi massal untuk pelaku usaha ritel dan UMKM di berbagai kota di Indonesia.

“Kami akan terus mendukung pelaksanaan program vaksinasi di seluruh Indonesia agar pemulihan ekonomi nasional bisa segera tercapai,” pungkas Ketua Umum HIPPINDO Budihardjo Iduansjah. (Jef)

Related For Sinergi KemenKopUKM, Kospin Jasa, dan HIPPINDO Gelar Vaksinasi Massal di Brebes