Global News Indonesia
Menu
Perguruan Tinggi Disorong Dirikan Pusat Studi Koperasi - Tambah Porsi Kepemilikan Saham Publik, GMF Incar Rp 500 Miliar - Kemenkop Dukung UMK Bangkit di Wilayah Bencana - Satgas Pengawas Koperasi Jadi Prioritas Isi Posisi JFPK - Penyaluran Dana Bergulir ke Perbankan Untuk Fasilitasi Kredit ke UKM Belum Berbadan Hukum - Kualitas SDM Penting Buat Kinerja dan Jatidiri Koperasi - Kopdit Harus Inovatif dan Terapkan Platform Digital - Gandeng Kyodai,BNI Genjot Kinerja Remitansi dari Jepang ke Indonesia - Pentingnya Perluasan Usaha Unruk Dorong Konglomerasi Sosial Berwadah Koperasi - Menkop dan UKM Puspayoga Berikan Dua Perajin Bali Sertifikat HAKI

Tingkat Kehadiran Pegawai Kemenkop dan UKM diatas 90,1 Persen Setelah Cuti Bersama Lebaran

Juni 12, 2019 | koperasi dan ukm

JAKARTA:(GLOBALNEWS.ID)- Tingkat kehadiran pegawai Kementerian Koperasi dan UKM pasca-liburan dan cuti bersama lebaran tahun ini mencapai lebih dari 90,1 persen atau sangat baik.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof Rully Indrawan di Jakarta, Senin (10/6/2019), mengatakan pihaknya mengadakan inspeksi mendadak (sidak) internal untuk mengetahui tingkat kehadiran pegawai pasca-libur lebaran.

Rully mengemukakan rata-rata pegawai hadir tepat waktu yakni pada pukul 07.30-08.00 WIB pada hari pertama kerja usai libur hari raya.

“Hari ini kami langsung melakukan sidak, umumnya pegawai tidak ada yang terlambat. Saya nilai tingkat kedisiplinan pegawai sangat baik,” kata Rully.

Ia mengatakan kehadiran pegawai di lingkungan kementeriannya tergolong baik meski ada sejumlah pegawai yang belum masuk kerja karena sakit, mengambil hak cuti tahunan, dan pegawai cuti bersalin, serta tugas belajar.

Namun, dia menegaskan pegawai yang mengambil cuti tahunan tersebut tidak melanggar Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang larangan cuti bagi PNS usai lebaran. “Cuti tahunan sudah disetujui sebelum SE keluar,” jelasnya.

Meski begitu Rully mengakui masih ada sejumlah pegawai yang tidak hadir tanpa keterangan. Pegawai ini, ditegaskan, akan mendapat sanksi berupa teguran karena melanggar aturan. Surat teguran akan berpengaruh terhadap penilaian kinerja pegawai.

Pada kesempatan yang sama, Rully berpesan kepada para pegawai di lingkungan kementeriannya untuk meningkatkan disiplin, sekaligus kompetensi dan kualitas layanannya kepada masyarakat.(jef)

Related For Tingkat Kehadiran Pegawai Kemenkop dan UKM diatas 90,1 Persen Setelah Cuti Bersama Lebaran