Menu
KemenkopUKM Dorong Kemitraan Koperasi Dengan Pertamina di Pertashop - Sesmenkop UKM Bersama Deputi UKM Menyiapkan Rumah Produksi Bersama Olahan Nanas di Kab Subang - Bank DKI Sediakan Fitur Scan To Pay Permudah Masyarakat Bayar Zakat, Infaq, dan Sedekah - KemenkopUKM Siap Dirikan Rumah Produksi Bersama Kluster Bawang Merah di Brebes - Praperadilankan KPK, Eks Bupati Talaud Tuding KPK Langgar HAM - MenkopUKM: Belanja Melalui LPSE LKPP Dapat Cegah Praktik Korupsi - Penuhi Kebutuhan Lebaran, BNI Siapkan Uang Tunai Rp 12,9 Triliun per Minggu - Transaksi Digital BNI Alami Kenaikan Signifikan - Inilah Rangkaian Promo Berkah Ramadan dari BNI - MenkopUKM Apresiasi Indeks Kepercayaan UMKM kepada Pemerintah Meningkat

Tinjau Vaksinasi Pelaku UMKM di Yogyakarta, MenkopUKM: Pemulihan Ekonomi dan Kesehatan Harus Beriringan

April 8, 2021 | koperasi dan ukm

Yogyakarta:(Globalnews.id)—Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meninjau proses vaksinasi terhadap pelaku UMKM di Yogyakarta. Kegiatan vaksinasi ini diadakan di gedung Jogja Expo Center, Yogyakarta, Kamis (8/4/2021), dengan diikuti oleh 523 pelaku UMKM, para Abdi Dalam, dan pelaku pariwisata dari Kabupaten/Kota Provinsi DIY.

“Tadi saya mengecek sistemnya sudah cukup bagus, pendaftarannya dilakukan dengan NIK, observasinya juga berlangsung bagus dan protokol kesehatan selama vaksinasi juga bagus,” kata Teten dalam sesi jumpa pers bersama wartawan.

Tidak hanya di Yogyakarta, Teten mengatakan kegiatan vaksinasi bagi pelaku UMKM juga akan dilakukan di sejumlah daerah. Sebelumnya vaksinasi UMKM sudah diadakan di Jakarta, dan dalam waktu dekat akan menyusul Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

“Setelah ini nanti di Makassar juga kita gerakan. Mudah-mudahan, kami mendapat dukungan terus dari Kementerian Kesehatan,” terang Teten.

Teten menilai vaksinasi terhadap pelaku usaha, termasuk kelompok UMKM, dan pariwisata ini sangat penting untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional. Sebab menurut dia, pemulihan ekonomi dan kesehatan tidak dapat dilakukan secara parsial. Keduanya harus seiring sejalan.

“Pelaku usaha, UMKM, pariwisata, mereka harus bersentuhan dengan banyak orang sehingga vaksinasi untuk mereka ini menjadi penting dan juga sektor-sektor ini, betul-betul dibutuhkan untuk menggeliatkan perekonomian nasional,” tandas Teten.

Meski demikian, Teten mengakui suplai vaksin yang tersedia sudah semakin terbatas. Kami harus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk memastikan vaksinasi bagi UMKM terus berjalan.

“Kami berkirim surat ke Pak Menteri Kesehatan supaya vaksinasi untuk UMKM juga digerakan. Memang ada keterbatasan vaksin tapi alhamdulillah sukses, Pak Menkes memenuhi permintaan kami,” ujar Teten.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi mengatakan vaksinasi untuk pelaku UMKM di DIY sudah dilakukan secara intens. Hingga kini total pelaku UMKM DIY yang sudah menerima vaksinasi lebih dari 35.200.

“Sebenarnya di DIY sudah dilaksanakan vaksinasi untuk pelaku UMKM sekitar 35.200. Itu ada di Kabupaten/Kota. Jadi di provinsi sifatnya membantu, kami dari Dinas Koperasi sifatnya mendukung mempercepat pelaksanaan vaksinasi di DIY,” ucap Srie Nurkyatsiwi saat mendampingi MenkopUKM Teten Masduki.(Jef)

Related For Tinjau Vaksinasi Pelaku UMKM di Yogyakarta, MenkopUKM: Pemulihan Ekonomi dan Kesehatan Harus Beriringan