Global News Indonesia
Menu
Perguruan Tinggi Disorong Dirikan Pusat Studi Koperasi - Tambah Porsi Kepemilikan Saham Publik, GMF Incar Rp 500 Miliar - Kemenkop Dukung UMK Bangkit di Wilayah Bencana - Satgas Pengawas Koperasi Jadi Prioritas Isi Posisi JFPK - Penyaluran Dana Bergulir ke Perbankan Untuk Fasilitasi Kredit ke UKM Belum Berbadan Hukum - Kualitas SDM Penting Buat Kinerja dan Jatidiri Koperasi - Kopdit Harus Inovatif dan Terapkan Platform Digital - Gandeng Kyodai,BNI Genjot Kinerja Remitansi dari Jepang ke Indonesia - Pentingnya Perluasan Usaha Unruk Dorong Konglomerasi Sosial Berwadah Koperasi - Menkop dan UKM Puspayoga Berikan Dua Perajin Bali Sertifikat HAKI

UKM Dapat Kemudahan Izin Usaha Melalui OSS

Mei 27, 2019 | koperasi dan ukm

SEMARANG: (Globalnews.id) Dalam rangka percepatan proses Ijin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK), pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik. Untuk menindaklanjuti PP tersebut, Kementerian Koperasi dan UKM mengeluarkan dua Peraturan Menteri, yaitu Peraturan Menteri Nomor 11 Tahun 2018 tentang Perizinan Usaha Simpan Pinjam Koperasi dan Peraturan Menteri Nomor 02 Tahun 2019 tentang Perizinan Berusaha terintegrasi secara Elektronik Bagi Usaha Mikro dan Kecil.

“Kita terus melakukan sosialisasi pelayanan Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) melalui Online Single Submission (OSS)”, tandas Asisten Deputi Perlindungan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Sutarmo pada acara sosialisasi pelayanan Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK), di Kota Semarang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Menurut Sutarmo, tujuan kegiatan sosialisasi agar informasi tentang kebijakan perizinan IUMK dengan pola OSS dan pendampingan kepengurusan IUMK melalui sistem OSS, dapat diketahui publik. “Proses perizinan IUMK melalui OSS dapat ditempuh melalui tiga model kepengurusan. Yaitu, dengan cara pelaku usaha langsung, Tenaga Pendamping, dan PerizinanTerpadu Satu Pintu (PTSP)”, kata Sutarmo.

Pada 2019, Kementerian Koperasi dan UKM mentargetkan sebanyak 25 ribu lembar yang rencananya dibagi di lima lokasi, termasuk Provinsi Jawa Tengah dengan target sebanyak 5.000 lembar IUMK. “Izin usaha bagi pelaku Usaha Mikro dan Usaha Kecil perseorangan melalui OSS diberikan tanpa komitmen, artinya begitu terbit Nomor Induk Berusaha (NIB) sekaligus terbit IUMK”, kata Sutarmo.

Sedangkan izin usaha bagi Usaha Kecil non perseorangan diberikan dengan komitmen. Artinya, terbit NIB tidak serta merta menjamin terbitnya izin usaha. “Karena harus melengkapi komitmen seperti prasarana izin lokasi, izin usaha, IMB, izin usaha lainnya yang diperlukan serta hasil pengecekan lapangan”, pungkas Sutarmo.(jef)

Related For UKM Dapat Kemudahan Izin Usaha Melalui OSS