Menu
Semester I 2021, Bank DKI Catat Pertumbuhan Laba 40.8% - BNI Kembali Salurkan Program Bantuan Presiden Produktif untuk Usaha Mikro - KemenKopUKM dan Bank Indonesia Hadirkan Pusat Wastra Nusantara - KemenkopUKM Percepat Vaksinasi Pelaku UMKM Didaerah - Kuartal II/2021, Kredit dan Laba BTN Tumbuh Perkasa - Bangkit Dari Pandemi, MenkopUKM Ajak Milenial Berwirausaha - Mulai 9 Agustus 2021, Perusahaan di Arab Saudi Siap Terima Jamaah Umrah Asing yang Tervaksinasi - Corona Hengkang, Pelaku Industri Rantai Pasok Lari Kencang - KemenkopUKM Apresiasi Program Summer Act Dalam Membantu Pelaku Usaha Mikro dan Kecil Bertahan di Masa Pandemi - TNI AL- KKP Wilayah II Banten-Kemenhub dan ASDP Gelar Serbuan Vaksin Covid-19

Webinar Balitbanghub Bersama UGM dan ITS, Dirjen Hubdar Budi Ungkap Ada Tiga Paradigma Baru dalam Bertransportasi

September 19, 2020 | news

Jakarta(Globalnews.id)- Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan (Balitbanghub) bersama UGM dan ITS menggelar Webinar “Kebijakan Pengendalian dan Ketahanan Bisnis Angkutan Jalan dan Perkeretaapian di Masa Pandemi”, Jumat (18/9/2020).

Diawali pembukaan Webinar dilakukan Kepala Badan Litbanghub Umiyatun Hayati Triastuti setelah laporan kegiatan oleh Kepala Pusat Litbang Darat dan Perkeretaapian Cucu Mulyana.

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi sebagai keynote speaker membeberkan Paradigma Baru dalam bertransportasi jalan di masa pandemi Covid-19.

“Ada tiga paradigma baru dalam bertransportasi sehingga total menjadi tujuh yang harus diperhatikan,” tutur Dirjen Budi.

Tiga paradigma itu yakni sehat, bersih, humanis yang diterapkan sejak pandemi Covid-19. Dengan begitu menjadi tujuh dengan aman, selamat, tertib, dan lancar.

Kata dia ada hasil temuan dengan penerapan di masa adaptasi baru dalam bertransportasi ini yakni pertama korelasi interaksi pergerakan dengan episentrum dan penyebaran Covid-19.

“Secara umum terdapat hubungan antara episentrum dengan pergerakan untuk wilayah dalam kota tidak terlalu signifikan. Artinya ada faktor lain lain yang memengaruhi pergerakan,” ujarnya.

Selanjutnya terdapat temuan II yakni korelasi aktivitas dan penyebaran Covid-19 secara umum terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas di pusat keramaian terhadap penyebaran Covid-19 diantaranya pada pusat retail, taman, dan rekreasi.

Dirjen Budi menyampaikan, dalam menyesuaikan dengan pandemi ini, perubahan paradigma yang ada dengan mengedepankan aspek kesehatan sebagai unsur yang harus dipenuhi dalam mewujudkan pelayanan transportasi selain aman, selamat, tertib, dan lancar.

“Dengan menggunakan masker, hand sanitizer, melakukan pembatasan operasi dan penyesuaian load factor angkutan,” ungkapnya.

Selain itu juga perubahan pola pelayanan sektor transportasi darat mulai dari sarana, prasarana, lalu lintas dan angkutan).

Terakhir percepatan penerapaj IT dalam pelayanan sektor transportasi darat seperti perizinan online, e-ticketing, dan lain sebagainya.

“SOP perjalanan menggunakan kendaraan umum juga diatur pada masa adaptasi baru,” pungkasnya. (jef)

Related For Webinar Balitbanghub Bersama UGM dan ITS, Dirjen Hubdar Budi Ungkap Ada Tiga Paradigma Baru dalam Bertransportasi