Menu
Kolaborasi dalam Mengurus UMKM Semakin Bagus dan Arah Pengembangan Koperasi Semakin Jelas - Kirim Uang ke LN Makin Mudah, Cukup dari HP Aja - Menaker Ida Fauziah, Terpilih Sebagai Ketua Menteri Ketenagakerjaan se-ASEAN - Ada Peluang Bisnis Bagi UMKM di Tengah Covid-19 - Inilah Para Pahlawan Digital UMKM 2020 - KemenkopUKM Terus Perkuat Ketahanan Finansial dan Transformasi Perkoperasian - BNI Fokus Pemberdayaan UMKM GoDigital - Masyarakat Papua Ingin Memiliki Koperasi Grosir Pada 2021 - Pengamat: Bisa Hancur Keduanya,Rencana merger PT INKA-PT KAI Tidak Tepat - UU Cipta Kerja Buka Ruang Konsolidasi Data Tunggal KUMKM

Webinar Balitbanghub Bersama UGM dan ITS, Dirjen Hubdar Budi Ungkap Ada Tiga Paradigma Baru dalam Bertransportasi

September 19, 2020 | news

Jakarta(Globalnews.id)- Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan (Balitbanghub) bersama UGM dan ITS menggelar Webinar “Kebijakan Pengendalian dan Ketahanan Bisnis Angkutan Jalan dan Perkeretaapian di Masa Pandemi”, Jumat (18/9/2020).

Diawali pembukaan Webinar dilakukan Kepala Badan Litbanghub Umiyatun Hayati Triastuti setelah laporan kegiatan oleh Kepala Pusat Litbang Darat dan Perkeretaapian Cucu Mulyana.

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi sebagai keynote speaker membeberkan Paradigma Baru dalam bertransportasi jalan di masa pandemi Covid-19.

“Ada tiga paradigma baru dalam bertransportasi sehingga total menjadi tujuh yang harus diperhatikan,” tutur Dirjen Budi.

Tiga paradigma itu yakni sehat, bersih, humanis yang diterapkan sejak pandemi Covid-19. Dengan begitu menjadi tujuh dengan aman, selamat, tertib, dan lancar.

Kata dia ada hasil temuan dengan penerapan di masa adaptasi baru dalam bertransportasi ini yakni pertama korelasi interaksi pergerakan dengan episentrum dan penyebaran Covid-19.

“Secara umum terdapat hubungan antara episentrum dengan pergerakan untuk wilayah dalam kota tidak terlalu signifikan. Artinya ada faktor lain lain yang memengaruhi pergerakan,” ujarnya.

Selanjutnya terdapat temuan II yakni korelasi aktivitas dan penyebaran Covid-19 secara umum terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas di pusat keramaian terhadap penyebaran Covid-19 diantaranya pada pusat retail, taman, dan rekreasi.

Dirjen Budi menyampaikan, dalam menyesuaikan dengan pandemi ini, perubahan paradigma yang ada dengan mengedepankan aspek kesehatan sebagai unsur yang harus dipenuhi dalam mewujudkan pelayanan transportasi selain aman, selamat, tertib, dan lancar.

“Dengan menggunakan masker, hand sanitizer, melakukan pembatasan operasi dan penyesuaian load factor angkutan,” ungkapnya.

Selain itu juga perubahan pola pelayanan sektor transportasi darat mulai dari sarana, prasarana, lalu lintas dan angkutan).

Terakhir percepatan penerapaj IT dalam pelayanan sektor transportasi darat seperti perizinan online, e-ticketing, dan lain sebagainya.

“SOP perjalanan menggunakan kendaraan umum juga diatur pada masa adaptasi baru,” pungkasnya. (jef)

Related For Webinar Balitbanghub Bersama UGM dan ITS, Dirjen Hubdar Budi Ungkap Ada Tiga Paradigma Baru dalam Bertransportasi