Menu
KemenKopUKM Latih Barista Aceh Agar Trampil Kelola Kedai Kopi - Mudahnya Akses Layanan Pinjaman Online, Harus Diimbangi Sikap Waspada dari Masyarakat - Hadapi Nataru, Satpol PP dan Satlinmas Dibekali Pelatihan dan Penguatan Komunikasi Kesiapsiagaan dan Sosialisasi Kompetisi Video Melawan COVID - KemenKopUKM Rilis Kriteria Lembaga Inkubator Untuk Tingkatkan Kewirausahaan - KemenKopUKM: Festival Diskon Nasional, Pacu Pemulihan Ekonomi - Ini Dia 5 Sektor Pengaduan Konsumen Jasa Keuangan Terbanyak 2021 - Sampai Kuartal III 2021, Kredit Pembiayaan Melawan Rentenir Tersalur Rp 1,25 Triliun pada 131 Ribu Debitur - KemenKopUKM Gandeng Du Anyam Digitalisasi Wirausaha Kriya NTT - KemenKopUKM  Lakukan Pendampingan KUMKM untuk Perluasan Akses Pembiayaan - Menteri Teten Masduki: Pemerintah Serius Dorong UMKM Naik Kelas

Aplikasi Perseroan Perorangan Diluncurkan,Pembayaran Lewat BNI

Oktober 10, 2021 | ekbis


Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly (kanan), Direktur Treasury & International BNI Henry Panjaitan (kanan), dan Pemimpin Divisi Hubungan Kelembagaan I Ahmad Salman Somantri (kiri) pada peluncuran aplikasi Perseroan Perorangan di Badung, Bali, Jumat (8 Oktober 2021)

Jakarta:(Globalnews id)- Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menunjuk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menjadi salah satu bank partner dalam implementasi aplikasi Perseroan Perorangan. Aplikasi perseroan perorangan dari Kemenkumhan memudahkan pelaku usaha dalam melakukan pendaftaran, perubahan, dan menyampaikan laporan keuangan.

Aplikasi tersebut diluncurkan di Badung, Bali pada Jumat (8 Oktober 2021). Hadir pada peluncuran tersebut Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly beserta jajaran Kemenkumham, Gubernur Bali I Wayan Koster, serta Direktur Treasury dan International BNI Henry Panjaitan.

Yasonna H. Laoly mengatakan, aplikasi Perseroan Perorangan diharapkan dapat menjadi simbol kebangkitan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Indonesia menuju UMK yang berdaya saing tinggi dan berkelas dunia. Aplikasi tersebut dirancang user friendly sehingga para pelaku usaha dari segala lapisan dapat menggunakannya tanpa memerlukan bantuan orang lain.

“Sebagai bagian dari pemerintah, Kementerian Hukum dan HAM turut berupaya membantu sektor usaha, khususnya UMK, melalui hadirnya bentuk badan hukum baru, yaitu perseroan perorangan yang merupakan sebuah terobosan dan yang pertama di dunia,”ujar Yasonna.

Melalui aplikasi perseroan perorangan ini, pelaku UMK dapat memiliki badan usaha yang berbadan hukum hanya dengan 3 (tiga) langkah, yaitu buat akun personal, isi form pendaftaran dan cetak bukti pendaftaran. Selain itu, aplikasi Perseroan Perorangan ini juga terkoneksi dengan sistem Online Single Submission (OSS) sehingga para pelaku usaha dapat langsung melanjutkan proses perizinan hingga mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Melalui berbagai kemudahan yang diberikan dalam pendirian badan hukum perseroan perorangan, pelaku UMK dan generasi milenial diharapkan dapat mengubah mindset dan lebih percaya diri untuk menjadi pelaku usaha sehingga bisa membuka lapangan kerja yang lebih banyak untuk membantu pemulihan perekonomian nasional setelah terkena dampak pandemi covid-19.

Henry Panjaitan juga menyampaikan bahwa BNI mendukung penuh peluncuran aplikasi Perseroan Perorangan dengan memberikan kemudahan pembayaran pendaftaran melalui berbagai e-channel BNI. Selain itu, BNI senantiasa mendorong para wirausaha baru untuk terus meningkatkan kapabilitas, termasuk dalam hal digitalisasi untuk memperluas usahanya sampai mancanegara.

“BNI juga telah memiliki Xpora yang merupakan one stop solution yang memungkinkan pelaku UMKM untuk Go Productive, Go Digital, dan Go Global. Xpora akan memanfaatkan keberadaan Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) BNI untuk mempertemukan para pelaku UMKM Indonesia dengan para potential buyer di luar negeri,” ujar Henry.

Related For Aplikasi Perseroan Perorangan Diluncurkan,Pembayaran Lewat BNI