Semua tulisan dari globalnewsid

MenKopUKM Ajak Komunitas Kopi Milenial Sumbar Berkoperasi

Padang:(Globalnews.id)– Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengajak komunitas kopi milenial di Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) bersinergi dalam wadah koperasi dan mendorong agar Pemerintah Provinsi Sumbar menetapkan kopi sebagai salah satu komoditas unggulan daerah mengingat potensi kopi di wilayah itu memiliki kualitas yang sangat baik.

“Salah satunya itu kopi Arabica Solok Minang ini sangat enak. Sumbar bisa jadi pemasok yang tinggi kopi ke pasar internasional karena permintaan pasti selalu tinggi ke Indonesia. Cupping score kopi solok di Padang ini bisa mencapai nilai 85 poin. Sudah pasti ini kopi enak. Kepada Pemprov, saya sarankan agar kopi arabika Solok Rajo ini dijadikan unggulan Sumatera Barat,” ujar MenKopUKM Teten Masduki dalam acara dialog dengan Komunitas Milenial Coffee Shop, Asosiasi Kopi, Asosiasi Susu, dan Koperasi Solok Rajo di Kantor Gubernur Sumbar, Padang, beberapa hari lalu.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Deputi Bidang Kewirausahaan KemenKopUKM Siti Azizah, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar Hansastri, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumbar Nazwir, dan puluhan anak muda pelaku usaha kopi serta komunitas kopi di Sumbar.

Lebih lanjut, MenKopUKM menyarankan, agar para petani kopi dilibatkan dalam rantai bisnis kopi termasuk misalnya masuk dalam dalam struktur kelembagaan koperasi. Tujuannya agar pembiayaan dari perbankan maupun lembaga pembiayaan lain lebih mudah masuk, sehingga industri kopi di Sumbar semakin bisa berkembang bahkan hingga di kancah global.

Ia menegaskan, secara nasional, pemerintah telah menetapkan agar tanah-tanah perhutanan sosial yang dipinjamkan ke petani juga ditanami oleh berbagai bibit produktif. Seperti sayur mayur maupun kopi. Sebab menurut Menteri Teten, saat ini isu produksi kopi di Tanah Air adalah terkait produktivitas Indonesia yang masih rendah.

“Produktivitas lahan tanaman kopi kita baru 500-700 kilogram per hektare. Sementara Brazil dan Vietnam sudah sampai ratusan kilogram. Nah ini ada kaitannya dengan kualitas yang ditanam. Sebab di Sumatra Barat ini belum luas lahan kopinya, jadi mudah-mudahan bisa terus diperluas,” kata Menteri Teten.

Sementara bicara soal bisnisnya secara kelembagaan, penting bagi petani kopi maupun pelaku usaha coffee shop juga bergabung dengan koperasi. Termasuk agar petani juga bergabung dalam rantai korporatisasi petani.

“Di Aceh sebagai contoh, kopi Arabica Gayo sudah memenuhi permintaan kopi Starbucks tanpa lewat eksportir di Amerika dan Eropa, tapi melalui Koperasi BQ Baburayyan. Ini contoh sukses yang bisa diadopsi koperasi kopi lainnya,” ujar Menteri Teten.

Deputi Bidang Kewirausahaan KemenKopUKM Siti Azizah menambahkan, dalam membantu para pelaku usaha coffee shop dan petani dalam mendirikan koperasi, KemenKopUKM menyediakan layanan khusus melalui Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM yang ada di Sumbar.

“Di sana para pelaku usaha bisa mendapatkan pendampingan dan bimbingan sampai koperasi berhasil didirikan. Juga akan dibantu dalam mengakses pembiayaan ke lembaga keuangan. Terkait redesain PLUT KUMKM, kami juga berharap bisa membantu terwujudnya koperasi modern,” ucap Azizah.

Sementara Sekda Sumbar Hansastri menambahkan, kopi di Sumbar memang menjadi salah satu yang istimewa. Hal ini terlihat dari banyaknya bermunculan coffee shop yang ada di Sumbar, khusunya di Padang. Diakuinya, minum kopi saat ini sudah menjadi semacam gaya hidup terutama di kalangan generasi muda.

“Produksi kopi di Sumbar ini sebanyak 2.775 ton untuk kopi robusta dengan luas lahan sekitar 18.000 hektare. Total produksi pada tahun 2021 sebanyak 11.278 ton. Di mana jumlah tersebut mampu memenuhi kebutuhan lokal dan nasional, serta ekspor perusahaan kopi. Namun memang kebanyakan dalam bentuk perorangan,” katanya.

Untuk itu, Hansastri mendukung pengembangan industri kopi melalui koperasi. Pemprov juga telah mengusulkan ke KemenKopUKM, koperasi potensial yang siap diakselerasi agar bisa menjadi koperasi modern melalui kemitraan. “Khususnya untuk produk ekspor, pendekatan adopsi teknologi informasi digital ke koperasi,” katanya.(Jef)

MenKopUKM Ajak Harley Davidson Club Indonesia Kontribusi Dongkrak Ekonomi UMKM

Bukittinggi – Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengajak komunitas salah satunya Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) untuk turut serta berkontribusi mendongkrak perekonomian khususnya sektor UMKM sebagai tulang punggung kebangkitan ekonomi pascapandemi.

MenKopUKM Teten Masduki saat memberikan sambutan Sumatera Bike Week HDCI 2022 di Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (1/7) malam, menekankan pentingnya komunitas termasuk HDCI untuk bersama-sama mendukung pertumbuhan UMKM, terutama pascapandemi dalam upaya pemulihan ekonomi nasional saat ini.

Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) menjadi salah satu komunitas atau club yang diajak MenKopUKM untuk berkontribusi dan mendukung pertumbuhan UMKM. Hal itu bisa dilakukan melalui penyelenggaraan event Sumatra Bike Week HDCI 2022 di Bukittinggi pada 30 Juni-3 Juli 2022. Tercatat sehari pertama penyelenggaraan acara tersebut mencatatkan transaksi yang beredar di Bukittinggi mencapai Rp34 miliar.

“Event HDCI ini mampu mendongkrak ekonomi daerah Bukittinggi. Mulai dari kulinernya hingga sektor pariwisata maupun hospitality yang melibatkan UMKM di Bukittinggi hingga masyarakat merasakan manfaatnya secara langsung,” ucap Menteri Teten

Dalam acara tersebut juga hadir Ketum HDCI periode 2016-2021 Nanan Soekarna, Ketua Umum HDCI Irjen Pol Teddy Minahasa, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Walikota Bukittinggi Erwan Safar, dan ribuan anggota HDCI.

Menurutnya, penting untuk menggandeng semua pihak dalam meningkatkan pendapatan UMKM. “Saya senang, HDCI punya komitmen menjadi sahabat UMKM. Saya ingin terus menggaet komunitas seperti HDCI untuk menggerakkan ekonomi UMKM, karena daya belinya tinggi. Tak cuma hotel yang diborong, kuliner oleh-olehnya juga pasti akan dicari,” kata MenKopUKM.

Ia mengatakan, HDCI memiliki lebih dari 3.000 anggota yang masing-masing memiliki motor Harley Davidson. Hal ini menurut Menteri Teten, potensial membuka peluang bagi UMKM di sektor otomotif. Mulai dari onderdil custom motor, merchandise, hingga produk apparel terkait HDCI.

“UMKM ini sedang tumbuh, terutama UMKM di industri motor custom bahkan sudah ada yang diekspor ke luar negeri. Kami ingin menjadikan UMKM otomotif ini masuk rantai pasok dalam mendorong UMKM ke basis inovasi untuk industri otomotif. Sehingga ini menjadi momentum yang tepat dengan menggandeng HDCI untuk mengembangkan sektor UMKM otomotif,” kata Menteri Teten.

Ia berharap, kerja sama dengan komunitas HDCI melalui penyelenggaraan event besar, bisa mempercepat ekonomi dan UMKM naik kelas. Mengingat saat ini ekonomi Indonesia pascapandemi mulai membaik dengan pertumbuhan ekonomi mulai kembali ke kisaran 5 persen. Namun di saat yang bersamaan, juga mengalami inflasi yang tinggi mengakibatkan pertumbuhan ekonomi yang masih rendah karena melambungnya harga pangan dan energi yang terjadi di dunia.

Di kesempatan yang sama, Kapolda Sumatra Barat sekaligus Ketua HDCI Irjen Pol Teddy Minahasa mengatakan, klub motor yang berdiri sejak tahun 1990 ini sukses mendatangkan 4.000 bikers dari dalam dan luar negeri untuk berkumpul di Bukittinggi.

“Saya turut gembira kehadiran kami mampu mendorong kegiatan ekonomi. Namun ini bukan kali pertama yang kami lakukan. Sebelumnya pada akhir 2021, HDCI telah mempelopori kegiatan Indo Rally yang dipusatkan di Bali. Ada sekitar 1.500 biker dan keluarga hadir yang hadir di sana. HDCI mempelopori bangkitnya pariwisata dan perekonomian nasional. _We will never ride alone_,” ucapnya.

Sementara, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menegaskan, Sumbar memiliki potensi mulai dari keragaman kearifan lokal, kuliner yang luar biasa, serta destinasi pariwisata yang indah. Potensi ini katanya, akan terus diperkenalkan dengan melibatkan peran masyarakat, kelompok masyarakat, komunitas, maupun klub-klub di kalangan masyarakat.

Di Sumbar kata Mahyeldi, ada sekitar 600 ribu UMKM. Jika 1 UMKM itu terdiri dari 1 keluarga maka akan ada 3 juta masyarakat yang bergerak di kalangan UMKM. “Tahun 2023 kami menargetkan kunjungan Sumbar Visit Beautiful West Sumatera 2023. Kami berupaya mempersiapkan masyarakat untuk menerima tamu yang hadir dan berkunjung ke Sumbar. Kami berkomitmen membangkitkan ekonomi, serta pariwisata dan ekonomi kreatif di Sumbar,” ucapnya.

Walikota Bukittinggi Erwan Safar menambahkan, kekuatan HDCI telah menambah nilai tambah terutama bagi sektor pariwisata di Bukittinggi.

“Setidaknya sebanyak Rp34 miliar transaksi yang beredar dari penyelenggaraan HDCI ini. Kami berharap sektor pariwisata ini bisa bangkit pascapandemi, salah satunya dengan diadakan event HDCI. Acara terbesar pertama yang diselenggarakan pascapandemi COVID-19 di Bukittinggi,” katanya.(Jef)

BNI Beri Penjelasan Soal Hoaks Kredit Tanpa Jaminan

Jakarta:(Globalnews.id)-PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (kode saham: BBNI) memberikan penjelasan terkait Hoax penyaluran kredit tanpa agunan.

Corporate Secretary BNI Mucharom menyampaikan bahwa BNI adalah perusahaan milik pemerintah yang menjalankan bisnis di dalam koridor dan pengawasan pemerintah sekaligus Otoritas Jasa Keuangan. 

Penyaluran kredit ke pihak mana pun pasti melewati proses legal termasuk persyaratan agunan yang sesuai dengan nilai fasilitas pinjaman. 

Audit internal dan eksternal BNI terus berjalan secara reguler untuk terus memastikan berbagai tindak fraud yang dapat merugikan perusahaan sebagai penjaga aset negara.

Terkait debitur BNI asal Sumatra Selatan yang disebut-sebut dengan inisial BG telah bermitra sejak 2017, pemberian kredit sudah dipastikan memiliki jaminan agunan dan sesuai dengan ketentuan. Bahkan fasilitas kredit debitur tersebut dalam kondisi lancar.

“Kami dapat pastikan semua proses legal dalam penyaluran kredit kami sesuai dengan koridor yang berlaku. Kami harap tidak ada lagi pihak manapun yang sengaja mengumbar hoaks yang membuat masyarakat resah demi mencari keuntungan semata,” sebutnya.

Terkait Batu Bara, Mucharom melanjutkan penyaluran kredit yang dilakukan oleh BNI dilakukan secara konservatif dengan memperhatikan semua ketentuan dari kementerian & lembaga berwenang.  

Kredit pertambangan rupiah dan mata uang asing BNI termasuk per kuartal pertama 2022 hanya 3,23% dari total kredit BNI. 

Langkah penyaluran kredit pertambangan pun diikuti dengan komitmen green banking yang mana kredit kami untuk sektor energi baru dan terbarukan telah mencapai Rp10,3 triliun. 

“Kami juga telah menyalurkan pembiayaan untuk penanganan polusi mencapai Rp6,8 triliun, serta segmen pengelolaan air dan air limbah senilai Rp23,3 triliun,” imbuhnya.(Jef)

Unand Siap Cetak 100 Ribu Pelaku Usaha Dukung Penciptaan Sejuta Wirausaha Mapan

Padang:(Globalnews.id)– Universitas Andalas (Unand) menyatakan siap untuk mencetak 100.000 pelaku usaha baru dari generasi muda atau kaum milenial di lingkungan kampus untuk mendukung program penciptaan sejuta wirausaha mapan yang terus digenjot Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) tahun ini.

“Saya dengar di Universitas Andalas, mata kuliah kewirausahaan merupakan mata kuliah wajib yang harus diambil setiap mahasiswa, ini adalah sebuah terobosan yang baik,” kata Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki dalam memberikan Kuliah Umum & Diskusi Interaktif Kewirausahaan di Kampus Universitas Andalas, Padang, Sumbar, Jumat (1/7).

Target sejuta Wirausahawan Mapan merupakan langkah dalam rangka memenuhi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional, yang bertujuan untuk menumbuhkembangkan wirausaha yang berorientasi pada nilai tambah dan mampu memanfaatkan teknologi.

Salah satunya wirausaha muda di Universitas Andalas (Unand). Kampus Negeri asal Padang, Sumatra Barat (Sumbar) ini menargetkan siap menyumbang 100.000 wirausaha muda dalam program sejuta Wirausaha Mapan baru tahun ini.

Dalam kuliah umum tersebut, sekaligus dilakukan Peluncuran Program Kerja Sama KemenKopUKM dengan Universitas Andalas, terkait program Peningkatan Kapasitas Startup, serta Mini Expo Produk Universitas Andalas.

Kegiatan ini juga dihadiri Deputi Bidang Kewirausahaan KemenKopUKM Siti Azizah, Anggota DPR RI Nevi Zuairina, Wakil Rektor I Mansyurdin, Ketua Senat Akademik Universitas Andalas Syafrizal, dan Kadiskopukm Provinsi Sumbar Nazwir.

Menteri Teten menyebut, Universitas Andalas menyediakan _seed funding_ kompetitif sebesar Rp10 juta untuk setiap start-up mahasiswa. Yang saat ini sudah menghasilkan 300 mahasiswa wirausaha dalam 2 tahun terakhir. Universitas Andalas juga membina 350 UMKM super mikro (kerja sama Kemensos), 87 BUMDesa (kerja sama BRI), 51 Start Up Teknologi, dan 30 UMKM Agroindustri (kerja sama Badan Sawit).

“Saya keliling kampus dalam rangka mencari 1 juta wirausaha mapan baru. Karena pemerintah ingin melahirkan The Future SME berbasis pendidikan dan teknologi tinggi. Ke depan, persaingan kita di level global dimenangkan oleh yang punya inovasi. Di mana kekuatannya ada di SDM-nya. Dan Unand siap menyumbang 100.000 wirausaha,” ucap MenKopUKM.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Teten juga bertanya kepada para mahasiswa terkait siapa saja yang ingin jadi pengusaha. Mayoritas mahasiswa yang hadir di acara tersebut mengangkat tangan. Kenyataan tersebut menurutnya, sesuai dengan laporan Penelitian Asia Pacific Young Entrepreneurs Survey 2021, yang menunjukkan sebanyak 72 persen generasi Z dan milenial bercita-cita menjadi wirausaha.

“Tiap tahun ada sekitar 1 juta sarjana baru. Dari jumlah itu, paling hanya 1 persen ekonomi kita atau sekitar 400.000 yang bisa menyerap tenaga kerja. Sisanya dari mana? Tentunya pilihan yang baik adalah dengan menjadi wirausaha. Mulai hari ini kita harus ubah pola pikir, kurikulum kampus jangan lagi mencetak sekadar sarjana mencari kerja. Justru mencetak wirausaha menciptakan lapangan kerja,” kata Teten.

Sementara, terkait naik turunnya perkembangan industri startup anak muda, menurut Menteri Teten, merupakan hal yang biasa dalam bisnis. “Startup ini suatu ide bisnis, bisa tumbuh tapi ada yang mati. Dari 10 telur misalanya ada yang menetas itu sudah biasa. Begitu juga yang terjadi di Silicon Valley,” kata MenKopUKM.

Untuk itu sambungnya, KemenKopUKM terus menggandeng berbagai universitas yang ada di Indonesia. Kerja sama penting dalam mengembang kewirausahaan yang terkoneksi langsung dengan riset perguruan tinggi. Bahkan di Kemendikbud ada program _matching fund_, di mana hasil riset mahasiswa atau produk dari startup muda bisa dikomersialisasikan. Dengan begitu, Menteri Teten optimistis, bahwa target sejuta Wirausaha Mapan tahun ini bisa terwujud.

Saat ini, rasio kewirausahaan di Indonesia baru mencapai 3,18 persen yang masuk kategori Wirausaha Mapan. Angka ini rendah jika dibandingkan dengan Singapura yang mencapai 8,6 persen, Malaysia 4,74 persen, Singapura sudah 8,76 persen, dan Thailand mencapai 4,26 persen.

Sementara untuk menjadi negara maju, minimal 4 persen dari total populasi penduduknya adalah wirausaha. Dan rata-rata di negara maju, sudah mencapai 10-14 persen. “Target kami pada 2024 rasio kewirausahaan di Indonesia mencapai 3,95 persen,” katanya.

Wakil Rektor I Unand Mansyurdin menyambut baik kerja sama KemenKopUKM dan Universitas Andalas. Pihaknya juga mendukung penuh agar target kewirausahaan hingga 3,95 persen terpenuhi. Lebih lanjut ia menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk melahirkan wirausaha yang mandiri dari lingkungan kampus.

“Kami juga berharap, tahun ini program kewirausahaan melalui proses inkubasi akan ditingkatkan dengan proses perizinan usaha yang akan dibantu. Kuliah umum dari MenKopUKM ini bagai siraman ke tumbuhan yang kering kepada calon-calon pengusaha, sehingga ke depan makin tumbuh dan berkembang,” kata Mansyurdin.(Jef)

Penjurian Anugerah Jurnalistik Mohammad Husni Thamrin 2022 Selesai

JAKARTA-(GLOBALNEWS.ID)-Penjurian Anugerah Jurnalistik Mohammad Husni Thamrin 2022 telah selesai dilakukan. Nama-nama pemenang akan diumumkan 12 Agustus 2022 mendatang.

“Jumlah keseluruhan materi lomba yang kita terima lebih banyak dibanding tahun lalu. Secara kualitas juga meningkat,” ujar Irmanto, wakil ketua bidang organisasi PWI Jaya yang menjadi ketua dewan juri MHT Awards ke-48 tahun 2022 ini.

Anugerah Jurnalistik MH Thamrin adalah kegiatan tahunan PWI Jaya dengan Diskominfotik Pemprov DKI Jakarta, merepresentasikan dinamika pembangunan ibu kota. Untuk MHT Awards ke-48 tahun 2022 ini, tetap ada 7 kategori karya jurnalistik yang dilombakan. Karya-karya tersebut dipublikasikan di media cetak, elektronik dan online dalam kurun waktu antara 1 Juni 2021 hingga 31 Mei 2022.

Dari rekapitulasi materi pada MHT Awards 48-2022 ini kategori teks, atau news, masih mendominasi.

“Untuk kepastian acara penganugerahannya, kami masih menunggu kepastian dari teman-teman Diskominfotik Pemprov DKI Jakarta,” ujar Ketua PWI Jaya Sayid Iskandarsyah seusai rapat panpel MHT Awards ke-48 tahun 2022, Jumat (1/7/2022) sore.

“Tentu saja kiita mengharapkan bisa dilaksanakan di Balai Agung, sekaligus mengembalikan tradisi penyerahan MHT Awards di malam hari,” kata Sayid, di Markas PWI Jaya, lantai 9 Gedung Prasada Sasana Karya, Jakpus.

Sayid mengingatkan jika mulai MHT Awards 48-2022 ini penghargaan akan diberikan kepada 3 orang di masing-masing kategori. Yakni, seorang pemenang dan 2 nominee. Yakni, kategori teks, kategori foto, kategori video TV terrestrial, kategori video TV streaming, kategori radio, kategori infografis, dan kategori tajuk rencana.

Ketua Panitia MHT Awards 48-2022 Dr.Budi Nugraha menjelaskan rencana silaturahmi kepada keluarga almarhum Mohammad Husni Thamrin. “InsyaAllah akan kita realisasikan bulan Juli ini. Kami juga akan koordinasi dengan teman-teman di Diskominfotik,” ujarnya.

Budi Nugraha mengurai terima kasihnya kepada para mitra kerja yang telah menyatakan komitmennya mendukung gelaran anugerah jurnalistik bergengsi ini. Sejauh ini panpel telah mendapatkan dukungan dari Agi Sugiyanto melalui PT Media Musik Proaktif, PT Krakatau Steel, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT.Djarun Foundation, PT.Astra Agro Lestari, Tbk, Bakrie Amanah, Bank DKI, BRI, Indofood Sukses Makmur (ISM), dan Jiexpo Kemayoran, penyelenggaara Jakarta Fair.

“Kami masih menunggu konfirmasi dari mitra usaha lainnya,” jelas Budi.

Di samping akan melakukan kunjungan ke kediaman keluarga almarhum Mohammad Husni Thamrin, panpel MHT Awards 48-2022 masih memiliki dua kegiatan pendukung.

“Road to MHT Awards 2022” yang segera dilakukan adalah seminar dan pameran foro terkait Jakarta. Dua kegiatan ini akan dilangsungkan di ruang serba guna Diskominfotik Pemprov DKI Jakarta.

Sebelumnya, telah diselenggarakan kuliah umum jurnalisme bertema “Robot Jurnalism”, yang menghadirkan nara sumber Wakil Ketua PWI Jaya Bidang Antarlembaga Amy Atmanto. Acara ini digelar di Studio Kampus Universitas Mercu Buana Jakarta Barat.

Juga seminar nasional yang diselenggarakan dengan kerja sama Universitas Mercu Buana, “Pemanfaatan Media Digital untuk Kegiatan Belajar Mengajar Interaktif”. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 800 peserta, mayoritas guru dari seluruh tanah air, menghadirkan narsum Dr Algooth Putranto, MIkom, dan Romi Syahril,S.Sos,MM,MIKom.(Jef)

Dicurhati Petani, Menteri Teten Siap Dukung Pembangunan Pabrik Olahan Kelapa Sawit

Padang:(Globalnews.id)– Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mendukung berdirinya pabrik pengolahan kelapa sawit menjadi CPO (Crude Palm Oil), minyak goreng hingga minyak makan merah oleh koperasi petani sawit di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, terlebih setelah mendengarkan langsung curahan hati para petani sawit.

”Saya harapkan jika pabrik ini terbangun maka kita akan lebih mampu menjaga suplai minyak goreng di masyarakat,” kata Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki saat berdiskusi dengan para pengurus KUD Tiku V Jorong serta para petani sawit di Kabupaten Agam, Padang, Sumbar, Kamis (30/6).

Menteri Teten pada kesempatan itu sempat dicurhati para petani sawit.

Salah satu petani sawit yang juga anggota KUD Tiku V Jorong misalnya mengeluhkan, harga minyak kelapa sawit yang turun drastis setelah dibukanya kembali keran ekspor. Sehingga hal tersebut menggerus pendapatan para petani kelapa sawit.

“Pak Menteri, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit masih anjlok. Kami mohon dukungannya supaya pabrik segera dibangun, sehingga kelapa sawitnya bisa kita olah menjadi minyak goreng. Kami ingin ada aktivitas lanjutan dari turunnya harga TBS yang menekan pendapatan. Kami juga minta agar ada bantuan pembiayaan ke petani lewat koperasi,” kata petani sawit.

Menjawab hal itu, Menteri Teten Masduki mengatakan, pembangunan pabrik pengolahan kelapa sawit oleh koperasi ini sangat penting. Termasuk bagi Koperasi Unit Desa (KUD) Tiku V Jorong.

“Supaya petani tak lagi bergantung kepada pabrikan industri besar, dan petani mampu memproduksi sendiri,” katanya.

Menteri Teten mengatakan, jika salah satunya, KUD Tiku V Jorong mampu membangun pabrik pengolahan kelapa sawit, suplai minyak makan di kalangan masyarakat akan terjaga. Mengingat kemarin sempat terjadi kelangkaan hingga melambungnya harga minyak.

Ia mengungkapkan, saat ini KemenKopUKM sedang menginisiasi pilot project program Hilirisasi Produk Sawit Rakyat melalui inovasi minyak makan merah, sebagai functional product (food dan non food) melalui koperasi. dalam program itu digunakan teknologi produksi sederhana untuk mengolah CPO, hingga dapat menghasilkan produk akhir berupa minyak makan merah yang lebih sehat dari minyak goreng komersil karena mempertahankan fitonutrien-nya (Vit A, Vit E dan Squalene).

“Bahkan dapat mengatasi gizi buruk atau stunting pada anak, serta produk sampingannya dapat dikembangkan menjadi bahan baku kosmetik dan sabun,” katanya.

Untuk itu MenKopUKM mengatakan, strategi yang dilakukan yaitu pendampingan kelembagaan koperasi. “Selain itu perluasan akses pembiayaan untuk koperasi melalui LPDB-KUMKM sebagai modal kerja berkolaborasi dengan BPD-PKS, untuk modal investasi dan BRI dengan skema KUR Klaster bagi kelompok petani,” katanya.

Kemudian bersama Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Kota Medan, telah dilaksanakan pilot plant teknologi minyak makan merah (yang didemokan pada 9 Juni 2022). Pengembangan SNI produk baru Minyak Makan Merah oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN), serta piloting pengembangan minyak makan merah oleh koperasi di 6 provinsi (Sumut, Riau, Jambi, Kalteng, Kalsel, dan Kalbar).

“Adanya inovasi minyak makan merah ini akan mewujudkan kemandirian sawit rakyat melalui hilirisasi produksi sawit dari TBS ke CPO, dan dari CPO ke minyak makan merah oleh koperasi untuk meningkatkan nilai tambah petani sawit,” kata Menteri Teten.

Ia berharap, inisiasi ini dapat berjalan dengan baik, karena tahapan diawali dengan adanya inovasi, kemudian terbangunnya kolaborasi, yang selanjutnya ada akselerasi dari berbagai pihak, sehingga dapat memberikan hasil sesuai yang diharapkan bersama.

“Maka dari itu saya mengajak KUD Tiku V Jorong untuk mengolah kelapa sawit jadi CPO dan minyak makan merah secara mandiri. Saya sudah bicara dengan Pak Mentan (Syahrul Yasin Limpo) agar juga bisa menyediakan bibit tanaman bersertifikat, sehingga produk yang dihasilkan berkualitas. Ada teknologinya di Medan bagaimana kelapa sawit CPO ini menjadi minyak makan merah,” kata Menteri Teten.

Indonesia merupakan negara produsen terbesar minyak sawit dunia, yang total produksi sawitnya menembus 50 juta ton per tahun.

Namun dari data (BPS Statistik Kelapa Sawit, 2020 sebanyak 14,59 juta hektare total luas perkebunan sawit di Indonesia, hanya sekitar 6,04 juta hektare atau 41 persen dikelola oleh petani swadaya dan 35 persen di antaranya adalah hasil dari sawit rakyat. Namun, hilirisasi kelapa sawit oleh rakyat belum optimal.

Diketahui, dengan total produksi sawit Indonesia menembus 50 juta ton per tahun, maka Indonesia menjadi negara produsen terbesar minyak sawit dunia. Namun demikian, tingkat produktivitas rata-rata per tahun baru mencapai 2,30 persen, masih rendah dibandingkan negara tetangga Malaysia, sudah mencapai 6,49 persen per tahun dan Thailand sebesar 29,17 persen per tahun, dengan kualitas bibit tanaman bersertifikat.

Pengurus KUD Tiku V Jorong Darwan yang mewakili Ketua KUD Tiku V Jorong AM Datuak Bandaharo mengatakan, saat ini KUD mengelola sekitar 3.000 ha lahan pertanian kelapa sawit. Dengan 3.700 anggota petani, KUD memiliki aset sekitar Rp142 miliar dan telah berusia 30 tahun.

“Dana yang sudah kita dibagikan ke peserta KUD sebanyak Rp136 miliar, dengan masing-masing peserta hasil mendapat Rp221 juta per keluarga,” katanya.

Dalam mengatasi terjadinya penurunan harga sawit, KUD Tiku V Jorong mencari cara agar kelapa sawit bisa tetap terjual dengan harga wajar di pasaran. “Saat ini kami memiliki harapan untuk membangun sebuah pabrik pengolahan kelapa sawit menjadi minyak goreng, agar CPO tidak terlalu banyak ekspor dan kami bisa mengolahnya sendiri. Mulai dari lahan seluas 16,5 ha, kelengkapan dokumen hingga izin pendirian pabrik sudah kami siapkan. Kami mohon dukungannya kepada KemenKopUKM,” ucapnya.

Hadir pula dalam kunjungan tersebut, Bupati Agam Andri Warman, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumbar Nazwir, Ketua DPRD Agam Novi Irwan, Deputi Bidang Kewirausahaan KemenKopUKM Siti Azizah, Kadis Perindagkop Agam Dedi Azwar, dan Pengurus KUD Tiku V Jorong yang mewakili Ketua KUD AM Datuak Bandaharo, Darman.(Jef)

Kalbe Terima Fasilitas Pinjaman Rp1 Triliun dari BNI

Jakarta:(Globalnews.id)-PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) dan Bank BNI melakukan sinergi dalam pengembangan bisnis dan rencana strategi perusahaan. Kalbe menerima fasilitas pinjaman dari Bank BNI senilai Rp 1 triliun yang nantinya dapat dipakai untuk ekspansi usaha, termasuk penambahan belanja modal ataupun corporate action lainnya.  

Pemberian fasilitas kredit ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kredit antara Pemimpin Divisi Corporate Banking 1 I Made Sukajaya dengan Presiden Direktur Kalbe Farma Vidjongtius, disaksikan langsung oleh Direktur Corporate Banking BNI Silvano Rumantir dan Direktur Keuangan Kalbe Farma Bernadus Karmin Winata di Menara BNI, Rabu (29/6/2022). 

“Kami berterima kasih atas dukungan BNI atas pemberian fasilitas kredit ini, yang nantinya dapat digunakan untuk ekspansi usaha, termasuk penambahan belanja modal ataupun corporate action lainnya. 

Perolehan fasilitas kredit tersebut akan menunjang secara langsung pengembangan usaha perusahaan dari waktu ke waktu dalam rangka memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat Indonesia,” ujar Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk Vidjongtius. 

Industri farmasi merupakan salah satu industri yang cukup resilient dalam menghadapi dampak negatif pandemi Covid-19.  Industri ini pun mampu terus menumbuhkan bisnisnya dalam mendukung akselerasi pemulihan perekonomian nasional serta menyediakan obat-obatan, produk kesehatan dan nutrisi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.  

Tahun 2021 nilai penjualan Kalbe Farma mencapai Rp 26 triliun. Pada kuartal I 2022, penjualan Perusahaan mencapai Rp 7 triliun atau tumbuh 16% dibandingkan kuartal I 2021 dimana penjualan mencapai Rp 6 triliun.  

Direktur Corporate Banking BNI Silvano Rumantir mengatakan bahwa ini merupakan momentum yang sangat baik bagi BNI untuk dapat memperdalam hubungan kerjasama dengan Kalbe Farma yang merupakan salah satu pemain terbesar di industri farmasi di Indonesia. 

Pemberian fasilitas kredit ini merupakan salah satu bentuk komitmen BNI sebagai perbankan nasional untuk turut mendukung perkembangan bisnis sektor prioritas, termasuk industri kesehatan serta farmasi.

Menurut Silvano, tren pemulihan kinerja ekonomi semakin kuat di pertengahan tahun ini. Pelaku industri perbankan terus membuka celah-celah pertumbuhan kinerja fungsi intermediasi untuk menambah daya ungkit pemulihan ekonomi. 

Sebagai Bank BUMN yang fokus pada penyaluran kredit di segmen korporasi, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (kode saham: BBNI) saat ini aktif bertransformasi dan fokus melakukan penyaluran kredit ke top tier company di Indonesia.

Sektor kesehatan, termasuk farmasi, merupakan salah satu sektor unggulan yang menjadi prioritas BNI dalam hal pengembangan bisnis dan penyaluran kredit. 
“Tentunya di luar kerja sama kredit ini, kami akan lebih banyak lagi mengeksplorasi potensi kolaborasi dengan Kalbe Farma.

Sebagai bank yang bertransformasi digital, tentunya banyak produk dan solusi digital yang mampu menjadi nilai tambah kami dalam meningkatkan sinergi kemitraan dengan Kalbe Farma,” katanya lagi.(Jef)

Bantu DJP, BNI Buka Kerjasama Peningkatan Layanan Nasabah

Jakarta:(Globalnews.id)-Peningkatan kualitas pelayanan perpajakan merupakan suatu hal yang krusial dalam membantu pemerintah mendorong pertumbuhan sekaligus kestabilan ekonomi nasional.

Kepemilikan pengelolaan sisten informasi yang andal menjadi salah satu upaya dari sebuah negara untuk mewujudkan penerimaan pajak yang lebih kuat.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (kode saham: BBNI) selaku agen pembangunan berupaya proaktif dalam mendukung program-program yang diamanatkan pemerintah kepada Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Terlebih, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, salah satunya mengamanatkan perbankan bekerjasama dalam meningkatkan pelayanan perpajakan.

Adapun, Kerjasama peningkatan pelayanan nasabah antara DJP dan BNI ditandatangani oleh Driektorat Jenderal Pajak dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk di Auditorium Cakti Buddhi Bhakti, Kantor Pusat DJP. Pada hari Selasa (28/6/2022). Hadir pula secara langsung Dirjen Pajak Suryo Utomo dan Dirut PT BNI Royke Tumilaar

Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Suryo Utomo menyampaikan kerja sama ini akan meliputi peningkatan layanan perbankan terkait perpajakan untuk mendukung layanan perbankan dan pelaksanaan tugas perpajakan.

“Kami mengapresiasi BNI yang proaktif ikut membantu pembaruan sistem inti administrasi perpajakan ini. Sistem Inti Administrasi Perpajakan [SIAP] tidak dapat berdiri sendiri dan membutuhkan dukungan dari sistem institusi lain. Tentunya kami meyakini langkah ini akan memberikan manfaat optimal bagi penerimaan negara,” sebut Suryo.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama BNI Royke Tumilaar menyampaikan perseroan memiliki komitmen dan visi yang sama untuk meningkatkan kualitas layanan kepada stakeholder dalam hal memanfaatkan teknologi dan informasi.

BNI berharap langkah ini dapat mendukung peningkatan kualitas layanan kepada wajib pajak, yang pada akhirnya juga diharapkan dapat mendukung penguatan basis layanan perpajakan demi meningkatkan penerimaan negara.

Royke pun meyakini bahwa kerjasama ini akan meningkatkan proses layanan BNI seperti, kemudahan pembayaran Pajak melalui jaringan mobile Agen46 laku pandai.

Sebagai penyedia jasa aplikasi perpajakan (PJAP), BNI juga memiliki layanan e-faktur, e-filling, e-billing dan juga ke depannya terkait pengembangan NPWP 16 digit serta pembayaran pajak multi-billing.

“Kami tentunya berterima-kasih kepada DJP yang memberikan BNI kesempatan untuk berkontribusi mewujudkan sistem perpajakan yang andal. Terlebih, kerja sama ini juga merupakan salah satu semangat kami di BNI untuk Go Digital,” katanya.

*Cabang Luar Negeri BNI*

Untuk implementasi Protokol Kesehatan pada masa Pandemi saat ini, Royke melanjutkan BNI aktif mendorong nasabah untuk menggunakan Internet Banking Corporate dalam transaksi keuangan khususnya setoran penerimaan pajak. Hal ini juga turut mendukung gerakan go green karena Bukti Penerimaan Negara dan Bukti Transaksi lainnya akan disampaikan kepada penyetor melalui email.

Berbagai kemudahan yang ditawarkan dalam layanan Internet Banking Corporate tidak hanya diberikan kepada Kementerian/Lembaga namun juga dapat digunakan oleh pihak swasta yang ingin merasakan kemudahan dalam melakukan setoran Penerimaan Negara melalui BNI.

”Diaspora dan pihak lainnya yang memiliki kewajiban perpajakan di Indonesia dapat memanfaatkan layanan dari Kantor Cabang Luar Negeri BNI yang terletak di Singapore, Hong Kong, Tokyo, Seoul, London dan New York. Layanan ini merupakan salah satu wujud dari misi memperkuat layanan internasional BNI untuk mendukung kebutuhan mitra bisnis global,” pungkasnya.(Jef)

KemenKopUKM Dukung Keberlanjutan Wirausaha Desa Pinogu Gorontalo

Gorontalo:(Globalnews.id) – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) mendukung keberlanjutan wirausaha Desa Pinogu Gorontalo melalui penyelanggaraan Workshop Pengembangan Bisnis Lokal Produk Unggulan Daerah yang diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi produk pertanian organik yang memiliki ceruk pasar yang tinggi.

Asisten Deputi Konsultasi Bisnis dan Pendampingan, Deputi Bidang Kewirausahaan, KemenKopUKM Destry Anna Sari mengatakan berbagai komoditas pertanian dan perkebunan organik dihasilkan oleh Desa Pinogu yang terletak di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo dan sudah saatnya ditangani dan dikelola oleh pemuda harapan bangsa untuk pulih dan bangkit dari pandemi.

“Saatnya pemuda desa memajukan desanya, setelah selesai belajar di kota kembali ke desa. Desa adalah contoh kemandirian pangan yang diharapkan oleh pemerintah agar negara kita tidak bergantung dengan impor yang pada akhirnya bisa tercipta kemandirian pangan nasional,” kata Destry Anna Sari di Hotel Magna, Gorontalo, Rabu (29/6).

Lebih lanjut, Destry mengatakan Indonesia dengan bonus demografi yaitu populasi anak muda mencapai 64,69 persen dari total penduduk di Indonesia. Mereka umumnya adalah anak-anak muda yang teredukasi baik soal digitalisasi dan jiwa kewirausahaan sehingga menjadi peluang bagi lahirnya wirausaha muda, inovatif, dan menciptakan lapangan kerja.

Desa Pinogu dikatakan memiliki potensi ekowisata yang menarik, dikelilingi oleh hutan konservasi dengan akses menuju desa yang ekstrim memberikan pengalaman tersendiri bagi masyarakat perkotaan yang ingin berkunjung ke Desa Pinogu.

“Potensi yang luar biasa dan konsep _back nature_ ditambah peran aktif pemerintah, Desa Pinogu diharapkan menambah semangat dan daya juang segenap warga masyarakat,” ujar Sekretaris Daerah Bone Bolango Ishak Ntoma.

Pada workshop kali ini, Founder Amati Indonesia Viringga Prasetyaji juga terus mendampingi warga Desa Pinogu dengan mengaktivasi pemuda, baik pemuda desa maupun para mahasiswa melalui program Kampus Merdeka. Hal ini untuk mendorong dan memaksimalkan potensi pertanian dan perkebunan organik yang bernilai tinggi dan potensi pasar yang besar.

“Saat ini masyarakat Indonesia maupun luar negeri mencari produk-produk organik dan sehat, tren saat ini adalah _back to nature_, konsumen mulai memikirkan kualitas produk yang dikonsumsi bagi tubuh,” ujar Viringga.

Agar kegiatan ini dapat berkelanjutan, KemenKopUKM juga melibatkan pemuda daerah yang tergabung dalam Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) Provinsi Gorontalo untuk mengaktifasi pemuda Desa Pinogu.

Selain itu, kisah sukses dari wirausaha muda agregator pertanian yang telah berhasil mengekspor rempah-rempah mencapai Rp62 miliar juga ditampilkan. Langkah ini diharapkan bisa memberikan inspirasi dan semangat bagi pemuda untuk menjadi penggerak, marketer, dan penghubung petani agar memenuhi standar yang diinginkan pasar, baik nasional maupun global.(Jef)

KemenKopUKM Tetapkan Status KSP Indosurya Sebagai Koperasi dalam Pengawasan Khusus

Jakarta:(Globalnews.id)– Kementerian Koperasi dan UKM akan menetapkan KSP Indosurya dalam status Koperasi Dalam Pengawasan Khusus menyusul belum tuntasnya proses pembayaran kewajiban terhadap anggota serta proses hukum yang masih berjalan.

Penetapan status tersebut untuk memastikan segala aktivitas yang dilakukan KSP Indosurya dalam pengawasan KemenKopUKM.

“Setelah ditetapkan sebagai Koperasi Dalam Pengawasan Khusus maka KSP Indosurya harus melaporkan segala tindakan yang akan dilakukan oleh koperasi dan harus mendapat persetujuan dari Kementerian Koperasi dan UKM. Dengan demikian, apapun yang dilakukan oleh Pengurus dapat dipantau dan dikawal oleh Kementerian, untuk menjamin tidak ada tindakan-tindakan Pengurus yang dapat merugikan anggota,” kata Deputi Bidang Perkoperasian KemenKopUKM Ahmad Zabadi dalam keterangan pers, Rabu (29/06/2022).

Proses hukum kasus KSP Indosurya masih bergulir di Bareskrim Mabes Polri dengan dugaan tindak pidana penipuan, penggelapan, serta pencucian uang. Proses penegakan hukum dipastikan masih berjalan, walaupun para tersangka (HS dan JI) sudah dilepas dari Rutan Bareskrim karena masa tahanan 120 hari sudah habis. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan berkas perkara masih belum lengkap (P-18). JPU meminta Polisi melengkapi berkas perkara (P-19) agar kasus ini dapat segera diproses di pengadilan.

Zabadi mengatakan bebasnya HS dan JI dari tahanan, tidak serta merta menghilangkan sifat/dugaan pidana yang dilakukan HS dan JI, sebab mereka masih berstatus tersangka. Oleh karena itu, dilepaskannya HS dan JI tidak disertai dengan dikembalikannya atau dihentikannya penyitaan aset.

Dikemukakannya, KemenKopUKM melalui Deputi Bidang Perkoperasian dan Satgas Penanganan Koperasi Bermasalah berkepentingan agar proses penyelesaian kewajiban Indosurya membayarkan tahapan skema perdamaian PKPU kepada anggota dapat dilaksanakan.

“Melihat proses hukum yang masih belum rampung dan masih berjalan, kami mengharapkan jika aset yang disita penyidik dapat dibuka sehingga kami mengetahui atau setidaknya dapat memperkirakan nilai aset untuk pemenuhan kewajiban Indosurya kepada para anggotanya. Untuk mendukung hal tersebut, segera mungkin kami juga akan melakukan langkah-langkah konsultatif dengan beberapa pihak yang terkait,” kata Zabadi.

Pihak kepolisian dalam hal ini Kabareskrim dapat memberikan informasi kepada KemenKopUKM terkait aset yang telah disita dari HS, sehingga dapat digunakan sebagai Asset Based Resolution dalam pengembalian dana simpanan anggota sesuai putusan homologasi.

Satgas Penanganan Koperasi Bermasalah juga telah meminta agar KSP Indosurya segera melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dengan terlebih dahulu melakukan audit eksternal/Kantor Akuntan Publik.(Jef)