Menu
DORONG PERTUMBUHAN EKONOMI DI KALIMANTAN SELATAN, KEMENHUB LUNCURKAN KAPAL PERINTIS KM SABUK NUSANTARA 111 - Kominfo: Perlu Sistem Monitoring Isu Publik Yang Terintegrasi - MenKopUKM Sambut Penyelenggaraan Banyuwangi Muslim Fashion Festival 2021 Jadi Lokomotif Fesyen Muslim Dunia - MenKopUKM: Kerajinan Batu dan Kayu Fosil Tulungagung Sukses Dilirik Pasar Global - Ini Dia, Aneka Langkah KemenKopUKM Perkuat Usaha Mikro di Tengah Pandemi - Dikenal Sebagai Destinasi Wisata Religi, KemenKopUKM Dorong Usaha Mikro Kota Pasuruan Masuk dalam Rantai Pasok - Tekan Impor, MenKopUKM Teten Masduki Luncurkan Cangkul Merah Putih Berlabel SNI - Bantu Kebangkitan Wisata Labuan Bajo, LPDB-KUMKM Gelar Vaksinasi - Harga Barang Turun 20-50 Persen : TUJUH TAHUN TOL LAUT LAYANI 32 TRAYEK, OPERASIONALKAN 32 KAPAL, SINGGAHI 114 PELABUHAN - Ciptakan Bisnis yang Sehat, MenKopUKM Harap Koperasi-koperasi Kecil Segera Merger

BNI Siap Sambut Natal dan Tahun Baru

Desember 18, 2017 | ekbis


JAKARTA: (Globalnews.id)- Menjelang Natal dan Tahun Baru, Bank Negara Indonesia ( BNI) menyediakan kebutuhan uang tunai buat masyarakat sebesar Rp 32,10  triliun atau meningkat 10 persen dari tahun lalu yang mencapai Rp 29,088 triliun.

Adapun kebutuhan uang cash ini  dibagi dua yakni kebutuhan internal mencapai Rp 22, 386 triliun sedangkan kebutuhan eksternal hanya Rp 9, 723 triliun.

“ Total kebutuhan uang tunai buat masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru 2019 sebesar Rp 32,10  triliun atau meningkat 10 persen dari tahun lalu yang mencapai Rp 29,088 triliun,” kata Direktur BNI Bob Yasika Ananta di Jakarta, Senin ( 18/12).

Dipaparkan, dari dana cash yang dibutuhkan masyarakat tersebut akan mengisi 

Dipaparkan, dari dana castersebut, kebutuhan untuk ATM mencapai Rp 17 triliun, untuk kebutuhan outlet Rp Rp 13, 88 triliun dan setor ke Bank Indonesia ( BI) sebesar Rp Rp 1,21 triliun.

Uang tunai tersebut paling banyak di distribusikan untuk ATM di Jabodetabek  sebesar  Rp 4,308 triliun  atau sekitar 25 persen dan luar Jabodetabek sebesar Rp 12,70  triliun. 

Sedangkan untuk outlet akan di distibusikan uang tunai ini sebesar Rp 13, 88 triliun dengan rincian untuk Jabodetabek sebesar Rp 2, 209 triliun atau sekitar 18 persen dan luar Jabodetabek mencapai  Rp 11,67  triliun. Serta setoran ke BI sebesar Rp 3,218 triliun dengan rincian untuk Jabodetabek sebesar Rp  29 miliar dan luar Jabodetabek sebesar Rp Rp 1, 18 triliun.

Sebenarnya tambah Bob,  peningkatan kebutuhan uang cash ini karena adanya penambahan outlet BNI dan agen bank sekitar 20 persen. Sementara penambahan uang cash ini hanya sekitar 20 persen.

“sebenarnya kebutuhan uang cash ini cenderung menurun karena adanya penggunaan uang non tunai. Selain itu juga karena adanya penambahan outlet BNI dan agen bank sekitar 20 persen. Sementara peningkatan uang cash hanya 10 persen,” tegasnya.

Dikatakan, bila melihat tahun lalu, dana cash menjelang Natal dan Tahun Baru yang terpakai 98 persen, dan diperkirakan tahun ini juga penggunaannya uang tunai ini mencapai 98 persen.

Layanan Kas

Bob juga menambahkan,  BNI selama Natal dan Tahun baru akan tetap beroperasi terbatas, norm Hanya pada tanggal 31 Desember yang libur.

Dijelaskan, untuk tanggal 23-24 Desember merupakan weekand banking. Tanggal 25-26 Desember operasional terbatas hanya 77 outlet. Pada tanggal 27-29 Desember operasional normal dan tanggal 30 Desember operasional terbatas  dengan 202 outlet.

Adapun layanan operasional terbatas yang diberikan antara lain, membuka rekening, setor tunai, tarik tunai, pembayaran BBM dan non BBM, pemindahan buku atau transfer BNI serta setoran penerimaan negara

Sedangkan ATM BNI tetap beroperasi 24 jam dengan 30 ribu ATM BNI. Serta ATM link antara bank himbara. ( jef)

Related For BNI Siap Sambut Natal dan Tahun Baru