Menu
Gandeng Ina Produk Indonesia, MenKopUKM Ingin Direktori Digital Perluas Pasar UMKM Tanah Air - Animo Berbisnis Tinggi, Aku Saudagar Muda 2021 Terima 2.510 Pendaftar - Sinergi LPDB-KUMKM dan Perbankan Percepat Rekonsiliasi Data Rekening Dana Bergulir Periode 2000-2007 - KemenKopUKM Temukan Koperasi Diduga Lakukan Praktik Pinjol Ilegal - Meski Merupakan Pelaku Mayoritas, Namun Kontribusi UMKM Terhadap Nilai Ekspor Masih Kecil - MenKopUKM: Sinergi Perkuat Daya Saing UMKM untuk Kembangkan Pasar Nasional dan Global - Sinergi KemenkopUKM dan Pemkab Gianyar Bangkitkan Usaha Mikro Sektor Pariwisata di Bali - GMF dan Angkasa Pura I Tandatangani Nota Kesepahaman Rencana Kerja Sama Pemanfaatan Lahan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar - Banking & Property Outlook 2022: Sektor Properti Jadi Andalan Pemulihan Ekonomi Pascapandemi - Jelang Sumpah Pemuda, Politikus Muda PPP Ingatkan Pemerintah Agar Serius Memperhatikan Keamanan Siber

BNI Syariah dan DSN MUI Sosialisasi Fatwa Terbaru

Maret 22, 2017 | ekbis
Direktur Utama BNI Syariah Imam Teguh Saptono (tengah) dan Wakil Ketua DSN-MUI Adiwarman Karim (sebelah kanan)

Direktur Utama BNI Syariah Imam Teguh Saptono (tengah) dan Wakil Ketua DSN-MUI Adiwarman Karim (sebelah kanan)

JAKARTA: (Globalnews.id) BNI Syariah bersama Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) menyelenggarakan acara  bertajuk Silaturahmi dan Sosialisasi Fatwa Terbaru.

Direktur Utama BNI Syariah Imam Teguh Saptono mengungkapkan, “Alhamdulillah, pertumbuhan market share perbankan syariah terus bergerak positif dimana pada Desember 2016 mampu melampaui trap5 persen.”

”Pencapaian ini tentu kerja keras seluruh stakeholders yang mendukung tumbuhnya market share perbankan syariah di Indonesia termasuk bergabungnya beberapa bank daerah yang memutuskan untuk berkonversi menjadi Bank Umum Syariah (BUS),” kata Imam di Jakarta, Selasa (21/3).

Dia berharap ke depan lebih banyak lagi BPD (Bank Pembangunan Daerah) – BPD yang memilih strategi ini, untuk menopang pertumbuhannya. Semakin besarnya tuntutan ummat atas jasa dan produk perbankan syariah.

Oleh karena itu, inovasi-inovasi untuk pengembangan kedepan adalah sebuah keniscayaan. Dia mengatakan, , dalam mendorong perkembangan industri syariah tersebut para pelaku keuangan syariah tentunya perlu mendapat dukungan stakeholders termasuk DSN-MUI selaku regulator pembuat fatwa.

Hadir pula pada acara tersebut Direktur Utama BNI Syariah Imam Teguh Saptono, Direktur Bisnis Konsumer BNI Syariah Kukuh Rahardjo, dan wakil ketua DSN MUI Adiwarman Karim.

Pada acara hari ini, juga mensosialisasikan empat (4) fatwa terkait perbankan syariah dan empat (4) fatwa non perbankan syariah diantaranya,

  1. Fatwa Terkait Perbankan Syariah
  2. 101/DSN-MUI/X/2016 tentang akad al-ijarah al-Maushufah di al-Dzimmahuntuk produk pembiayaan pemilikan rumah (PPR) inden
    b. 103/DSN-MUI/X/2016 tentang Novasi subyektif berdasarkan prinsip syariah
    c. 104/DSN-MUI/X/2016 tentang Subrogasi berdasarkan prinsip syariah
    d. 105/DSN-MUI/X/2016 tentang penjaminan pengembalian modal pembiayaan mudharabah, musyarakah, dan wakalah bil istitsmar

A.Fatwa Terkait Non Perbankan Syariah

  1. 106/DSN-MUI/X/2016 tentang wakaf manfaat asuransi dan manfaat investasi pada asuransi jiwa syariah
    b. 107/DSN-MUI/X/2016 tentang pedoman penyelenggaraan rumah sakit berdasarkan prinsip syariah
    c. 108/DSN-MUI/X/2016 tentang pedoman penyelenggaraan pariwisata berdasarkan prinsip syariah
    d. 109/DSN-MUI/X/2016 tentang pembiayaan likuiditas jangka pendek syariah

”Kami berharap dengan adanya fatwa-fatwa terbaru DSN MUI ini dapat membuat para pelaku keuangan syariah menjadi lebih terpacu dalam memberikan inovasi terbaru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.” ujar Imam. (jef)

 

Related For BNI Syariah dan DSN MUI Sosialisasi Fatwa Terbaru