Menu
MenkopUKM Ungkapkan 3 Strategi Utama Tingkatkan Ekspor UMKM - KemenkopUKM Gelar FGD Pengembangan Usaha Mikro di Kawasan Wisata Mandalika - Indahnya Keberagaman pada Festival Teluk Jailolo - Pelaku Kreatif Kuliner Bandung Inisiasi Wadah Koperasi untuk Permudah Pembiayaan - MenkopUKM: Berwirausaha Menjadi Pilihan Strategis bagi Kaum Milenial - MenkopUKM Dorong Kopkar RSCM Masuk ke Sektor Usaha Alat Kesehatan - Pemerintah Targetkan 30 Juta Pelaku UMKM Tergabung dalam Ekosistem Digital pada 2030 - Kanwil BRI Jakarta II Salurkan Sembako ke Anak Yatim dan Lansia di Desa Cidokom, Bogor - SeskemenkopUKM: Target Pembangunan Koperasi dan UMKM Tercapai Bila Program Pusat dan Daerah Selaras - MenkopUKM: UMKM Harus Bangun Produk Unggulan yang Khas dan Unik

Cegah Kecelakaan Kapal, KPLP Kemhub-Basarnas Tingkatkan Koordinasi

Februari 23, 2017 | news

basarnas

JAKARTA:(Globalnews.id)-Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemhub) terus meningkatkan koordinasi dengan Badan SAR Nasional (Basarnas) di seluruh Indonesia untuk pencegahan kecelakaan kapal dan percepatan saat terjadi musibah di laut.

Direktur KPLP Jonggung Sitorus mengungkapkan, pihaknya mengharuskan jajarannya untuk siap siaga dan terintegrasi dengan stasiun radio pantai (SROP).

“Selain itu kami juga berkoordinasi dengan terhubung langsung Basarnas di daerah-daerah,” kata Jonggung dalam Sarasehan HUT Basanas Tahun 2017 dengan Tema “Peran Basarnas dalam Upaya Pencegahan Kecelakaan Transportasi Laut” di Jakarta, Kamis (23/2/2017).

Jonggung mengungkapkan bahwa pihaknya telah memeroleh seluruh nomor kontak SAR di seluruh daerah di Indonesia.

Upaya lainnya yang dilakukan KPLP lanjut Jonggung, adalah dengan menerapkan quick respon untuk setiap kejadian di laut.

“Kami juga menginstrukaikan kepada seluruh nakhoda agar respon cepat jika terjadi kendala saat berlayar harus dilakukan, untuk keselamatan pelayaran,” tutur Jonggung.

Nakhoda lanjut dia, memiliko kewenangan penuh untuk menegakkan keselamatan dan keamanan, saat kapal akan berlayar hingga tiba di pelabuhan tujuan.

Namun sayangnya hingga kini masih ditemukan nakhoda yang bertugas sebatas pelaksana tugas ‘majikan’ atau pemilik kapal.

“Harusnya nakhoda bertanggungjawab penuh atas keselamatan pelayarannya,” kata Jonggung. (jef)

 

Related For Cegah Kecelakaan Kapal, KPLP Kemhub-Basarnas Tingkatkan Koordinasi