Menu
Ciptakan Bisnis yang Sehat, MenKopUKM Harap Koperasi-koperasi Kecil Segera Merger - Dukung TEI 2021, BNI Xpora Resmi Diluncurkan - Dongkrak Kinerja Ekspor, MenKopUKM Lepas Pengiriman Mangga Gresik ke Singapura - LABA BERSIH BTN PERIODE JANUARI- SEPTEMBER 2021 TUMBUH 35,32% MENJADI Rp 1,52 TRILIUN - Rakornas Indonesia Creative Cities Network (ICCN) 2021: Akselerasi Jejaring Kota/Kabupaten Kreatif Bangkit Lebih Kuat Pascapandemi - Batik Sampang Ikut Meriahkan APKASI Otonomi Expo 2021 - KemenKopUKM dan Mabes Polri Koordinasi Terkait Kasus Perizinan Usaha Makanan Beku - MenKopUKM Sebut Darussyifa Al-Fithroh Sukabumi Sebagai Prototype Ponpes Modern - Sinergitas Kominfo dan MUI Dorong Strategi dan Inovasi Pembelajaran Untuk Bangkit dari Pandemi - Kementerian Kominfo Dukung Digitalisasi UMKM di Majelis Taklim Muslimat NU

Kemenkeu Apresiasi BNI karena Patuh Bayar Pajak

Maret 14, 2018 | ekbis


JAKARTA:(Globalnews.id)- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) telah mendapatkan apresiasi dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia sebagai salah satu Wajib Pajak Badan yang membayarkan kewajiban pajak kepada negara secara patuh.

Penghargaan diberikan oleh Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati di Auditorium Gedung Dr.K.R.T Radjiman Wedyodiningrat, Jakarta, Selasa (13/3) kemarin dan diterima oleh Direktur Hubungan Kelembagaan dan Transaksional Perbankan BNI, Adi Sulistyowati.

Corporate Secretary BNI, Kiryanto saat dikonfirmasi Bhirawa, Selasa (13/3) kemarin mengungkapkan sepanjang tahun 2017, BNI menjadi bank persepsi yang menampung pembayaran pajak para wajib pajak. Ada 7,1 juta transaksi pembayaran pajak yang dilakukan melalui BNI dengan nilai pajak yang disetorkan sekitar Rp183 triliun.

“Penghargaan ini kami terima sebagai bentuk kehormatan bagi BNI yang telah melakukan pembayaran Pajak, baik sebagai Badan maupun BNI sebagai pemotong/pemungut pajak dari pihak ketiga,” jelasnya.

Data Ditjen Pajak menunjukkan bahwa pada tahun 2017, besarnya realisasi penerimaan pajak Kanwil DJP Wajib Pajak Besar mencapai Rp361,84 triliun. Di tahun 2018 ini, target penerimaan Kanwil DJP Wajib Pajak Besar adalah sebesar Rp432,37 triliun yang berarti tumbuh 19.54% dibanding realisasi tahun 2017.

Sedangkan pencapaian target penerimaan Kanwil DJP Wajib Pajak Besar tahun 2018 akan mendukung 30,33% target nasional, yaitu sebesar Rp1,424 triliun.(jef)

Related For Kemenkeu Apresiasi BNI karena Patuh Bayar Pajak