Menu
Dorong UMKM Naik Kelas dan Ciptakan Enterpreneur Produktif, Menteri Teten Luncurkan New PLUT - Menteri Teten Dorong Kopi Robusta Lombok Go Internasional Melalui Ajang MotoGP - KemenkopUKM Gelar Pelatihan Vocational Bagi Penyandang Disabilitas Di NTB - Laba BNI 2021 Naik 3 Kali Lipat - LPDB-KUMKM Siap Lakukan Pendampingan Koperasi Potensial - Lepas Lair Band Tur ke Enam Negara, MenKopUKM: Akar Budaya Indonesia Adalah Sumber Ekonomi Kreatif - MenKopUKM Teten Masduki Sambut Inisiatif Bill Gates dan Filantropis Dunia Dukung UMKM Indonesia - MenKopUKM Dorong Peternak Ayam Ciremai Group untuk Manfaatkan KUR Klaster Pertanian - Tim Satgas Penanganan Koperasi Bermasalah Audiensi dengan Kejagung RI - Menteri Teten: Kacang Koro Pedang Jadi Alternatif Atasi Ketergantungan Impor Kedelai

Kemenkop dan UKM Ingatkan Pelaku UMKM Tertib Administrasi Pembukuan

April 16, 2018 | koperasi dan ukm
YOGYAKARTA:(Globalnews.id)-  Kementerian Koperasi dan UKM mengingatkan para pelaku UMKM untuk tertib administrasi dan pembukuan agar semakin memiliki daya saing tinggi.
Pasalnya sampai saat ini masih banyak usaha mikro kecil yang belum melakukan pencatatan dan pembukuan secara tertib.
        Asisten Deputi pada Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Luhur  Pradjarto mengungkapkan hal itu di Yogyakarta, Senin (16/4),  “Akibatnya, dengan kemajuan teknologi, mereka semakin tertinggal bila tidak melakukannya, karena sekarang ini sudah banyak aplikasi laporan keuangan dan akuntansi,” kata Luhur.
       Menurut dia, kalau UMKM ingin naik kelas tidak hanya skala usahanya yang meningkat, maka harus juga didukung dengan tertib administrasinya. “Bagaimana UMKM mengetahui naik kelas kalau tidak pernah menghitung keuntungan dan mengetahui posisi keuangannya,” kata Luhur.
       Ia menambahkan, pencatatan pembukuan secara manual akan memudahkan bagi pelaku UMKM menghitung modalnya. Dengan dasar pembukuan sederhana secara manual, kata dia, akan lebih memudahkan bagi UMKM bila ingin menerapkan pembukuan secara komputerisasi mengingat sekarang sudah memasuki era teknologi canggih.
       Luhur juga menekankan kepada tenaga pendamping dan KKMB agar tidak hanya mengupayakan permodalan, tetapi hendaknya juga mendampingi UMKM untuk tertib pada pembukuan.
Selanjutnya mereka harus mengawal pemanfaatan permodalan UMKM hingga pemasarannya termasuk bersama pelaku saha mikro kecil yang didampingi melakukan inovasi produk.
“Dengan demikian UMKM bisa lebih berdayaguna dan pada akhirnya akan tangguh dan mandiri,” katanya.
       Ia berpendapat, banyak nilai positif apabila UMKM sudah terbiasa dengan teknologi, misalnya pemasaran produk dapat melalui e-commerce, mendisain produk dan memperluas jangkauan pemasaran.Kemenkop-UKM sendiri menyatakan tetap konsisten dalam upaya meningkatkan kualitas SDM Koperasi dan UMKM. Salah satunya dengan menggelar Bimbingan Teknis kepada Wirausaha Pemula, KKMB dan Pendamping Pembiayaan belum lama ini di Yogyakarta.
      Luhur menyampaikan UMKM telah memberikan kontribusi yang nyata dalam menyumbang PDB Nasional. “Oleh karena itu, peningkatan keterampilan dan wawasan bisnis kepada UMKM terus dilakukan baik melalui pelatihan maupun Bimbingan Teknis (BIMTEK),” katanya.
      Pada kesempatan tersebut, Tri Saktiana, Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi DI Yogyakarta menyampaikan bahwa UMKM jangan hanya mengandalkan sumber daya alam lokal, tetapi bagaimana agar bisa mengembangkan ekonomi kreatif, antara lain melalui kerajinan, kuliner, animasi dan lain-lain. “Dengan berkembangnya ekonomi kreatif, diharapkan akan dapat meningkatkan pendapatan UMKM,” kata Tri. (dan)

Related For Kemenkop dan UKM Ingatkan Pelaku UMKM Tertib Administrasi Pembukuan