Menu
Gubernur Lampung Apresiasi Kesiapan Layanan Pelabuhan Bakauheni Hadapi Masa Angkutan Lebaran - KemenkopUKM Menggapai Berkah Ramadan di Masa Pandemi Dengan Berbagi - KemenkopUKM Pastikan Pemerintah All Out Bantu Pulihkan Ekonomi Akibat Pandemi - Berkah Ramadan Bersama LPDB-KUMKM,Upaya Mendukung Ekonomi Nasional Melalui UMKM - DPP ORGANDA: Pemasangan Stiker Merupakan Langkah Solutif Dan Terukur DITJEN HUBDAT - Pemerintah Daerah Diminta Fokus Kawal Transformasi Pelaku UMKM Informal ke Formal - MenkopUKM Sebut Wirausaha Jadi Pilihan Strategis Milenial - DPP ORGANDA APRESIASI LANGKAH KEPOLISIAN TANGKAP TRAVEL ILEGAL - Produk Pakan Ternak Milik Koperasi Mampu Ekspor ke Brunei Darussalam - OJK: Meski Nilai Restrukturisasi Kredit Besar Namun Sektor Usaha Mulai Membaik dan Dampaknya ke Perbankan Berkurang

Kloter Pertama Jemaah Haji NTB diberangkatkan dari LIA

Agustus 12, 2017 | news


PRAYA:(Globalnews.id)- Kelompok terbang (Kloter) pertama jemaah calon haji 1438 H /2017 asal Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai diberangkatkan dari Lombok International Airport (LIA) pada Sabtu (12/8) pukul 12.25 WITA menggunakan pesawat Garuda Indonesia Boeing 747-400 dengan nomor penerbangan GA 8122.

Panitia yang terlibat diantaranya Kementrian Agama, Dishub NTB, Garuda Indonesia, PT Angkasa Pura I cabang LIA, Damri, Kantor Kesehatan Kelas II Mataram, Kantor Karantina Pelabuhan, Bea & Cukai, Imigrasi, TNI, Polri, serta PT Gapura Angkasa.

“Jumlah keseluruhan jemaah calon haji yang diberamgkatkan dari LIA sebanyak 4510 orang yang akan dibagi dalam 11 kloter penerbangan (10 dari LIA dan 1 kloter campuran-red) ,”ujar General Manager LIA, I Gusti Ngurah Ardita, di bandara LIA, Praya kab Lombok Tengah, NTB, Sabtu (12/8).

Ardita menjelaskan, untuk jadwal keberangkatan atau embarkasi dimulai 12-25 Agustus 2017.

Ardita menambahkan LIA telah menyiapkan beberapa fasilitas untuk menunjang penerbangan haji 1438 H/2017 dimana PKP-PK yang sebelumnya berada pada kategori 7, ditingkatkan menjadi kategori 8.

“Kami telah memastikan kesiapan failitas serta peralatan pendukung angkutan haji 2017 bersama Garuda Indonesia, Gapura Angkasa, Otoritas Bandara Udara wilayah IV serta instansi terkait lainnya,” tegas Ardita.

Menurut Ardita, memang akan ada beberapa jadwal keberangjatan haji yang bersamaan dengan penèbangan reguler. ” Tapi kami sudah antisipasi dengan memanfaatkan secara maksimal waktu yang ada agar tak brdampak pada operasional bandara,” tambahnya.(jef)

Related For Kloter Pertama Jemaah Haji NTB diberangkatkan dari LIA