Menu
Mudahnya Akses Layanan Pinjaman Online, Harus Diimbangi Sikap Waspada dari Masyarakat - Hadapi Nataru, Satpol PP dan Satlinmas Dibekali Pelatihan dan Penguatan Komunikasi Kesiapsiagaan dan Sosialisasi Kompetisi Video Melawan COVID - KemenKopUKM Rilis Kriteria Lembaga Inkubator Untuk Tingkatkan Kewirausahaan - KemenKopUKM: Festival Diskon Nasional, Pacu Pemulihan Ekonomi - Ini Dia 5 Sektor Pengaduan Konsumen Jasa Keuangan Terbanyak 2021 - Sampai Kuartal III 2021, Kredit Pembiayaan Melawan Rentenir Tersalur Rp 1,25 Triliun pada 131 Ribu Debitur - KemenKopUKM Gandeng Du Anyam Digitalisasi Wirausaha Kriya NTT - KemenKopUKM  Lakukan Pendampingan KUMKM untuk Perluasan Akses Pembiayaan - Menteri Teten Masduki: Pemerintah Serius Dorong UMKM Naik Kelas - Bank DKI Salurkan Beasiswa Pendidikan Dari Yayasan Beasiswa Jakarta

Menko Perekonomian Tinjau Kesiapan Bandara Internasional Lombok Jelang Perhelatan WSBK 2021

Oktober 14, 2021 | news

Jakarta:(Globalnews id) – Menteri Koordinator Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto meninjau kesiapan Bandara Internasional Lombok, Kamis (14/10/2021) siang.

Airlangga ingin melihat secara langsung upaya yang telah dilakukan oleh PT Angkasa Pura I (Persero) dalam menyiapkan infrastruktur bandara untuk menyambut kedatangan peserta dan panitia perhelatan World Superbike (WSBK) 2021 yang akan diselenggarakan pada 19-21 November 2021 mendatang di Mandalika, Lombok, NTB.

Bandara ini didukung dengan telah rampungnya perluasan terminal penumpang dan  pembaruan dokumen administratif  Aeronautical Information Publication (AIP), di mana dalam AIP tersebut juga mencantumkan data terbaru fasilitas _runway_ dan _apron_ Bandara Internasional Lombok. Selain itu, fasilitas kargo untuk mendukung arus logistik WSBK 2021 berupa akses jalan sepanjang 1.500 meter dan pelataran kargo seluas 6.000 meter persegi juga telah rampung 100 persen.

“Bandara Internasional Lombok siap menyambut kedatangan peserta, _official_, dan penonton ajang balap motor internasional World Superbike 2021. Selesainya perluasan terminal penumpang Bandara Internasional Lombok ini menambah total luasan terminal penumpang menjadi 43.501 meter persegi dengan kapasitas 7 juta penumpang per tahun, dari sebelumnya yang hanya seluas 24.123 meter persegi dengan kapasitas 3,25 juta penumpang per tahun,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi.

Selain perluasan terminal, juga dilakukan perluasan apron menjadi 136.300 meter persegi dari luas sebelumnya yang hanya 108.100 meter persegi. Apron yang telah selesai dikerjakan ini dapat menampung 16 pesawat dengan konfigurasi 10 pesawat _narrow body_ dan 6 pesawat _wide body_.

Angkasa Pura I juga telah menuntaskan proyek perpanjangan dan pengerasan landas pacu _(runway)_ Bandara Internasional Lombok dari 2.750 meter menjadi 3.300 meter dan menjadi runway terpanjang nomor lima di Indonesia saat ini. Dengan demikian, apron dan _runway_ Bandara Internasional Lombok telah mampu untuk mendukung operasional pesawat berbadan lebar (wide body) sekelas B777.

“Angkasa Pura I berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan di berbagai bandara yang dikelola, termasuk salah satunya melalui pengembangan Bandara Internasional Lombok ini. Bandara ini merupakan infrastruktur strategis untuk mendukung pengembangan Destinasi Super Prioritas Nasional Mandalika serta kegiatan-kegiatan berskala internasional yang digelar di sini, seperti World Superbike dan MotoGP,” imbuh Faik Fahmi.
(Jef)

Related For Menko Perekonomian Tinjau Kesiapan Bandara Internasional Lombok Jelang Perhelatan WSBK 2021