Menu
Bank DKI Salurkan Beasiswa Pendidikan Dari Yayasan Beasiswa Jakarta - PETA JALAN EKONOMI KERTHI BALI: LANGKAH AWAL TRANSFORMASI EKONOMI INDONESIA - Menteri Teten Apresiasi 3 Startup Indonesia, Pemenang Event Korea – ASEAN Business Model Competition 2021 on Digital Economy for SDGs - Nasho Brand Lokal Siap Gandeng Investor Internasional pada Ajang IFF 2021 - Sinergi KemenKopUKM dan Perguruan Tinggi Ciptakan Enterpreneurship Melalui Inkubasi - Kukuhkan Diri Sebagai Bank Kampus: Kali ini BNI dukung IPB University Dorong Percepatan Campus Financial Ecosystem melalui Aplikasi IPB Cashless - Holding Perkebunan Nusantara Raih Penghargaan Sebagai "BUMN yang Mempekerjakan Penyandang Disabilitas" dari Kemenaker - MUI dan Kominfo Bahas Keamanan dan Kehalalan Vaksin COVID-19 untuk Ibu Hamil dan Menyusui - Menteri Teten : Jangan Ragu Memulai Usaha, KUR Siap Mendukung - KemenKopUKM Tingkatkan Kolaborasi Lintas Pilar dalam The 2nd ASEAN Regional Workshop on Creative Economy (ARWCE)

Menkop dan UKM Ajak Masyarakat Berkunjung ke Smesco sebagai Miniatur Produk UKM Indonesia

April 19, 2018 | koperasi dan ukm
JAKARTA:(Globalnews.id) – Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mengajak masyarakat untuk berkunjung dan berbelanja ke Paviliun Provinsi di Gedung Smesco Jakarta sebagai miniatur produk UKM dari 34 provinsi seluruh Indonesia.
       “Siapapun bisa datang ke Smesco dan bisa melihat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke semua produk UKM unggulan tersedia,” kata Menteri AAGN Puspayoga di Gedung Smesco Jakarta, Rabu (18/4).
      Ia mengatakan, Paviliun Provinsi menampung beragam produk unggulan UKM dari seluruh provinsi di Indonesia yang didatangkan langsung dari perajinnya.
       Oleh karena itulah, Menteri Puspayoga meyakinkan bahwa Paviliun Provinsi di Gedung Smesco layak disebut sebagai miniatur Indonesia dalam hal produk UKM unggulan.
      “Ini sebagai bentuk pemberdayaan bagi UKM sekaligus mempermudah masyarakat jika ingin mendapatkan produk UKM terbaik tanpa harus datang jauh-jauh ke sumbernya, cukup datang ke Smesco,” katanya.
       Pihaknya menyediakan ruang di Paviliun Provinsi bagi UKM tanpa dipungut biaya namun hanya dibebani pajak 10 persen. Tetapi UKM yang masuk ke jajaran pemasok harus terlebih dahulu melalui proses kurasi sehingga hanya produk terbaik dan unggulan saja yang ada di Paviliun Provinsi.
“Kita tidak mencari keuntungan di sini, semua untuk kepentingan UKM, tapi kualitas produk juga tetap kami kedepankan,” katanya.
       Belum lama ini pihaknya telah melakukan revitalisasi Paviliun Provinsi untuk menampilkan wajah baru Produk Unggulan Provinsi sekaligus citra baru terhadap identitas daerah dengan menampilkan “local heritage” dan produk unik.
       Menurut dia, revitalisasi Paviliun Provinsi yang berlangsung sejak Januari 2018 merupakan langkah strategis untuk mengintegrasikan semua potensi yang ada agar Smesco Indonesia menjadi icon baru atau citra baru dalam pencapaian pengembangan dan pemasaran produk-produk unggulan Koperasi dan UKM.
       “Revitalisasi dimaksudkan untuk menghasilkan Smesco Indonesia yang tampil beda, berdaya saing, dan mampu menghasilkan value bagi pengunjung,” katanya.
       Ia berharap dengan citra baru itu, Smesco Indonesia akan menjadi referensi terbaik untuk mencari dan mendapatkan produk lokal produksi KUKM Indonesia.
      Smesco Indonesia juga akan menjadi wadah promosi produk lokal produksi KUKM Indonesia, sekaligus sebagai wadah untuk meningkatkan daya saing KUKM daerah.
      Di samping itu, Menteri berharap Smesco dapat menjadi area one stop shopping bagi konsumen lokal maupun internasional yang ingin membeli produk-produk KUKM Indonesia.
     “Pendekatan dalam proses revitalisasi dilakukan secara terintegrasi, visitor oriented, dan dedicated to local sme agar berhasil guna,” katanya.(jef)

Related For Menkop dan UKM Ajak Masyarakat Berkunjung ke Smesco sebagai Miniatur Produk UKM Indonesia