Menu
MenkopUKM: Transformasi Digital, Solusi Bagi UMKM yang Terdampak PPKM - ASDP Salurkan Bantuan 2000 Paket Sembako untuk Pengemudi Ojol di 4 Kota - Respons PPKM KemenkopUKM Terus Salurkan BPUM Tahap 2 - MenkopUKM: Kolaborasi Berbagai Pihak, Kunci Selamatkan UMKM di Masa Pandemi - ASDP Raih Pendapatan 1,69 Triliun dan Cetak Laba 147 Miliar di Semester I - 2021 - KPLP EVAKUASI JENAZAH ABK WNI YANG MENINGGAL SAAT BEKERJA DI KAPAL IKAN BERBENDERA CINA - BSI Lakukan Auto Migrasi Untuk Nasabah ex-BRIS - PELNI Siapkan Kapal Jadi Tempat Isolasi Khusus OTG Covid-19 - KemenKopUKM Gencarkan Vaksinasi Pelaku UMKM ke Berbagai Daerah - Terpilih Jadi President ICSB Global,Hermawan Kartajaya Bagikan Kiat UKM Hadapi Musim Pandemi

Pola Kemitraan Diyakini Bisa Perkuat UMKM Hadapi Pasar Bebas

April 6, 2018 | koperasi dan ukm

PANGKAL PINANG : (Globalnews.id) – Kementerian Koperasi dan UKM mendorong pelaku usaha mikro dan kecil membangun, serta mengembangkan kemitraan dengan usaha menengah dan besar guna memperkuat UMKM dalam menghadapi pasar bebas maupun masyarakat ekonomi ASEAN (MEA).

“Menghadapi pasar bebas dan MEA, tidak mungkin jalan sendiri-sendiri. Oleh karena itu, menjalin kemitraan merupakan salah satu strategi untuk memajukan usaha mikro-kecil,” kata Asdep Permodalan, pada Deputi Pembiayaan Kemenkop dan UKM Luhur Pradjarto dalam acar diklat kewirausahaan di Pangkalpinang, Selasa (3/4/2018).

Luhur mengatakan melalui pola kemitraan, permasalahan internal usaha mikro-kecil seperti permodalan, keterbatasan teknologi, akses pasar yang terbatas dapat diminimalisir. Dengan begitu, UMKM bisa tumbuh dan berkembang lebih cepat, serta memiliki daya saing.

“Memilih mitra yang tepat bisa sebagai salah satu instrumen asset. Dengan mitra yang tepat, maka usaha mikro-kecil diharapkan bisa tumbuh dan berkembang lebih cepat,” ujar Luhur.

Membangun pola kemitraan ini sudah diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 tahun 2013, yang di dalamnya ditegaskan bahwa pemerintah pusat dan pemda sesuai kewenangannya menyelenggarakan pemberdayaan koperasi dan UKM yang salah satunya adalah melalui kemitraan.

Pada acara tersebut, Budiman Ginting, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menekankan bahwa pembangunan koperasi dan UMKM harus dilaksanakan lebih focus. Selain itu juga dilaksanakan dengan pendekatan lintas sektor, lintas wilayah dan lintas Lembaga.

“Hal itu dilakukan guna terwujudnya ketahanan ekonomi rakyat Bangka Belitung yang maju dan kuat melalui gerbang emas KUMKM yang mandiri, tangguh, berdaya saing dan berbasis potensi daerah,” papar Budiman.

Menurut Budiman, misi pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yakni mengembangkan ekonomi berbasis potensi daerah dengan strategi utama pengembangan UMKM dengan melibatkan partisipasi seluruh komponen masyarakat. (jef)

Related For Pola Kemitraan Diyakini Bisa Perkuat UMKM Hadapi Pasar Bebas