Menu
Gubernur Lampung Apresiasi Kesiapan Layanan Pelabuhan Bakauheni Hadapi Masa Angkutan Lebaran - KemenkopUKM Menggapai Berkah Ramadan di Masa Pandemi Dengan Berbagi - KemenkopUKM Pastikan Pemerintah All Out Bantu Pulihkan Ekonomi Akibat Pandemi - Berkah Ramadan Bersama LPDB-KUMKM,Upaya Mendukung Ekonomi Nasional Melalui UMKM - DPP ORGANDA: Pemasangan Stiker Merupakan Langkah Solutif Dan Terukur DITJEN HUBDAT - Pemerintah Daerah Diminta Fokus Kawal Transformasi Pelaku UMKM Informal ke Formal - MenkopUKM Sebut Wirausaha Jadi Pilihan Strategis Milenial - DPP ORGANDA APRESIASI LANGKAH KEPOLISIAN TANGKAP TRAVEL ILEGAL - Produk Pakan Ternak Milik Koperasi Mampu Ekspor ke Brunei Darussalam - OJK: Meski Nilai Restrukturisasi Kredit Besar Namun Sektor Usaha Mulai Membaik dan Dampaknya ke Perbankan Berkurang

“Satu Basket Satu Bangsa” Membantu Menyiapkan Atlit Untuk “Special Olympic Games” 2018

Agustus 27, 2017 | olahraga

JAKARTA (Globalnews.id) Sejalan dengan spirit bahwa tujuan kegiatan olahraga pada dasarnya adalah membantu membangun dunia yang lebih baik dan lebih damai dengan memberikan edukasi – termasuk melalui kegiatan olahraga – kepada generasi muda tanpa melihat latar belakang dan perbedaan yang dilandasi semangat persahabatan, solidaritas, dan “fair play”; maka kami terpanggil untuk melaksanakan kegiatan “Satu Basket Satu Bangsa” pada pagi hari ini.

Demikian disampaikan Ayman Rahadian inisiator kegiatan “IBL Satu Basket Satu Bangsa” pada acara pembukaan yang dilaksanakan di gimnasium sekolah Global Jaya, Bintaro, Sabtu, 26 Agustus 2017.

Acara “Satu Basket Satu Bangsa” dimaksudkan untuk memberikan pelatihan dan kesempatan bermain basket bagi anak-anak difabel sebagai bagian dari persiapan menghadapi “Special Olympics” pada Asian Games 2018 yang akan datang.

Acara yang melibatkan Sekolah Asih Budi, Special Olympics Indonesia dan Sekolah Global Jaya ini, selain diisi kegiatan coaching clinic, juga dimeriahkan dengan games, dan turnamen.

Acara ini diikuti oleh pemain profesional dari tim Garuda Bandung dan Satria Muda bersama dengan komunitas difabel dari berbagai yayasan di Jakarta.

Para pemain (profesional) IBL selain akan memberikan pelatihan mengenai tehnik bermain basket yang baik kepada komunitas difabel, juga akan mengadakan berbagai permainan dan pertandingan untuk menumbuhkan rasa persahabatan dan saling percaya diantara peserta.

Di samping untuk memberikan kesempatan kepada komunitas difabel mendapatkan pelajaran tehnik bermain basket yang baik, kegiatan ini sesungguhnya diharapkan juga dapat menumbuhkan kecintaan (passion) pada komunitas difabel terhadap bidang atau kegiatan yang menjadi minatnya; demikian disampaikan Ayman Rahadian yang saat ini menjadi tim basket di Hotchkiss School, Connecticut, Amerika.(jef)

Related For “Satu Basket Satu Bangsa” Membantu Menyiapkan Atlit Untuk “Special Olympic Games” 2018