Menu
Ciptakan Bisnis yang Sehat, MenKopUKM Harap Koperasi-koperasi Kecil Segera Merger - Dukung TEI 2021, BNI Xpora Resmi Diluncurkan - Dongkrak Kinerja Ekspor, MenKopUKM Lepas Pengiriman Mangga Gresik ke Singapura - LABA BERSIH BTN PERIODE JANUARI- SEPTEMBER 2021 TUMBUH 35,32% MENJADI Rp 1,52 TRILIUN - Rakornas Indonesia Creative Cities Network (ICCN) 2021: Akselerasi Jejaring Kota/Kabupaten Kreatif Bangkit Lebih Kuat Pascapandemi - Batik Sampang Ikut Meriahkan APKASI Otonomi Expo 2021 - KemenKopUKM dan Mabes Polri Koordinasi Terkait Kasus Perizinan Usaha Makanan Beku - MenKopUKM Sebut Darussyifa Al-Fithroh Sukabumi Sebagai Prototype Ponpes Modern - Sinergitas Kominfo dan MUI Dorong Strategi dan Inovasi Pembelajaran Untuk Bangkit dari Pandemi - Kementerian Kominfo Dukung Digitalisasi UMKM di Majelis Taklim Muslimat NU

Smesco Indonesia Akan Perbanyak Wisata Kuliner Nusantara

Februari 2, 2018 | koperasi dan ukm

JAKARTA: (Globalnews.id)- Direktur Utama LLP KUKM (Lembaga layanan Pemasaran Koperasi dan UKM) Emilia Suhaimi menegaskan, dengan branded barunya yaitu Smesco Indonesia, pihaknya akan melakukan sejumlah langkah untuk menjadikan Smesco Indonesia menjadi pusat promosi dan pemasaran produk-produk unggulan KUKM seluruh Indonesia dan sebagai destinasi belanja dan pusat oleh-oleh Indonesia.

‘Diantaranya dengan merevitalisasi Paviliun Provinsi, misalnya dari segi tempat yang lebih menyatu dan gampang dijangkau pengunjung, kelengkapan dan kurasi produk maupun aneka promosi. Selama kontinuitas produk yang tidak berjalan, di samping produk yang ditampilkan juga masih sangat sedikit. Selain itu, tingkat kunjungan customer ke Paviliun Provinsi masih sangat rendah sehingga tingkat perputaran produk yang ditampilkan sangat rendah,” papar Emilia di Jakarta, Jum’at (2/2/2018).

Emilia juga melihat,sedikitnya kuliner di Smesco Indonesia, juga membuat masyarakat kurang tertarik berkunjung,. “ Kita akan perbanyak kuliner dari seluruh Nusantara, sehingga masyarakat yang kangen masakan daerah tak perlu jauh-jauh mencarinya, cukup di Smesco Indonesia,” tegaasnya.

Diakui Emilia, saat ini target tingkat kunjungan di setiap lantai Paviliun Provinsi belum ideal. Hal ini terkait dengan tidak terintegrasinya antara paviliun yang satu dengan lainnya. Perlu adanya integrasi antarpaviliun dan pembagian area secara berimbang. Jumlah kunjungan ini memiliki korelasi yang positif dengan jumlah omzet di Paviliun Provinsi.

“Oleh karena itu, perlu kiranya program promosi dapat diupayakan seefektif mungkin yang imbasnya bisa dapat dilihat melalui peningkatan jumlah pengunjung, baik di Galeri Indonesia WOW maupun Paviliun Provinsi,” jelas Emilia.

Menurut Emilia, positioning Smesco sebagai pusat promosi dan pemasaran produk KUKM Indonesia akan diperkuat dengan branding Smesco Indonesia. Selain itu, kesiapan Dinas Provinsi untuk mengirimkan produk unggulan daerah ke Paviliun Provinsi sehingga dapat menjaga ketersediaan stock inventory dan dapat dijadikan sebagai produk potensial ekspor.

Hal lainnya, lanjut Emilia, display permanen produk unggulan daerah di Paviliun Provinsi Gedung SME Tower yang saat ini terdiri dari 4 lantai menjadi 2 lantai. Dinas Provinsi juga diharapkan untuk mendukung dan berpartisipasi pada event promosi tahunan Smesco.

“Dengan dasar itulah dalam rangka memperkuat akses pasar produk KUKM, khususnya Paviliun Provinsi, LLP KUKM melakukan Revitalisasi Paviliun Provinsi yang bertujuan untuk menjadi pusat promosi dan pemasaran produk-produk unggulan KUKM seluruh Indonesia dan sebagai destinasi belanja dan pusat oleh-oleh Indonesia,” pungkas Emilia.(jef)

 

Related For Smesco Indonesia Akan Perbanyak Wisata Kuliner Nusantara