Arsip Tag: Bank BTN

Jokowi Apresiasi Kehadiran BTN Di IKN

JAKARTA:(Globalnews id)- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi kehadiran PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk, di Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, mengingat akan banyak kebutuhan pembiayaan rumah maupun perkantoran di IKN.

“Selain itu, standar udara di sini (IKN) lebih baik saya kira antara 0 sampai 20. Kalo di Jakarta, saya kira bukan Jakarta tapi Jabotabek jsuhcsekali kualitasnya,” ujar dalam sambutannya pada agenda groundbreaking proyek Bank BTN di IKN), Rabu (5/6/2024).

Jokowi mengatakan, dirinya sempat membandingkan indeks kualitas udara di Jakarta, Singapura, Melbourne, dan Paris. Hasilnya, Indeks Kualitas Udara Jakarta 176, Singapura 44, Melbourne 38, dan Paris 38.

Meski Indeks Kualitas Udara di IKN belum diukur, Jokowi meyakini bahwa hasilnya berkisar di level 20. Akan lebih bagus lagi kualitas udara bila diterapkan kendaraan elektrik yang beroperasi di seputar IKN.

“Apalagi nanti kendaraan-kendaraan konvensional sudah nggak boleh, yang diperbolehkan hanya electric vehicle, akan nol,” imbuhnya.

Dalam agenda tersebut, Jokowi menyebut bahwa keputusan BTN untuk membangun gedung kantornya di IKN merupakan langkah yang tepat. Mengingat, akan banyak sekali kebutuhan pembiayaan properti di IKN.

Pembangunan gedung BTN, imbuhnya, sekaligus melengkapi kehadiran Bank BUMN yang telah melaksanakan peletakan baru pertama di IKN.

“Sekali lagi saya mengapresiasi pembangunan BTN untuk melengkapi bank BUMN yang sebelumnya sudah melakukan peletakan batu pertama,” ujar Jokowi.

Direktur Utama BTN, Nixon L P Napitupulu menyampaikan, Gedung BTN yang akan berdiri di atas lahan seluas 9.000 meter persegi di IKN dan menjadi masa depan BTN yang berperan aktif ikut membangun perekonomian bangsa di IKN.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan kepada BTN karena dapat bergabung di kota masa depan Indonesia, tutur Nixon.

Menurutnya, di atas tanah BTN di Ibu Kota Nusantara ini merupakan wujud transformasi BTN sebagai perbankan yang membawa perubahan di kota masa depan dengan perspektif baru dan rumah bagi perbankan digital,” kata Nixon.

Nixon menjelaskan Gedung BTN di IKN akan digunakan sebagai wadah Perdagangan dan Jasa meliputi Bank Umum Konvensional (Gedung Kantor Wilayah BTN Kalimantan, Gedung Kantor Cabang BTN IKN), ATM / Layanan Perbankan Elektronik, Co-Working Space, Cafe Internal dan Ruang Terbuka Hijau. Berbeda dengan Gedung BTN yang lain, desain gedung baru BTN bertemakan

“Housing and Beyond” dimana Gedung baru BTN menyatu dengan alam IKN dengan mengikuti kontur tanah tempat gedung akan didirikan. “Kami mengkombinasikan pendekatan rumah yang nyaman seperti rumah keluarga dengan rumah masa depan yang lebih bebas namun tetap menunjang produktivitas, kolaborasi, ramah lingkungan, dan fungsional,” jelas Nixon.

Gedung BTN di IKN ditargetkan dapat beroperasi pada tahun 2026. Dengan hadirnya BTN di IKN, Nixon berharap Perseroan dapat meraup sebesar mungkin pangsa pasar KPR karena sebagian besar pengembang perumahan di Indonesia khususnya Kalimantan Timur telah bekerjasama dengan BTN.

“BTN juga telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman bersama Otorita IKN, dengan ruang lingkup diantaranya potensi kolaborasi dalam pengembangan program pembiayaan perumahan, baik rumah tapak maupun rumah susun di wilayah IKN, potensi BTN bekerjasama dengan Pelaku Pembangunan Perumahan serta potensi kolaborasi dalam pengembangan program pembiayaan non-perumahan dan jasa layanan perbankan lainnya di IKN,” kata Nixon mengungkapkan.

Konsep Housing and Beyond yang menjadi tema, lanjut Nixon, juga sejalan dengan cita-cita Bank BTN yang terus berinovasi dan mengembangkan kapabilitas untuk mendukung sektor perumahan yang lebih baik lagi pada masa yang akan datang.

Dengan begitu Bank BTN dapat menjadi One stop solution in the housing ecosystem yang mengembangkan fokus bisnis kepada seluruh aspek yang terhubung dengan perumahan.

Bank BTN juga akan berperan aktif dalam pembiayaan properti di sektor produktif, mendukung pengembangan UMKM untuk ekspansi bisnis daerah setempat dan juga mendukung kebutuhan modal kerja bagi para pelaku usaha di IKN dan kawasan penyangga yang menawarkan berbagai kemudahan fasilitas transaksional yang terus dikembangkan dari waktu ke waktu.

“Kami menyambut baik para Kontraktor, karena BTN siap mendukung kebutuhan akan jasa perbankan lainnya seperti Bank Garansi, SCF, SKBDN, maupun Kredit Modal Kerja Kontraktor yang skemanya dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis pelaku usaha dan BTN juga akan mendukung pengembangan UMKM untuk ekspansi bisnis daerah setempat,” tutup Nixon. (jef)

Tingkatkan Realisasi KPR Non Subsidi, BTN Resmikan Sales Center KPR BTN di Tiga Kota Besar

Bandung:(Globalnews.id) – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) secara serentak meresmikan Sales Center KPR BTN di tiga kota yakni Bandung, Medan dan Makassar. Pembukaan tiga Sales Center KPR BTN tersebut diharapkan mampu meningkatkan realisasi pembiayaan KPR Non Subsidi.

Sales Center KPR BTN pertama kali diluncurkan pada tanggal 16 Juni 2023 yaitu di Jakarta Kelapa Gading, diikuti tanggal 23 Juni 2023 di BSD dan Surabaya. Dengan tambahan tiga Sales Center KPR BTN baru, kini jumlahnya Sales Center KPR BTN menjadi enam di enam kota berbeda.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, keberadaan Sales Center KPR BTN ini diharapkan mampu meningkatkan market share KPR Non Subsidi, sekaligus meningkatkan pendapatan BTN dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam kepemilikan rumah.

“Dari tiga Sales Center KPR BTN yang sudah ada sampai dengan April 2024 telah merealisasikan KPR Non Subsidi 1.383 unit dengan nilai Rp 1,35 triliun,” kata Nixon saat meresmikan Sales Center KPR BTN Bandung, Jawa Barat, Selasa 21 Mei 2024.

Menurut Nixon, dengan potensi bisnis KPR Non Subsidi khususnya Segmen Emerging Affluent yang masih sangat potensial untuk dikembangkan, maka dibentuk Sales Center di 3 kota besar lainnya yakni, Bandung, Medan dan Makassar.

Untuk mendukung penjualan Sales Center KPR BTN di wilayah baru tersebut diselenggarakan BTN Property Expo secara serentak di Medan, Bandung dan Makassar pada tanggal 21 hingga 26 Mei 2024 yang diikuti oleh 53 developer dengan lebih dari 150 proyek perumahan yang ditawarkan. Dalam BTN Property Expo ini juga ditawarkan program suku bunga yang menarik yaitu mulai 2,99% dan bebas biaya provisi dengan skema fixed rate 1 tahun dan 3,47% dengan skema fixed rate 3 tahun yang dapat dimanfaatkan bagi debitur fixed income maupun non fixed income.

Dengan adanya tambahan 3 Sales Center KPR BTN baru, Nixon mentargetkan bisa mencapai target realisasi KPR Non Subsidi BTN tahun 2024 sebesar Rp2,5 trliun.

“Kalau dari tiga Sales Center KPR BTN realisasinya bisa Rp1,35 triliun. Kita berharap dengan tambahan tiga Sales Center KPR BTN baru ini di akhir tahun diharapkan bisa mencapai Rp 2,5 triliun,” tambahnya.

Ke depannya, BTN juga mempertimbangkan potensi penjualan KPR Non Subsidi khususnya untuk Segmen Emerging Affluent sebelum menambah Sales Center KPR BTN di wilayah lainnya. Sales Center KPR BTN ini akan didorong melayani profil KPR dengan nilai Rp 1 miliar ke atas.

Dia menambahkan, BTN selama ini memiliki peran strategis, yaitu berperan sebagai agent of development, sebagai pendamping pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan rumah rakyat Indonesia.

“Sejak tahun 1976, Bank BTN telah menyalurkan lebih dari 5,2 juta unit rumah di seluruh Indonesia dengan market share KPR terbesar di Indonesia mencapai 39%. Saat ini Bank BTN memiliki 734 jaringan kantor yang terdiri dari 625 jaringan kantor konvensional dan 109 kantor Syariah yang tersebar di Indonesia,” imbuhnya.

Selain itu, BTN juga terus berinovasi dan mengembangkan kapabilitas untuk mendukung sektor perumahan yang lebih baik dengan mengembangkan fokus bisnis kepada seluruh aspek yang terhubung dengan perumahan (KPR and Beyond).

Adapun inovasi yang telah dikembangkan BTN diantaramya, pengembangan BTN Mobile sebagai super apps untuk mendukung pengajuan KPR nasabah dengan adanya fitur BTN Properti, BTN Properti for Developers dan Rumah Murah BTN serta BTN Smart Residence sebagai wadah untuk mempermudah mitra pengembang dalam mengelola pembayaran tagihan, iuran, sampai dengan keluhan atau pengaduan dari masyarakat penghuni perumahan mitra.

BTN juga berinovasi dengan melakukan proses bisinis terintegrasi seperti LPA Online dan decision engine, improvement produk pembiayaan konstruksi untuk memenuhi kebutuhan nasabah (KMK Properti) serta optimalisasi Cash Management System Bank BTN untuk mendukung bisnis dan transaksi mitra pengembang. (jef)

BUNTUT INVESTASI BODONG DI BTN, OMBUDSMAN PANGGIL OJK, LPS, DAN KEMENTERIAN BUMN

Jakarta: (Globalnews.id) Ombudsman RI mengimbau kepada masyarakat agar tidak tergoda iming-iming investasi yang menawarkan imbal hasil atau bunga super tinggi yang melebihi ketentuan pemerintah yang diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Imbauan tersebut disampaikan Ombudsman RI menyikapi adanya kasus sejumlah orang yang tertipu oleh oknum mantan pegawai BTN yang viral beberapa hari di media sosial.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap ajakan investasi yang sangat menggiurkan. Yang jelas tawaran dengan bunga investasi yang sangat tinggi itu 99,9% terindikasi penipuan. Jadi lebih baik datang saja ke lembaga-lembaga keuangan setempat secara resmi dan menanyakannya langsung, jangan tergoda oleh ajakan-ajakan individu apalagi pertemuannya di luar kantor,” kata Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika usai menggelar pertemuan dengan pihak BTN, OJK, LPS dan Kementerian BUMN, di Jakarta, Rabu (8/5/2024).

Dari hasil konfirmasi dan penyelidikan awal yang dilakukan oleh Ombudsman RI bersama OJK, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Kementerian BUMN dan pihak BTN, diketahui bahwa perbankan sudah memberikan pernyataan bertanggung jawab untuk mengganti jika secara hukum bank dinyatakan bersalah dan harus menggantinya. Para korban menagih tanggung jawab kepada bank sementara perbuatan ini dilakukan oleh oknum mantan pegawai bank yang saat ini sudah divonis oleh pengadilan dengan hukuman penjara.

“Dalam kasus ini yang jelas saya melihat bahwa produk deposito (tabungan investasi) yang diklaim oleh masyarakat itu tidak dikenal oleh BTN jadi bukan produknya BTN. Apalagi dengan iming-iming bunga 10 persen per bulan. Padahal batas paling maksimum 4,5 sampai dengan 5 persen per tahun,” ujarnya.

Yeka juga mengungkapkan, bahwa masyarakat yang membuat aduan ke Ombudsman terkait dana investasinya yang raib di BTN ini, ternyata bukan dari kalangan masyarakat tidak mengerti literasi keuangan. “Tadi saya juga sudah dapat penjelasan dari OJK dan LPS karena simpanannya memang dijamin oleh LPS, batas maksimal 4,5-5 persen per tahun, nah ini 10 persen per bulan. Kami telaah juga apakah pelapor ini adalah kelompok masyarakat yang awam atau tidak melek leterasi keuangan, ternyata tidak juga. Bahkan pelapor ini tergolong masyarakat yang sangat teredukasi dan mengerti sekali dengan bisnis di keuangan ini,” ungkapnya.

Atas dasar beberapa temuan tersebut dan diketahui bahwa deposito (tabungan investasi) yang bermasalah itu bukan produk dari BTN, maka posisi Ombudsman, lanjut Yeka hanya memastikan agar jangan sampai hal ini terjadi lagi dikemudian hari baik di BTN maupun di perbankan lainnya. “Oleh karena itu kami meminta BTN untuk memitigasi risiko hal ini ke depan agar jangan sampai terulang lagi,” ujarnya.

Kedua, lanjut Yeka, Ombudsman juga menghormati proses hukum oleh karena itu Ombudsman melihat bahwa bank BTN bertanggung jawab terhadap persoalan ini. “Kalau nanti proses hukum membuktikan bahwa itu adalah kelalaian bank maka itu semua akan diganti rugi oleh bank BTN. Jadi tidak usah khawatir kepada masyarakat yang menjadi korban. Namun sebaliknya, jika nanti dalam proses hukum tidak terbukti, maka bank tidak akan menggantinya karena itu murni kesalahan dari oknum,” tegasnya.

Berkaca dari kasus ini, Ombudsman mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap seluruh upaya mengiming-imingi bagi hasil ataupun investasi dengan keuntungan yang fantastis. “Kepada masyarakat yang terkena masalah ini Ombudsman menyarankan jangan lagi demo di BTN karena ini lembaga trust, dimana kepercayaan di kedepankan, kalau memang masih belum puas terhadap proses-proses yang ada di BTN kami Ombudsman siap memberikan bantuan, silahkan datang ke Ombudsman, mau demo di Ombudsman juga boleh. Nanti kami akan proses sesuai ketentuan yang berlaku. BTN sangat bertanggung jawab dan tidak usah khawatir kepada masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Direktur Operational and Consumer Experience BTN, Hakim Putratama mengapresiasi upaya klarifikasi yang dilakukan oleh Ombudsman, sehingga mengetahui duduk permasalahan yang sebenarnya, bukan hanya berdasarkan laporan masyarakat.

BTN sendiri, lanjut Hakim menghormati proses hukum yang sedang berjalan, dimana BTN kembali dilaporkan oleh orang-orang yang mengaku sebagai korban dari produk BTN.

“Yang mengaku sebagai korban ini mengaku sebagai nasabah BTN. Jadi ini merupakan proses yang sedang kami jalani, maka dari itu kami akan menghormati proses hukum yang sedang berjalan sekarang, apa yang terjadi sebetulnya dan apa yang nanti menjadi hak dan kewajiban yang mengaku nasabah dan juga hak dan kewajiban kami selaku BTN. Saya belum bisa memberikan jawaban yang pasti karena ini masih dalam proses hukum kita inginkan ada penegakan hukum yang seadil-adilnya, kami bertanggung jawab untuk apapun yang terkait dengan nasabah kami, namun dalam hal ini kami juga perlu keputusan hukum terkait tindakan apa yang harus kami ambil terkait kasus yang terjadi saat ini,” tegas Hakim.

Konsultan Hukum BTN, Roni Hutajulu yang turut hadir dalam pertemuan tersebut melihat dari kaca mata hukum bahwa laporan kepolisian yang dibuat oleh para korban investasi bodong yang mengaku sebagai nasabah BTN itu melanggar prinsip “Ne Bis In Idem” atau tidak dua kali perkara yang sama bisa diperiksa.

Menurut Roni, kasus ini sebenarnya sudah pernah dilaporkan oleh pihak BTN ke Polda Metro Jaya pada Februari 2023 lalu. “Dan atas laporan itu proses hukumnya sudah berjalan dan mendudukan 2 orang sebagai tersangka, kemudian perkaranya naik ke pengadilan dan sudah mendapatkan putusan inkrah yaitu menghukum 2 orang tadi yang notabene adalah suami istri, keduanya mantan pegawai bank yang sudah dipecat oleh BTN, menjatuhkan putusan yang menyatakan mereka bersalah dan telah dijebloskan ke dalam penjara,” ujarnya.

Dia menambahkan, adapun modus yang dilakukan oleh para tersangka adalah uang para korban ditransfer ke dalam rekening investor masing-masing di BTN, hanya saja pembukaan rekening itu tidak dilakukan sebagaimana mestinya sesuai prosedur pembukaan rekening bank.

“Tapi yang terjadi adalah semua data nasabah ini terkumpul kepada satu orang, lalu satu orang ini membuka rekening, setelah rekening ini diterbitkan buku rekening tidak diserahkan kepada investor tapi dimanfaatkan sendiri dia pegang ATM lalu semua dananya ditranfer ke rekening pribadinya sendiri. Itu modusnya,” jelasnya.(jef)

Konsisten Jalankan Peran, BTN Raih Best Savings Bank Award

Jakarta:(Globalnews.id)-Konsistensi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menjalankan peran sebagai bank tabungan dan meningkatkan tingkat inklusi keuangan di masyarakat membuat perseroan meraih penghargaan Best Savings Bank 2024 for Indonesia di Thailand.

Direktur Distribution and Institutional Funding BTN Jasmin mengatakan bibit awal kelahiran BTN bermula dari bank milik Belanda bernama Postspaarbank. Visi awal bank tersebut yakni mendidik masyarakat untuk menabung demi masa depan. Dalam perjalanannya, Postspaarbank kemudian berganti nama menjadi Tokin Kyoku, Bank Tabungan Pos, hingga menjadi Bank Tabungan Negara.

“Meski telah melewati ratusan tahun dan berevolusi, BTN tetap konsisten dengan peran sebagai bank tabungan untuk mengajak masyarakat menabung. Penghargaan ini akan menjadi pengingat bagi kami untuk terus menjalankan peran tersebut, demi masa depan yang lebih baik,” ujar Jasmin di Jakarta, Minggu (5/4).

Sebagai bank tabungan, lanjut Jasmin, salah satunya BTN juga berfokus menyediakan akses inklusi dengan menghadirkan agen BTN di perumahan-perumahan yang dibiayai perseroan. BTN juga menyediakan BTN Mobile yang mudah diakses para nasabahnya. “Bagi kami, menjalankan peran sebagai bank tabungan berarti tidak hanya menawarkan produk, tapi juga mengingatkan masyarakat untuk menabung demi masa depan karena hidup gak cuma tentang hari ini,” jelas Jasmin.

Deepali Khana, Vice President Asia Regional Office The Rockefeller Foundation mengatakan di masa saat ini, sebuah merek tidak hanya besar karena profit yang dihasilkan. “Merek besar akan memiliki bisnis yang berkelanjutan ketika konsisten dengan perannya dalam memberikan dampak nyata di masyarakat termasuk dalam menjalankan inklusi keuangan,” ujarnya di sela Global Brands Magazine Award di Thailand, Sabtu (4/5).

Adapun, hingga kini BTN terus bertransformasi di sisi transaksi elektronik untuk meningkatkan dana murah (current account savings account/CASA) perseroan. BTN juga aktif mengakselerasi digital banking melalui BTN Mobile hingga peluncuran kartu debit BTN contactless yang memudahkan transaksi nasabahnya.

Dengan berbagai transformasi tersebut, per Maret 2024, BTN mencatatkan peningkatan transaksi melalui BTN Mobile sebesar 158,6% secara tahunan (year-on-year/yoy). BTN juga mencatatkan porsi CASA sebesar 50,1% per Maret 2024.(jef)

BTN Pastikan Dana Nasabah Tidak Hilang

JAKARTA:(Globalnews.id)– PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menyatakan tidak ada dana nasabah yang hilang di perseroan. Hal itu menjawab tudingan para pendemo yang disuruh oleh oknum yang mengaku nasabah pada aksi unjuk rasa di Kantor Pusat BTN, Jakarta, pada Selasa (30/4/2024).

Kehadiran massa yang sempat berbuat anarkis dengan membakar ban dan menerobos masuk ke dalam kantor pusat BTN serta melakukan intimidasi, sehingga mengganggu aktivitas nasabah dan karyawan, diduga karena adanya misinformasi yang menyebutkan bahwa ada sejumlah nasabah yang uangnya raib setelah menanamkan investasi di BTN.

Padahal faktanya, BTN tidak pernah mengeluarkan produk investasi dengan iming-iming bunga tinggi hingga mencapai 10 persen per bulan, seperti yang ditawarkan kepada para korban investasi yang melakukan demo salah sasaran ke kantor pusat BTN kemarin.

Diduga kuat, mereka merupakan para korban investasi dari oknum mantan karyawan BTN berinisial ASW dan SCP yang telah diberhentikan dengan tidak hormat oleh BTN. Saat ini ASW dan SCP sudah divonis pengadilan secara inkrah dengan hukuman penjara masing-masing 6 tahun dan 3 tahun penjara.

“Kami tegaskan bahwa tidak ada sepeserpun dana nasabah yang raib atau hilang di BTN,” tegas Corporate Secretary BTN, Ramon Armando dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu 1 Mei 2024.

Ramon juga mengimbau kepada para investor yang mengaku nasabah BTN dan menjadi korban penipuan ASW yang merupakan mantan karyawan BTN untuk menempuh jalur hukum jika merasa dirugikan dalam kasus tersebut.

“BTN meminta kepada masyarakat untuk tidak tergiur penawaran bunga tinggi dan tidak sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun Lembaga Penjamin Simpanan(LPS) serta masyarakat harus lebih berhati-hati jika ada penawaran dengan bunga tinggi dan diluar kewajaran tersebut. Jangan karena bunga tinggi, masyarakat jadi gelap mata dan tidak rasional,” imbaunya.

Seperti diketahui, BTN bersama Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya telah membongkar adaya indikasi kejahatan perbankan oleh ASW dan SCP. Bahkan pihak BTN sendiri yang melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya sejak 6 Februari 2023.

Adapun modus kejahatan yang dilakukan diketahui ada sejumlah pemilik dana yang bekerja sama dengan ASW untuk menginvestasikan dana dengan janji mendapatkan suku bunga sebesar 10 persen setiap bulannya. Suku bunga tersebut tidak pernah ada di perbankan. Proses pembukaan rekening juga tidak sesuai dengan ketentuan bank.

“BTN menjamin keamanan seluruh transaksi nasabahnya dengan menerapkan Prudential Banking dan Good Corporate Governance sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” pungkasnya.(jef)

RUPST BTN BAGIKAN DIVIDEN RP 700,19 MILIAR

Jakarta:(Globalnews.id)–Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyetujui pembagian dividen sebesar 20% atau Rp700,19miiar dari aba bersih tahun
buku 2023 sebesar Rp3,5 triliun. Sebesar 80% atau sejumah Rp2,8 triliun akan digunakan sebagai saldo ditahan untuk pengembangan usaha perseroan.Niai pembagian dividen tersebut setara dengan Rp49,89 per lembar saham yang akan dibagikan dalam bentuk dividen kepada pemegang saham, yakn Pemerintah Republik
Indonesia sebesar 60% dan Publk sebesar 40%.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, nlai pembagian dividen tahun buku 2023 meningkat sektar 15% dari total dividen tahun buku 2022 sekitarRp609 miliar. Pembagian dividen tahun buku 2023 merupakan komitmen perseroan untuk meningkatkan kontribusi kepada pemerintah, serta upaya perseroan
untuk meningkatkan shareholders value kepada investor.

“Pemberian dividen sebesar 20% tetap akan dapat menjaga rasio permodalan perseroan pada tahun 2024 di
atas persyaratan regulator. Kam berharap dengan pembagian dviden ini para nvestor makin setia dengan saham BBTN,” kata Nixon pada Press Conference RUPST Tahun Buku 2023 d Menara BTN, Jakarta, Rabu
(6/3).

Dengan komposisi saham pemerintah sebesar 60%, perseroan akan menyetorkan dividen sebesar Rp420,1 miiar ke Rekening Kas Umum Negara. Dividen untuk tahun buku 2023 dibayarkan secara proporsional kepada setiap pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal pencatatan.
RUPST BTN juga menyetujui beberapa mata acara lainnya, yakni:

•Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris
Perseroan untuk Tahun Buku 2023 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
•Mengesahkan dua hal, yakni: (1) Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2023 yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023, dan (2) Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil
untuk Tahun Buku 2023 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. Keduanya diaudt oleh Kantor
Akuntan Pubik Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota jaringan Ernst & Young Gobal).
•Penetapan Remuneras (gaji/honorarium, fasilitas, dan tunjangan) Tahun 2024, serta Tantiem atas Kinerja
Tahun 2023 bagi Direks dan Dewan Komisaris Perseroan
•Penunjukan Akuntan Publik (AP) dan/atau Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk mengaudt Laporan
Keuangan Perseroan dan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK)
untuk Tahun Buku 2024.
•Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek
Terlebih Dahulu II (PMHMETD I).
•Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.
•Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
[6/3 17.49] Djauhari Effendi: Perubahan Susunan Komisaris dan Direks
Dalam RUPSTBTN menyetujui perubahan susunan pengurus Dewan Komisaris BTN yangmemberhentikan
dengan hormat:

1. Alm Ahdi Jumhari Luddin sebaga Komsaris
2. M Yusuf Permana sebagai Komisaris
dan mengangkat saudara:
1.Adi Sulstyowati sebagai KomisarisIndependen
2.Bambang Widjanarko sebagai Komsaris
Dengan demkian, susunan Anggota Dewan Komisaris BTN saat ini adalah sebagai berikut:

•Komsaris Utama: Chandra M Hamzah
•Wakil Komisaris Utama: Iqbal Latanro
•Komsaris Independen: Armand B Arief
•Komsaris Independen: Sentot A Sentausa
•Komsaris Independen: Andin Hadiyanto
•Komsaris: Herry Trisaputra Zuna
•Komsaris: Himawan Arief Sugoto
•KomisarisIndependen: Adi Sulistyowati*
•Komisaris: Bambang Widjanarko*
Selanjutnya, RUPST BTN juga menyetujui penambahan satu posis direksi baru yakni dengan mengangkat:
Muhammad Iqbal sebagai DirekturSME & Retal Funding

Sehingga, sususan baru Anggota Dewan Direks yang telah disetuju RUPST yakni:
•Direktur Utama: Nxon LP Napitupulu
•Wakil Direktur Utama: Oni Febriarto Rahardjo
•Direktur Informaton Technology : Andi Nirwoto
•Direktur AssetsManagement :Elsabeth Novie Riswanti
•Direktur Dstrbution &Insttutional Fundng : Jasmin
•DirekturConsumer : Hirwandi Gafar
•Direktur Rsk Management : Setyo Wibowo
•Direktur Finance : Nofry Rony Poetra
•DirekturHuman Capital,Compliance&Legal : Eko Waluyo
•Direktur Operatonal & Customer Experience : Hakim Putratama
•Direktur SME & Retail Funding : Muhammad Iqbal*

Nixon menyampaikan, jajaran pengurusbaru perseroan akan membuat BTN semakin optimistis dalam melanjutkan transformasi yang telah berjalan sebelumnya. Ha ini dilakukan dalam rangka pencapaian visi perseroan untuk menjadi The Best Mortgage Bank n Southeast Asia pada tahun 2025.

Pada tahun 2024, perseroan menargetkan pertumbuhan kredt dan pembiayaan, dana pihak ketiga, serta laba bersih di sekitar 8%-12% secara yoy. Sedangkan rasio kredit bermasaah (non-performing loan/NPL) gross ditargetkan terjaga pada kisaran 3.2% hingga 3% “Kami optimistis dengan adanya tambahan direks dan
komisaris baru akan membuat knerja perseroan semakin cemerlang dalam mewujudkan visi BTN menjadi The
Best Mortgage Bank in Southeast Asia di 2025,” pungkasnya.(Jef)

Luncurkan Logo Baru, BTN Makin Percaya Diri

Jakarta:(Globalnews.id) – Memasuki usianya yang ke-74, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melakukan “rebranding” salah satunya dengan meluncurkan logo baru. Logo baru yang dirilis merupakan simbol keberhasilan dan komitmen perseroan dalam melanjutkan transformasi menjadi Bank yang lebih modern, dan adaptif dalam menghadapi digitalisasi. Langkah rebranding ini sejalan dengan transformasi perusahaan untuk menjadi The Best Mortgage Bank in South East Asia pada 2025.

BTN meluncurkan logo barunya dalam gelaran BTN Anniversary Festival 2024, yang diadakan pada Minggu, 3 Maret 2024 di Indonesia Arena, Kompleks Olahraga Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Dalam sambutannya, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, ulang tahun ke-74 dan peluncuran logo baru menjadi momentum bagi BTN untuk melakukan percepatan transformasi.

Erick menyampaikan, BTN harus mampu menjadi tumpuan dalam solusi pembiayaan perumahan bagi masyarakat. Ia menyebutkan, saat ini 52 persen penduduk Indonesia tinggal di perkotaan, dan diperkirakan angka ini meningkat menjadi 70 persen pada 2035. Erick mengatakan, pembiayaan untuk 600.000 rumah tidak cukup memenuhi kebutuhan masyarakat, karena secara keseluruhan, (kekurangan) perumahan di Indonesia masih bertengger di angka 12,7 juta.

“BTN tentu sudah luar biasa, dari 600 ribu rumah, sekarang sudah 300 ribu rumah yang BTN biayai. Tapi angka 1 juta sampai 1,5 juta rumah harus menjadi terobosan,” ujarnya.

Menurut Erick, BTN memiliki kapabilitas untuk mencapai goal tersebut, karena kinerjanya yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir, baik dari sisi aset maupun penurunan kredit bermasalah. Hal ini menandakan bahwa BTN merupakan bank dengan kesehatan yang baik.

“Perjalanan BTN luar biasa setelah mencapai usia ke-74. Pada 2019, ketika saya menjadi Menteri BUMN, BTN hanya membukukan laba Rp200 miliar. Namun, sekarang sudah mencapai Rp3,5 triliun. Hal ini berarti bank ini lebih sehat dan akan memberikan layanan yang juga sehat,” ujar Erick.

Erick berharap BTN dapat menjadi sebuah solusi untuk perumahan masa depan anak muda, sehingga BTN harus bekerja lebih keras dan menyusun strategi besar. “Nafas logo baru ini harus benar-benar dimaknai oleh seluruh BTNers dalam rangka menciptakan solusi bagi backlog perumahan kita,” kata Erick.

Turut hadir dalam seremoni, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan, logo merupakan bentuk tanggung jawab dan kredibilitas bagi sebuah organisasi, sehingga BTN harus menjaga makna yang dibawa oleh logo barunya.

“Garis merah yang dahulu di bawah kata BTN, sekarang berada di atas, artinya menjadi lebih sigap dan efisien. Sedangkan penggunaan huruf kecil berarti memasyarakat, sehingga BTN harus menjadi bank untuk rumah masyarakat,” ujar Basuki.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, perubahan logo ini merupakan refleksi dari transformasi yang telah dilakukan Bank BTN, di antaranya di ranah digital untuk mendukung proses bisnis dan layanannya, serta operasional kantor-kantor cabang yang lebih modern. Dengan brand image yang lebih modern dan kekinian, BTN siap untuk bersaing di level yang lebih tinggi dan menjadi bank pilihan utama bagi nasabah.

“BTN memperkenalkan logo terbaru yang lebih fresh, kekinian, dan mengikuti perkembangan jaman. Wajah baru ini diperlukan untuk mendukung pertumbuhan core business Bank BTN sebagai bank terkemuka dalam pembiayaan perumahan secara berkelanjutan. Dengan logo baru di usianya yang ke-74, BTN unjuk gigi sebagai one stop financial solution bagi masyarakat untuk bertransaksi tidak hanya dalam hal pembiayaan perumahan tapi juga beyond mortgage,” kata Nixon.

Logo baru BTN memiliki font atau bentuk tulisan yang menyimbolkan optimisme, dengan rancangan konstruksi yang berani dan dinamis untuk menggambarkan Bank BTN yang modern dan relevan dengan perkembangan zaman. Nixon menjelaskan, perseroan menggunakan huruf kecil pada logo Bank BTN melambangkan bank yang mudah didekati dan memahami kebutuhan nasabah, berpartisipasi aktif dalam perjalanan nasabah, dan membantu mencapai tujuan hidup. Perseroan berharap dapat menjadi rumah, tempat dimulainya perjalanan hidup.

Garis merah di atas tulisan “btn” menyimbolkan visi Bank yang progresif dan terus melangkah maju. Bank BTN ingin memantapkan posisinya sebagai lembaga keuangan visioner yang konsisten berkembang secara progresif. “Dengan terus menciptakan inovasi dan solusi melalui ekosistem perumahan, BTN memposisikan dirinya sebagai bank beyond mortgage atau bank yang melayani lebih dari KPR,” kata Nixon.

Sedangkan warna logo, yaitu Dynamic Blue dan Stablitas Merah mewakili bank yang inovatif dan dinamis dalam upayanya mengembangkan dan menciptakan produk keuangan, yang bertujuan untuk membangun ekosistem keuangan yang inovatif, modern, dan andal. Secara filosofis, warna Dynamic Blue merupakan warna yang lebih hidup dan segar dibandingkan warna biru lainnya. Warna ini menggambarkan sifat percaya diri dalam menarik masyarakat yang lebih luas di luar batas negara. Sedangkan warna Stabilitas Merah melambangkan stabilitas, mencerminkan kekuatan dan ketahanan institusi yang dibangun melalui pengalam berharga selama bertahun-tahun.

Nixon menegaskan, perubahan logo BTN ini efektif dilakukan pada 3 Maret 2024, dengan beberapa catatan: Pertama, tidak ada perubahan pada nama perseroan (PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk); Kedua, perubahan merek dan logo tidak memengaruhi kerja sama yang sedang berlangsung dan perjanjian yang telah disepakati, baik antara perseroan dengan nasabah maupun antara perseroan dengan pihak ketiga lainnya; Ketiga, informasi lebih lengkap akan disampaikan melalui website BTN atau nasabah dapat menghubungi BTN Call.

BTN Anniversary Festival 2024
Sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74, Bank BTN mengadakan peluncuran rebranding logo tersebut dalam acara bertajuk BTN Anniversary Festival 2024 pada Minggu, 3 Maret 2024 di Indonesia Arena, Kompleks Olahraga Gelora Bung Karno, Jakarta. Acara tersebut dihadiri oleh segenap manajemen dan karyawan Bank BTN serta para keluarga mereka. Sederet penyanyi dan band ternama turut memeriahkan acara tersebut.

Selain peluncuran logo baru, perseroan menggelar sejumlah rangkaian acara perayaan HUT ke-74 Bank BTN, termasuk BTN Run (5K, 10K, dan Aquathlon) dan Fun Run 3K, Basket 3 on 3, BTN Culinary, dan BTN Soundphoria. Berikut adalah detil dari berbagai acara tersebut:

• BTN Run (5K, 10K, dan Aquathlon) & Fun Run 3K
Perlombaan lari yang diadakan oleh Bank BTN dengan kategori lari untuk jarak 5 kilometer (KM) dan 10 KM serta Aquathlon (berlari 2,5 KM – berenang 500 meter – berlari 2,5 KM) yang diikuti oleh masyarakat umum maupun BTNers dengan tujuan meningkatkan brand engagement dan brand awareness Bank BTN dengan logo terbarunya, serta berbagai produk dan layanan yang dimiliki Bank BTN. Selain itu, untuk BTNers dan keluarga yang tidak mengikuti BTN Run, dapat mengikuti Fun Run dengan jarak 3 KM.

• BTN Culinary (Promo Spesial Rp7.400 atau Diskon 74%)
Sebagai upaya meningkatkan potensi bisnis Bank BTN dalam penyelenggaraan acara BTN Anniversary Festival 2024, perseroan menghadirkan promo harga spesial HUT BTN ke-74 sebesar Rp7.400 atau diskon 74% atau promo sejenisnya dengan transaksi pembelian melalui QRIS BTN Mobile dan Kartu Debit BTN Visa dengan promo di 74 merchant, tenant, UMKM, maupun rekanan dari Bank BTN yang dapat dinikmati oleh BTNers dan keluarga maupun masyarakat umum yang hadir dengan tema BTN Culinary.

• BTN Soundphoria
Sebagai daya tarik acara BTN Anniversary Festival 2024, perseroan menampilkan hiburan artis Indonesia yang dapat dinikmati oleh BTNers dan keluarga, maupun peserta BTN RUN dan BTN Aquathlon sebagai wujud apresiasi Bank BTN terhadap BTNers dan keluarga, serta upaya meningkatkan brand engagement dan brand awareness BTN. Sejumlah artis yang tampil yaitu Ari Lasso, Gigi, Sammy Simorangkir, Armada, dan Ayu Ting Ting.

Dalam rangka menarik lebih banyak masyarakat umum terhadap produk dan layanan BTN, perseroan turut meluncurkan sejumlah penawaran terbaru, yaitu BTN Kita, BTN ATYA. “Bank BTN berharap dapat memberikan pelayanan terbaik bagi para nasabah dengan menjadi bank pilihan untuk menabung, bertransaksi, dan memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat,” pungkas Nixon.(Jef)

47 Tahun KPR BTN: Sebagai Kepanjangan Tangan Pemerintah Sekaligus Berperan Dalam Meningkatkan Ekonomi Nasional Melalui Sektor Perumahan

JAKARTA:(Globalnews.id)- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) KPR yang ke-47 tahun pada 10 Desember 2023. Pada usia yang tergolong matang tersebut, Bank BTN terus menunjukkan komitmennya yang kuat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi negara dengan menjadi bank penyalur kredit pemilikan rumah (KPR) terbesar di Indonesia.

Selama 47 tahun menyalurkan KPR, Bank BTN telah mewujudkan impian sekitar 5,6 juta masyarakat Indonesia beserta keluarganya memiliki hunian yang layak dengan nilai pembiayaan sekitar Rp470 triliun. Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan bahwa perjalanan panjang BTN dalam membantu pemenuhan kebutuhan rumah di Indonesia menjadi sumber kekuatan untuk terus mendukung sektor perumahan dan menciptakan nilai tambah bagi perekonomian.

“Bank BTN memiliki momentum yang sangat baik untuk terus bertumbuh pesat dan berkelanjutan setelah berkiprah selama 47 tahun dalam membantu masyarakat Indonesia menggapai mimpi mereka untuk memiliki rumah. Tentunya, banyak pelajaran yang kami petik dalam membangun ekosistem perumahan selama ini. Hal ini menjadi bekal untuk perbaikan dalam mencapai aspirasi menjadi bank penyalur KPR terbaik di Asia Tenggara,” ujar Nixon di Jakarta, Minggu (10/12).

Nixon mengungkapkan, Bank BTN sangat mengapresiasi peran pemerintah dan seluruh stakeholder serta masyarakat yang telah membantu perseroan mengemban amanah untuk dapat memenuhi terwujudnya impian masyarakat memiliki rumah selama 47 tahun. Momentum HUT KPR ke-47 tahun ini akan menjadi penyemangat Bank BTN untuk berkontribusi lebih besar lagi kepada negara dalam mensejahterakan rakyat melalui pembiayaan perumahan.

“Sinergi Bank BTN dengan seluruh stakeholder termasuk Kementerian BUMN, Kementerian PUPR, Kementerian Keuangan dan DPR RI telah berhasil mewujudkan mimpi jutaan rakyat Indonesia beserta keluarganya memiliki rumah impian yang layak. Kami akan terus mendorong sebanyak mungkin rakyat dengan mudah memiliki rumah melalui KPR,” katanya.

Menurut Nixon, Bank BTN sebagai kepanjangantangan pemerintah harus ikut aktif berperan dalam mengimplementasikan amanah Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28 H ayat 1 yang berbunyi “Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan”.

“Dalam pemenuhan rumah yang layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tentu pemerintah tidak bisa sendirian dalam mewujudkannya. Diperlukan kerjasama berbagai pihak baik dari regulator, asosiasi pengembang, dan perbankan termasuk Bank BTN,” tegas Nixon.

Nixon menegaskan, Bank BTN terus berkomitmen menjadi mitra pemerintah dalam memenuhi kebutuhan rumah layak huni khususnya bagi MBR. Komitmen ini dibuktikan perseroan dengan kontribusi yang sangat besar terhadap Program Sejuta Rumah.

Dengan lebih dari 90 persen portofolio kredit Bank BTN berupa kredit perumahan, Bank BTN memiliki keunggulan kompetitif di sektor pembiayaan rumah. Bank BTN telah menguasai sekitar 40% market share KPR secara nasional dan menggerakkan 181 sub-sektor ekonomi dan lebih dari 7.000 pengembang perumahan telah bermitra dengan Bank BTN hingga kini.

Di sektor KPR subsidi, Bank BTN mendominasi sebesar 83% dan menjadi kontributor utama untuk program perumahan rakyat. Dalam dua tahun ke depan, Bank BTN berharap dapat membiayai 1 juta rumah subsidi. Dengan kekuatan ini, Bank BTN mendukung upaya pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat berpenghasilan rendah.

Sementara itu, di sektor KPR non-subsidi, Bank BTN terus mengoptimalisasi upaya untuk membidik segmen menengah ke atas atau emerging affluent. Bank BTN membuka sales center di beberapa tempat dan bermitra dengan para pengembang perumahan di suburban dan perkotaan.

Bank BTN optimistis bahwa sektor properti Indonesia akan tetap bertumbuh pesat karena rasio KPR terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia masih tertahan di angka 3%, jauh di bawah negara-negara tetangga di ASEAN. Kemudian, masih terdapat 12,7 juta keluarga yang belum memiliki rumah dan 1,8 juta pernikahan baru setiap tahunnya.

Selain itu, diperkirakan terdapat tambahan 77 juta orang Indonesia yang akan digolongkan sebagai segmen berpendapatan menengah pada 2025. Hal ini ditopang pula dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia di berbagai aspek.

Direktur Eksekutif Segara Research Institute Piter Abdullah Redjalam menilai pencapaian Bank BTN dalam menyalurkan KPR diraih dengan tidak mudah. Hal ini terkait dengan peran dan mandat pemerintah kepada Bank BTN sebagai agen perubahan sekaligus penyedia rumah untuk seluruh lapisan masyarakat, terutama masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Di satu sisi, sebagai perusahaan publik, Bank BTN harus konsisten mencetak pertumbuhan laba dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham (shareholders values). Tapi, di sisi lain, menjalankan tugas mulia pemerintah dalam membantu masyarakat mengakses pembiayaan rumah yang terjangkau,” katanya.

Dengan kata lain, menurut Piter, Bank BTN dituntut mampu menyeimbangkan antara menjalankan visi bisnis dan misi sosial secara bersamaan. “Memang tidak mudah, tapi mandat tersebut membuat bankir Bank BTN akan terlihat berbeda dan layak berbangga. Publik akan selalu ingat satu hal bahwa, dibalik rumah milik rakyat, selalu ada peran BTN di dalamnya,” kata Piter.

Piter juga mengapresiasi inovasi Bank BTN dalam menyediakan KPR bagi kelompok masyarakat menengah bawah yang selama ini terpinggirkan, seperti pekerja sektor informal, para pedagang pasar hingga anak milenial yang baru masuk dunia kerja. Mereka ini sejatinya tidak mudah memenuhi kriteria layak KPR, terutama dalam hal kecukupan penghasilan, uang muka dan kemampuan mengangsur.

“Tanpa keberpihakan bankir dan improvisasi dalam penerapan prinsip manajemen risiko, mereka akan sulit mendapatkan KPR. Bank BTN berani melakukan itu dengan tetap menjalankan prinsip kehatihatian yang tinggi. Inilah peran penting Bank BTN yang tak tergantikan,” kata Piter.(Jef)

LABA BTN SYARIAH MEROKET DIATAS 70%

Jakarta:(Globalnews.id)- Laba Unit Usaha Syariah milik PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. mencatatkan lonjakan positif per kuartal III/2023. Kinerja BTN Syariah tersebut ikut mendongkrak perolehan laba bersih Bank BTN.

Adapun, laporan keuangan Bank BTN menunjukkan laba bersih Unit Usaha Syariah (UUS) BTN melonjak 70,40% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp235,27 miliar di kuartal III/2022 menjadi senilai Rp400,89 miliar.

Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan kinerja positif BTN Syariah tersebut sejalan dengan semakin besarnya minat masyarakat Indonesia untuk membeli rumah melalui skema pembiayaan syariah. “Masyarakat Indonesia mayoritas merupakan muslim yang merupakan basis nasabah yang kuat untuk bisnis pembiayaan perumahan dengan skema syariah. Kami optimistis BTN Syariah memiliki ruang besar untuk terus bertumbuh besar sehingga dapat melayani kebutuhan pembiayaan perumahan masyarakat Indonesia,” jelas Nixon di Jakarta, Senin (27/11).

Perolehan laba bersih BTN Syariah tersebut disumbang penyaluran pembiayaan yang naik hingga 17,94% yoy dari Rp30,35 triliun menjadi Rp35,79 triliun per kuartal III/2023. Hingga kuartal III/2023, pembiayaan perumahan tercatat masih mendominasi penyaluran pembiayaan di BTN Syariah atau sebesar 97,43%.

BTN Syariah juga telah menghimpun DPK senilai Rp36,25 triliun pada kuartal III/2023 atau naik 16,76% yoy dari Rp31,05 triliun di kuartal III/2022. Dengan kinerja tersebut, aset syariah tercatat naik 17,26% yoy dari Rp41,29 triliun pada kuartal III/2022 menjadi Rp48,41 triliun per kuartal III/2023.

Sementara itu, laba bersih BTN Syariah juga turut menopang perolehan laba bersih Bank BTN. Per kuartal III/2023, Bank BTN mencatatkan laba bersih senilai Rp2,31 triliun atau sesuai target perseroan. Selain disumbang bisnis syariah, perolehan laba bersih Bank BTN juga ditopang bisnis perseroan yang positif mulai dari KPR, high yield loan, hingga lonjakan fee based income.

Nixon menuturkan hingga akhir tahun, perseroan optimistis akan mencatatkan kinerja sesuai target. “Mulai bergairahnya sektor perumahan dan insentif Pemerintah akan semakin mendorong bisnis pembiayaan sektor perumahan tumbuh positif hingga 2024. Momentum tersebut terus kami manfaatkan dengan berbagai inisiatif bisnis yang terus kami lakukan,” ujar Nixon.

Laporan keuangan Bank BTN menunjukkan per kuartal III/2023, bank yang berfokus pada pembiayaan perumahan ini mencatatkan total kredit dan pembiayaan senilai Rp318,30 triliun atau naik 9,87% yoy. Peningkatan tersebut didorong pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi yang naik 11,87% yoy dari Rp140,97 triliun menjadi Rp157,71 triliun pada kuartal III/2023.

Berbagai inisiatif Bank BTN pun terus menunjukkan kinerja positif. Segmen high yield loan misalnya, menunjukkan kinerja moncer. Kredit Ringan (Kring) untuk pegawai naik 17,59% yoy menjadi Rp4,32 triliun per kuartal III/2023. Di periode yang sama, Kredit Agunan Rumah (KAR) tumbuh 10,63% yoy menjadi Rp7,34 triliun. Kredit Usaha Rakyat (KUR) pun melonjak 162,82% yoy menjadi Rp1,60 triliun di kuartal III/2023.

Ekosistem transaksi digital Bank BTN juga menyumbang kenaikan signifikan pada fee-based income. Di ekosistem ini, Bank BTN menawarkan layanan lengkap mulai dari transaksi untuk wholesale hingga ritel melalui BTN Mobile. Dengan berbagai kinerja tersebut, Bank BTN mencatatkan total fee-based income per kuartal III/2023 naik sebesar 67,32% yoy menjadi Rp2,36 triliun.

Di sisi lain, Bank BTN juga telah menghimpun dana pihak ketiga (DPK) senilai Rp323,90 triliun atau naik 3,54% yoy dari Rp312,84 triliun pada kuartal III/2022. Inisiatif Bank BTN dalam menjaga biaya dana (cost of funds/CoF) juga turut meningkatkan porsi dana murah. Porsi dana murah (current account savings account/CASA) Bank BTN tercatat naik 358 basis poin (bps) menjadi 49,48% per kuartal III/2023. Dengan keseluruhan kinerja tersebut, per kuartal III/2023, total aset Bank BTN mencapai Rp409,68 triliun atau naik 5,24% yoy.(Jef)

Race Pack BTN Jakarta Run 2023 Bisa Diambil Mulai Hari Ini

JAKARTA:(Globalnews.id) -PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mengumumkan para peserta BTN Jakarta Run 2023 yang akan berlangsung pada Minggu, 12 November 2023, sudah bisa mengambil race pack mulai hari ini, Kamis, 9 November 2023 hingga Sabtu, 11 November 2023. Pengambilan race pack bisa dilakukan di Balai Kota DKI Jakarta, mulai pukul 09.00 WIB hingga 20.00 WIB.

“Karena membludaknya peserta BTN Jakarta Run 2023 yang lebih dari 10.000 pelari, kami imbau para peserta untuk mengambil race pack mulai dari hari Kamis, 9 November 2023, sehingga tidak terjadi penumpukan pada hari Sabtu, 11 November 2023,” ujar Corporate Secretary Bank BTN Ramon Armando dalam jumpa pers pada acara Race Expo di Jakarta, Kamis, 9 November 2023.

Ramon mengatakan, dalam Race Expo selain pengambilan race pack, para peserta BTN Jakarta Run 2023 bisa menikmati berbagai acara yang digelar mulai dari games, hiburan dan bisa menikmati santapan kuliner khas Ibu Kota Jakarta. “Jadi saat pengambilan race pack, para peserta juga akan menikmati berbagai macam kegiatan yang digelar, bahkan ada juga talkshow yang bisa menambah pengetahuan para runner baik seputar olahraga lari maupun kegiatan lainnya,” katanya.

Adapun para peserta BTN Jakarta Run 2023 akan mendapatkan race pack yang berisi Jersey, BIB, String Bag dan sekitar 18 Produk Sponsor. Sedangkan Bank BTN dalam kegiatan Race Expo akan menampilkan booth yang dapat dikunjungi para peserta BTN Jakarta Run 2023 untuk mengetahui berbagai produk dari perseroan.

Seperti diketahui, Bank BTN bersama Pemrov DKI Jakarta akan menggelar ajang lari internasional “BTN Jakarta Run 2023”. Ajang ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT DKI Jakarta ke-496 dan dalam rangka Bank BTN memperkenalkan aplikasi BTN Mobile kepada masyarakat.

“Jakarta adalah milik kita karena kita bekerja dan ada di Jakarta sebagai ibukota kebanggaan bersama. Momen inilah yang mendasari mengapa BTN hadir dalam kegiatan marathon sebagai rangkaian acara HUT DKI Jakarta ke-496, disamping banyak penggemar olahraga lari baik dari dalam maupun luar negeri yang membutuhkan ruang dan sekarang Bersama Pemprov DKI kita siapkan sebagai BTN Jakarta Run 2023,” tegas Ramon.

BTN Jakarta Run 2023 menurut rencana akan dipusatkan di sekitar areal Monas pada tanggal 12 November 2023. Adapun kategori yang dilombakan adalah Marathon (42K), Half Marathon (21K), 10K dan 5K. Adapun hadiah total yang disiapkan dalam ajang BTN Jakarta Run 2023 adalah Rp2,5 miliar termasuk grand prize sebuah rumah untuk peserta yang berhasil memecahkan rekor marathon khusus bagi Warga Negara Indonesia (WNI).(Jef)