Arsip Tag: Pelni

Kembali Beroperasi, Dua Kapal PELNI Segera Layani Rute Karimunjawa


Jakarta:(Globalnews id)- Setelah nyaris vakum dua tahun akibat pandemi Covid-19, kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) siap berlayar kembali ke Karimunjawa, Jawa Tengah. Hadir dengan mengedepankan pelayaran yang aman dan nyaman sesuai protokol kesehatan, KM Lawit akan melayari rute Semarang – Karimunjawa – Semarang pada Jumat (29/10) ini.

Vice President Pemasaran Angkutan Penumpang PT PELNI Sukendra menyampaikan bahwa PELNI telah mempersiapkan dua armadanya untuk melayani rute Karimunjawa, yaitu KM Lawit dan KM Kelimutu. “Untuk KM Kelimutu direncanakan akan melayani rute Karimunjawa pada minggu ketiga November mendatang,” terang Sukendra.

Sukendra menambahkan untuk keberangkatan dengan KM Lawit dengan rute Semarang – Karimunjawa – Semarang akan dilayani pada Jumat (29/10) pukul 23.59 WIB, Jumat (12/11) keberangkatan pukul 23.00 WIB, dan Jumat (26/11) keberangkatan pukul 23.00.

Berlayarnya kembali kapal PELNI menuju Karimunjawa ini juga sebagai tindaklanjut atas audiensi yang dilakukan antara Kementerian Perhubungan, PELNI, Bupati Jepara dan dinas terkait lainnya pada beberapa pekan lalu. “Sejak hadir pada tahun 2016, jumlah penumpang kapal PELNI yang akan berwisata menuju Karimunjawa terus tumbuh setiap tahunnya. Dengan beroperasinya kembali dua kapal PELNI ini diharapkan dapat menumbuhkan lagi sektor perekonomian dan pariwisata di Kepulauan Karimunjawa,” tambahnya.

Data perusahaan menunjukkan jumlah penumpang kapal PELNI menuju Karimunjawa tercatat sebesar 6.187 pelanggan pada tahun 2016. Jumlah penumpang sempat mengalami penurunan sebesar 3,4 persen di tahun 2017 menjadi 5.974 pelanggan dan kembali tumbuh di tahun 2018 dengan jumlah penumpang mencapai 7.726 pelanggan. Selanjutnya, pada 2019 jumlah penumpang telah menyentuh angka hingga 10.717 pelanggan. “Jumlah penumpang menuju Karimunjawa mengalami penurunan di tahun 2020 sejumlah 1.145 pelanggan akibat pandemi Covid-19 yang membuat pemerintah daerah menyesuaikan diri dalam menerapkan kebijakan di Kepulauan Karimunjawa,” jelas Sukendra.

KM Lawit dan KM Kelimutu merupakan kapal penumpang PELNI dengan kapasitas sebesar 1.000 pax. KM Lawit melayani rute Tg. Priok – Pontianak – Semarang – Kumai – Semarang – Karimunjawa – Semarang – Pontianak – Tg. Priok. Sedangkan KM Kelimutu memiliki rute pelayaran Surabaya – Kumai – Surabaya – Sampit – Semarang – Kumai – Semarang – Karimunjawa – Semarang – Sampit – Surabaya.

Lebih lanjut, Sukendra juga menjelaskan kepada seluruh pelanggan kapal PELNI untuk informasi lebih lanjut terkait hal tersebut dapat diperoleh melalui website resmi perusahaan www.pelni.co.id dan sosial media @Pelni162. “Kami juga memiliki call center 162 dan layanan melalui WhatssApp di nomor 0811-162-1-162 selama 24 jam untuk memenuhi kebutuhan informasi seluruh pelanggan kapal PELNI,” tutup Sukendra.

PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang transportasi laut hingga saat ini telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 83 pelabuhan serta melayani 1.100 ruas.

Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 45 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah 3TP di mana kapal perintis menyinggahi 275 pelabuhan dengan 3.739 ruas. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 20 kapal Rede. Sedangkan pada pelayanan bisnis logistik, kini PELNI mengoperasikan 10 trayek tol laut serta 1 trayek khusus untuk angkutan ternak.(Jef)

Sambut HPN 2021, PELNI Ajak Penumpang Nikmati Pelayaran Kelas Satu



Jakarta:(Globalnews.id)- Menyambut Hari Pelanggan Nasional yang jatuh pada 4 September 2021, PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) memberikan pengalaman pelayaran rasa kelas satu bagi penumpang yang beruntung. Pelanggan yang terpilih mendapatkan pengalaman berlayar menggunakan fasilitas kelas satu pada pelayaran KM Kelud, Jumat (3/9) dengan rute Jakarta hingga Medan.

VP Pemasaran Angkutan Penumpang PT PELNI Sukendra menjelaskan ini merupakan wujud apresiasi Perusahaan kepada para pelanggan yang menjadikan kapal PELNI sebagai sarana transportasi utama. “Di perayaan HPN tahun ini, beberapa pelanggan yang beruntung kami berikan tambahan pelayanan dari kelas ekonomi menjadi kelas satu. Mudah-mudahan ini menjadi pengalaman berlayar yang berkesan dan tidak dilupakan,” terang Sukendra.

Selain itu, para pelanggan terpilih juga berkesempatan untuk mengenal lebih dekat dengan fasilitas-fasilitas keselamatan yang dimiliki kapal PELNI. “Melengkapi pelayanan yang diberikan, kami memberikan fasilitas _tour on board_ dengan mengunjungi area khusus yang hanya bisa diakses oleh kru kapal. Termasuk mengenalkan alat-alat navigasi dan keselamatan kapal. Informasi ini diharapkan menambah kepercayaan pelanggan berlayar bersama Kapal PELNI,” tambahnya.

Sebagai Perusahaan pelayaran di Indonesia, PELNI selalu berupaya untuk menghadirkan peningkatan pelayanan kepada pelanggan yang kini menyesuaikan dengan era digital. Setelah menghadirkan layanan _vending machine_ di 10 pelabuhan keberangkatan, PELNI telah menerapkan sistem _e-ticketing_ dan kini tengah mengembangkan sistem _barcode_ pada tiket kapal. “Kedepannya, penumpang cukup menunjukkan barcode tiketnya melalui _handphone_ masing-masing sehingga potensi tiket hilang ataupun tiket rusak bisa dihindari,” ungkap Sukendra.

Tidak hanya itu, Sukendra menerangkan inovasi lain yang sedang dikembangkan PELNI adalah dengan menghadirkan layanan aplikasi untuk memudahkan pelanggan kapal dalam melakukan pemesanan permakanan selama pelayaran berlangsung. PELNI juga tengah mengembangkan sistem untuk mengintegrasikan tiket kapal dengan sarana transportasi lainnya ketika penumpang kapal PELNI tiba di pelabuhan tujuan. “Inovasi pelayanan ini hadir untuk semakin memudahkan dan memberikan kenyamanan kepada seluruh pelanggan kapal PELNI,” terangnya.

Pelayanan kepada pelanggan juga diwujudkan melalui beberapa fasilitas seperti dapoer PELNI, ruang gym, area jogging, mushala. Selain itu juga tersedia beberapa ruangan yang dapat dipergunakan sebagai lokasi MICE (Meeting, Incentives, Conference, and Exhibitions).

PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang transportasi laut hingga saat ini telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 76 pelabuhan serta melayani 1.058 ruas.

Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 45 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah 3TP di mana kapal perintis menyinggahi 285 pelabuhan dengan 3.811 ruas. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 16 kapal Rede. Sedangkan pada pelayanan bisnis logistik, kini PELNI mengoperasikan 9 trayek tol laut serta 1 trayek khusus untuk angkutan ternak.(Jef)

Kapal PELNI Resmi Digunakan Untuk Isolasi Apung Kota Makassar

Makassar:(Globalnews.id)- PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) bersama dengan Pemerintah Kota Makassar meresmikan penggunaan Kapal Motor Umsini sebagai lokasi isolasi apung terpadu skala kota di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (2/8). Dengan peresmian ini, KM Umsini siap menjadi tempat isolasi apung bagi 785 pasien Covid-19 OTG dan gejala ringan.

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Kementerian Perhubungan, Pemerintah Kota Makassar, beserta PELNI di atas KM Umsini pada Senin (2/8). Penandatanganan dilakukan oleh Walikota Makassar Danny Pomanto, disaksikan perwakilan dari PT PELNI (Persero) Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT PELNI O.M. Sodikin serta perwakilan dari Kementerian Perhubungan ,yaitu Kepala Syahbandar Utama Pelabuhan Makassar Ahmad Wahid.

O.M. Sodikin menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Kementerian Perhubungan sehingga KM Umsini dapat dipergunakan untuk mendukung program _Makassar Recover_ yang dicanangkan Pemerintah Kota Makassar. “Hal ini merupakan bentuk perwujudan kolaborasi PELNI sebagai BUMN bersama dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam memerangi Covid-19 di Indonesia,” terangnya.

Sebagai informasi, tiap-tiap bed antar pasien isolasi mandiri telah diberikan sekat _(recovery capsule)_ dan terbagi atas empat deck dengan pemisahan berdasarkan jenis kelamin. Sementara, untuk tenaga medis telah dipersiapkan sebanyak 64 tempat tidur dengan lokasi yang terpisah dari deck pasien isolasi mandiri. Jumlah tersebut sesuai dengan kebijakan 50% dari kapasitas kapal sehingga protokol kesehatan di atas kapal tetap terlaksana.

Beberapa fasilitas penunjang di kapal juga telah dipersiapkan guna mendukung pelaksanaan isolasi mandiri, seperti penyediaan kamera pengawas (CCTV) pada 31 titik di atas KM Umsini, poliklinik, jogging track. “Top deck” sebagai ruang terbuka di atas kapal juga dapat dimanfaatkan oleh pasien isolasi mandiri sebagai lokasi untuk berolahraga maupun berjemur. Kami berharap dengan fasilitas yang disediakan dapat mendukung percepatan proses penyembuhan pasien yang melakukan isolasi di atas kapal PELNI,” tambah Sodikin.

KM Umsini adalah satu dari 26 kapal penumpang yang dioperasikan oleh PT PELNI dan menyinggahi Makassar dalam rute pelayarannya. Kapal berkapasitas 2000 pax ini memiliki rute reguler Kijang – Tanjuk Priok – Surabaya – Makassar – Maumere – Larantuka – Lewoleba – Kupang (PP). Selama masa PPKM Darurat berlangsung, KM Umsini merupakan salah satu kapal yang melakukan _portstay_ akibat dari penutupan sejumlah wilayah.

PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang transportasi laut hingga saat ini telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 76 pelabuhan serta melayani 1.058 ruas.

Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 45 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah 3TP di mana kapal perintis menyinggahi 285 pelabuhan dengan 3.811 ruas. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 16 kapal Rede. Sedangkan pada pelayanan bisnis logistik, kini PELNI mengoperasikan 9 trayek tol laut serta 1 trayek khusus untuk angkutan ternak.(Jef)

PELNI Siapkan Kapal Jadi Tempat Isolasi Khusus OTG Covid-19

JAKARTA:(Globalnews.id)- PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) tengah mempersiapkan Kapal Motor Umsini sebagai tempat isolasi apung pertama bagi pasien Covid-19 di Makassar. Ini dilakukan menindaklanjuti permintaan Walikota Makassar untuk menggunakan kapal PELNI sebagai tempat isolasi apung skala kota melihat lonjakan kasus Covid-19 yang terkonfirmasi aktif di Kota Makassar.

Atas dukungan Kementerian Perhubungan dan kerjasama dengan Pemerintah Kota Makassar, KM Umsini yang kini tengah berhenti beroperasi untuk sementara waktu _(portstay)_ akan difungsikan untuk menjadi lokasi isolasi bagi pasien Covid-19 tanpa gejala (OTG) hingga pasien Covid-19 bergejala ringan.

Direktur Utama PT PELNI Insan Purwarisya L. Tobing menjelaskan PT PELNI siap membantu Pemerintah dalam menekan kurva penyebaran Covid-19 di Indonesia. Kenaikan kasus yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir telah menyebabkan terbatasnya ruang isolasi bagi pasien Covid-19 di Rumah Sakit maupun lokasi lainnya. “Dengan dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak dalam mempersiapkan KM Umsini sebagai lokasi isolasi apung sesuai standar kesehatan yang berlaku, Perusahaan yakin dapat mendukung Pemerintah Kota Makassar dalam upayanya mengendalikan penyebaran Covid-19 secara optimal,” ungkapnya.

Selama digunakan sebagai lokasi isolasi apung, kapal akan berlabuh di sekitar Pulau Lae Lae. KM Umsini memiliki daya tampung untuk 804 pasien dan 60 tenaga kesehatan yang disediakan oleh Pemerintah Kota Makassar. Jumlah tersebut sesuai dengan kebijakan 50% dari kapasitas kapal sehingga protokol kesehatan di atas kapal tetap terlaksana. Kru kapal yang bertugas di atas kapal juga akan diganti (rolling) setiap dua minggu sekali.

Selama kegiatan isolasi di atas kapal PELNI berlangsung, Perusahaan akan menyediakan beberapa fasilitas umum seperti tempat tidur, poliklinik, dan _jogging track_. Akses menuju _top deck_ akan diberikan sehingga dapat dimanfaatkan oleh pasien sebagai area terbuka untuk berjemur dan berolahraga. “Melalui fasilitas yang tersedia, diharapkan pasien merasa nyaman selama menjalankan masa isolasi mandiri di atas kapal sehingga dapat mempercepat proses penyembuhan serta peningkatkan imun pada pasien Covid-19,” tambah Insan.

KM Umsini berada di Pelabuhan Makassar sejak Rabu (14/7) dan kini telah memasuki tahap persiapan. Deck ekonomi yang akan dipergunakan sebagai tempat tidur pasien juga telah dipasang sekat antar _bed_. “Pemerintah Kota Makassar saat ini masih mempersiapkan kesiapan tenaga medis serta fasilitas penunjang lainnya untuk dimuat di atas kapal termasuk alat hepafilter,” terang Insan.

KM Umsini merupakan salah satu dari 26 kapal penumpang yang dioperasikan oleh PT PELNI dan menyinggahi Makassar dalam rute pelayarannya. Kapal berkapasitas 2000 pax ini memiliki rute reguler Kijang – Tanjuk Priok – Surabaya – Makassar – Maumere – Larantuka – Lewoleba – Kupang (PP). Selama masa PPKM Darurat berlangsung, KM Umsini termasuk salah satu kapal yang melakukan _portstay_ akibat dari penutupan sejumlah wilayah.

“Sebelum kembali dipergunakan untuk melayani pelayaran reguler, Perusahaan memastikan akan dilakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh hingga kapal dinyatakan siap untuk beroperasi kembali,” ungkapnya.

PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang transportasi laut hingga saat ini telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 76 pelabuhan serta melayani 1.058 ruas.

Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 45 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah 3TP di mana kapal perintis menyinggahi 285 pelabuhan dengan 3.811 ruas. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 16 kapal Rede. Sedangkan pada pelayanan bisnis logistik, kini PELNI mengoperasikan 9 trayek tol laut serta 1 trayek khusus untuk angkutan ternak.(Jef)

Penumpang Kapal PELNI Sudah Bisa Vaksin di Empat Pelabuhan Ini

JAKARTA:(Globalnews id)- PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) bersama dengan pemangku kepentingan kepelabuhanan siap untuk memfasilitasi vaksinasi gratis bagi penumpang kapal PELNI. Sentra vaksinasi untuk penumpang kapal PELNI tersedia di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Pelabuhan Benoa Bali.

Pjs. Kepala Kesekeretariatan Perusahaan PT PELNI Opik Taupik menyampaikan fasilitas vaksinasi tersebut dilakukan sejalan dengan persyaratan perjalanan di masa PPKM  Darurat Jawa – Bali yang mengharuskan calon penumpang untuk memiliki sertifikasi vaksinasi minimal dosis pertama. “Kami menghimbau kepada setiap calon penumpang kapal PELNI yang belum mendapatkan akses vaksin untuk memanfaatkan fasilitas ini. Sebagai perusahaan yang masuk dalam sektor krusial, kami ini mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang membantu dalam penyediaan fasilitas vaksin bagi calon penumpang Kapal PELNI,” tambahnya.

Opik Taupik menambahkan PELNI selaku operator kapal siap untuk mendukung penuh langkah Pemerintah dalam mencegah peningkatan penularan Covid-19. “PELNI akan terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan dalam pelaksanaan sentra vaksinasi ini, sehingga seluruh calon penumpang di Pelabuhan lainnya bisa mendapatkan fasilitas serupa,” tambahnya.

Selama periode PPKM Darurat Jawa-Bali yang berlaku pada 5 Juli hingga 20 Juli 2021, ketentuan perjalanan dengan kapal PELNI mengacu pada SE Kementerian Perhubungan Nomor 44 Tahun 2021 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Laut Pada Masa Pandemi Covid-19. Dalam aturan tersebut, penumpang kapal PELNI yang akan berpergian dari dan ke wilayah Jawa dan Bali wajib menunjukkan kartu vaksin pertama. “Selain itu calon penumpang juga wajib menyertakan hasil negatif tes PCR dengan masa berlaku 2 x 24 jam sebelum keberangkatan atau hasil negatif rapid test antigen dengan pengambilan sampel yang diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam serta mengisi e-HAC Indonesia,” tambahnya.

Selain itu, sebagai bentuk keseriusan Perusahaan dalam meningkatkan protokol kesehatan selama pelayaran, kru kapal secara rutin melakukan penyemprotan disinfektan dan pembersihan pada ruang-ruang kapal, seat/kasur penumpang, serta penyediaan handsanitizer pada sudut-sudut kapal. Selama berada di atas kapal, para penumpang juga diwajibkan untuk menggunakan masker dan menjaga jarak antar penumpang serta sejumlah persyaratan penerapan protokol kesehatan lainnya.

Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan kapal PELNI dapat mengakses akun media sosial PELNI @Pelni162 atau website resmi Perusahaan www.pelni.co.id. Informasi seputar kebijakan perjalanan dengan kapal PELNI dimasa PPKM darurat juga dapat ditanyakan melalu call center 021-162 dan WhatssApp di nomor 0811-162-1-162.

PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang transportasi laut hingga saat ini telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 76 pelabuhan serta melayani 1.058 ruas.

Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 45 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah 3TP di mana kapal perintis menyinggahi 285 pelabuhan dengan 3.811 ruas. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 16 kapal Rede. Sedangkan pada pelayanan bisnis logistik, kini PELNI mengoperasikan 9 trayek tol laut serta 1 trayek khusus untuk angkutan ternak.(Jef)

Tingkatkan Pelayanan Bagi Pelanggan, PELNI Rencanakan Tambah Mesin Cetak Mandiri

Jakarta:(Globalnews.id)- PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) berencana untuk menambah hadirnya mesin cetak _boarding pass_ tiket kapal secara mandiri _(vending machine)_ pada pelabuhan keberangkatan kapal. Hal tersebut dilakukan sebagai wujud komitmen Perusahaan dalam meningkatkan pelayanan kepada pelanggan kapal PELNI.

Pjs. Kepala Kesekretariatan Perusahaan Opik Taufik menyampaikan sebagai Perusahaan penerima dana _Public Service Obligation_ (PSO), PELNI berkomitmen untuk melaksanakan penugasan yang diberikan oleh Pemerintah dengan sebaik-baiknya. “Peningkatan layanan terus dilakukan secara berkelanjutan mulai dari sisi fasilitas di atas kapal hingga sarana penunjang lainnya,” ungkap Opik.

Opik menerangkan pada awal penggunaan _vending machine_ tahun 2019, PELNI telah menyediakan di 7 pelabuhan keberangkatan meliputi pelabuhan Tanjung Priok, Surabaya, Semarang, Makassar, Belawan, Bitung, dan Ambon. “Hingga tahun 2020, PELNI telah menambah fasilitas _vending machine_  di pelabuhan BauBau, Denpasar, dan Balikpapan. Tahun ini, Perusahaan mengupayakan agar dapat terpasang pada tiga pelabuhan lain seperti di Batam, Tanjung Pinang dan Tanjung Balai Karimun,” ungkapnya.

Manajemen mengharapkan agar mesin cetak _boarding pass_ tiket kapal mandiri dapat terpasang pada seluruh pelabuhan keberangkatan kapal PELNI sehingga dapat memudahkan seluruh pelanggan kapal. “Perusahaan berkomitmen untuk terus memberikan kemudahan. Penumpang tidak lagi harus mendatangi kantor cabang untuk menukarkan tiket tapi kini bisa langsung cetak pada hari h keberangkatan di pelabuhan,” terangnya.

Selain itu, Layanan prima juga tetap dilakukan Perusahaan dalam meningkatkan protokol kesehatan selama berlayar di masa pandemi Covid-19. Kru kapal secara rutin melakukan pemeriksaan terhadap fasilitas dan sarana yang ada diatas kapal seperti mini gym, seat/kasur penumpang, penyediaan handsanitizer pada sudut-sudut kapal, termasuk melakukan penyemprotan disinfektan pada ruang-ruang kapal. “Dalam pelayanan makan selama pelayaran, pengambilan makanan dan minuman saat ini dilakukan secara mandiri oleh penumpang _(self service)_. Makanan juga telah kami kemas dalam box sehingga tetap higienis,” tambah Opik.

Sebagai informasi, saat ini 26 kapal penumpang PELNI telah dilengkapi dengan fasilitas GeNose C-19. “Perusahaan menyediakan fasilitas GeNose sebagai alat screening kesehatan seluruh kru kapal yang bertugas. Namun, alat GeNose C-19 juga dapat dipergunakan untuk melakukan _screening_ kepada penumpang yang tiba-tiba memiliki gejala tertentu dalam pelayaran. Kami pun juga menghimbau agar  para penumpang tetap mematuhi protokol kesehatan dengan selalu menjaga jarak saat tiba di pelabuhan yang menjadi tanggung jawab otoritas pelabuhan,” tutupnya.

PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang transportasi laut hingga saat ini telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 76 pelabuhan serta melayani 1.058 ruas.

Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 45 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah 3TP di mana kapal perintis menyinggahi 285 pelabuhan dengan 3.811 ruas. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 16 kapal Rede. Sedangkan pada pelayanan bisnis logistik, kini PELNI mengoperasikan 9 trayek tol laut serta 1 trayek khusus untuk angkutan ternak.(Jef)

Nikmati Petang di KM Dorolonda, PELNI Gelar Virtual Tour

Jakarta:(Globalnews.id)- PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) kembali menghadirkan virtual tour on board edisi keempat di tahun 2020 ini untuk masyarakat Indonesia. Kali ini, virtual tour on board yang diselenggarakan melalui Aplikasi Zoom Cloud Meeting pada Rabu (23/9) mengangkat tema “Jalan-Jalan Petang di KM Dorolonda”.

Plt. Manager Humas, Kelembagaan dan CSR Idayu Adi Rahajeng menyampaikan bahwa masyarakat sangat antusias mengikuti virtual tour on board di atas kapal PELNI. Virtual tour yang pertama digelar oleh PT PELNI pada 17 Juli 2020 lalu di KM Kelud diikuti oleh 81 peserta, dan peserta terbanyak virtual tour on board adalah pada 14 Agustus 2020 yang dilaksanakan di kapal ternak KM Caraka Nusantara 1 dengan jumlah peserta 100 orang. “Masyarakat sangat antusias mengikuti virtual tour di era adaptasi baru saat ini, terutama saat PSBB berlangsung yang mengharuskan setiap kegiatan dilaksanakan di rumah, termasuk adanya pembatasan rekreasi,” ungkap Idayu.

KM Dorolonda kali ini menjadi pilihan PT PELNI untuk gelaran virtual tour on board yang keempat. KM Dorolonda adalah salah satu dari 26 kapal penumpang milik PT PELNI yang memiliki kapasitas penumpang sebanyak 2000 pax dengan rute pelayaran Tg. Priok – Surabaya – Makassar – Baubau – Namlea – Ambon – Ternate – Bitung – Ternate – Ambon – Namlea – Baubau – Makassar – Surabaya – Tg. Priok.

Kegiatan virtual tour on board ini dikenakan biaya sebesar Rp 30.000,- per orang untuk mendapatkan link dengan registrasi melalui http://bit.ly/VirtualNightDoro. Dengan biaya yang terjangkau ini, peserta dapat menikmati serunya jalan-jalan petang di KM Dorolonda bersama nahkoda dan host. “Peserta akan berkeliling KM Dorolonda secara virtual dipandu oleh Nahkoda Capt. Sumarjo Pujo Harnowo dan host untuk menikmati indahnya sunset dari atas Top Deck KM Dorolonda, sebuah spot yang menjadi andalan bagi rekan-rekan yang hobby fotografi,” terang Idayu.

Peserta juga akan melihat ruangan dan fasilitas yang ada di KM Dorolonda, mengunjungi ruang kemudi, dan melihat penerapan protokol kesehatan di atas kapal. “Kedepannya, virtual tour on board akan menjadi program rutin pada PELNI Lifestyle yang dilaksanakan dua kali dalam sebulan, sehingga dapat memuaskan rasa ingin jalan-jalan masyarakat yang saat ini kegiatannya masih dibatasi untuk menekan pertambahan jumlah penyebaran virus Covid-19. Kita harus terus patuhi himbauan Pemerintah untuk tetap di rumah dan menerapkan 3 M, yakni Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak,” tambah Idayu.

Selain memperkenalkan dunia maritim yang diperkuat dengan armada kapal milik PT PELNI, program virtual tour juga ingin menggandeng pemerintah daerah yang memiliki potensi wisata alternatif. “Banyak daerah yang dibatasi oleh akses transportasi, namun menyimpan kekayaan budaya dan bentang alam yang menarik dan potensial untuk menjadi tujuan wisata baru,” pungkas Idayu.

Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan virtual tour on board, masyarakat dapat mengakses media sosial resmi PT PELNI di instagram @Pelni162 dan website www.pelni.co.id atau bisa juga menghubungi contact center PELNI di 021-162 dan nomor admin PELNI Lifestyle 081388889162.

PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang transportasi laut hingga saat ini telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 83 pelabuhan serta melayani 1.100 ruas. Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 46 trayek kapal perintis yang menyinggahi 275 pelabuhan dengan 3.739 ruas. Hingga saat ini, PELNI melalui PELNI Lifestyle telah memiliki paket wisata bahari di Karimunjawa, Banda Neira serta MICE (Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition) seperti venue on board, tour on board dan photo spot.(jef)