Menu
KemenkopUKM Gelar FGD Pengembangan Usaha Mikro di Kawasan Wisata Mandalika - Indahnya Keberagaman pada Festival Teluk Jailolo - Pelaku Kreatif Kuliner Bandung Inisiasi Wadah Koperasi untuk Permudah Pembiayaan - MenkopUKM: Berwirausaha Menjadi Pilihan Strategis bagi Kaum Milenial - MenkopUKM Dorong Kopkar RSCM Masuk ke Sektor Usaha Alat Kesehatan - Pemerintah Targetkan 30 Juta Pelaku UMKM Tergabung dalam Ekosistem Digital pada 2030 - Kanwil BRI Jakarta II Salurkan Sembako ke Anak Yatim dan Lansia di Desa Cidokom, Bogor - SeskemenkopUKM: Target Pembangunan Koperasi dan UMKM Tercapai Bila Program Pusat dan Daerah Selaras - MenkopUKM: UMKM Harus Bangun Produk Unggulan yang Khas dan Unik - SeskemenkopUKM Dorong Pelaku UKM Tingkatkan Kapasitas Guna Menembus Pasar Ekspor

Timothy Tandiokusuma Pengusaha Muliti bisnis yang Gelapkan Uang Nasabahnya Rp 20 M

Juni 7, 2021 | news

NAMA Timothy Tandiokusuma belakangan cukup menjadi sorotan, pengusaha muda yang memiliki multi bisnis mulai dari mixologi (F&B) yang lagi tren sampai money market. Hal itu terjadi usai seorang warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat melaporkan pengusaha muda asal Surabaya itu ke Polres Tangerang Selatan atas dugaan penipuan/penggelapan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Tidak tanggung-tanggung, korban yang diketahui berinisial SF mengaku menderita kerugian hingga mencapai Rp20 Miliar. Pengusaha muda itu pun dituntut hukuman 8 tahun penjara dan denda sebesar Rp1 Miliar dalam sidang pembacaan tuntutan yang digelar Kamis (3/6) kemarin.

Dalam surat dakwaan No. Reg. Perk. :PDM-24/M.6.16/Eoh.2/02/2021 tertulis, sejak 2018 SF mengenal Timothy. Ia percaya menginvestasikan uangnya hingga mencapai Rp13,2 miliar pada Timothy karena cerita kesuksesannya. Baik secara pribadi, maupun bersama perusahaan private equity yang ia bangun, Black Boulder Capital (BBC). Salah satun kisah yang kerap diceritakan adalah tentang keberhasilannya mengelola investasi uang kripto.

“Saya sudah lama mengelola mata uang kripto, selama ini saya pribadi satu tahun terakhir saya untung, saya saat ini punya perusahaan H.O.P di Jakarta, saya mengelola dana dari teman-teman untuk usaha uang kripto,” papar Timothy kepada SF seperti dikutip dari surat dakwaan.

Cerita sukses Timothy tidak serta merta membuat SF percaya. Sebelumnya ia juga sudah mencari tahu tentang rekam jejak Timothy di media massa. Namun yang disajikan di media massa kala itu tidak jauh berbeda dengan apa yang ia dengar dari Timothy sendiri.

Yang cukup membuat SF sedikit tenang kala itu, Timothy memiliki keluarga yang cukup sukses juga di Surabaya, tanah kelahirannya. Rekan-rekan SF mengenali Timothy sebagai putra dari Tan Aditya Tandiokusuma, pengusaha property sukses yang telah membangun beberapa perumahan kelas atas di Surabaya. Kepada SF Timothy juga mengakui hal itu.

“Keluarga ibu saya yang punya, jadi tenang saja, asset keluarga saya bisa menutupi semuanya (nilai investasi SF) kalau ada apa-apa. David widodo itu adalah paman saya. Dan widodo itu adalah nama keluarga saya dan nama kakek saya. Mudah untuk cari keluarga saya di Surabaya,” jelas Timothy pada SF seperti dikutip dari surat dakwaan.

Mendengar cerita dan pengakuan langsung dari Timothy yang telah dituangkan dalam surat Dakwaan, SF mengaku heran, mengapa kuasa hukum Timothy sampai tidak mengenali kalau kliennya adalah orang yang sama dengan Timothy yang ia kenal selama ini.

“Makanya saya heran kok pengacaranya tidak mengenal kliennya sendiri.Timothy Tandiokusuma yang saya kenal itu yah CEO-nya Black Boulder Capital. Orang yang sama. Padahal di media massa kan sudah banyak beritanya. Di Youtube juga ada wawancara dia. Kalo gak salah judulnya ‘Anak Rantau yang punya 15 perusahaan, dan asset 1 Triliun’ loh’,” terang SF singkat.(Jef)

Related For Timothy Tandiokusuma Pengusaha Muliti bisnis yang Gelapkan Uang Nasabahnya Rp 20 M